Belasan Kecamatan di Trenggalek Terdampak PMK, Pemkab Lakukan Edukasi dan Vaksinasi

| More
04 July 2022
Vaksinasi_Terhadap_Sapi.jpg
Radio ANDIKA – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku PMK di Kabupaten Trenggalek telah menyebar di 13 kecamatan dari 14 kecamatan. Kasus PMK terbanyak ditemukan di Kecamatan Bendungan karena di sana setiap orang memelihara 15 sampai 20 ekor sapi perah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, drh RIRIN HARI SETIANI ketika ON AIR di Radio ANDIKA mengatakan di kecamatan lain, kasus PMK tidak sebanyak di Kecamatan Bendungan. Pengobatan terhadap sapi ternak yang terinfeksi PMK juga  sudah dilakukan.Pengobatannya, tidak cukup satu kali injeksi. Dua hari kemudian, akan ditengok lagi dan diobati agar segera sembuh.

drh RIRIN menambahkan, proses pengobatan sapi yang terkena PMK bukan hanya dari petugas saja, karena peternaknya juga harus ikut membantu. Kalau sudah sakit, harus telaten memberi makan, kaki sapinya juga harus dirawat. RIRIN juga meyampaikan, pihaknya terus melakukan edukasi dan juga vaksinasi.

Jelang Idul Adha, drh RIRIN mengatakan, pengawasan terhadap sapi ternak akan terus dilakukan di setiap kecamatan. Agar sapi tidak dijual ketika masih dalam kondisi sakit. Pihaknya juga melakukan pengasawan kepada hewan yang diqurbankan. (nur/ikj)