Akibat Korsleting Listrik, Pabrik Shanghai Gangsar di Tulungagung Terbakar

| More
13 May 2022
FT_28.jpg
Radio ANDIKA- Akibat mengalami korsleting listrik, pabrik shanghai Gangsar yang berada di Jalan Demuk Desa/Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung terbakar, pada Jum'at 13 Mei 2022 sekitar jam 17.45 WIB. Beruntung, api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung, GATOT SUNU UTOMO M.Si., saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pabrik shanghai milik SUTRIMO tersebut, sekitar jam 18.00 WIB. 3 unit mobil damkar dan 2 kendaraan suply air dikerahkan menuju lokasi kejadian.

GATOT menambahkan ketika peristiwa terjadi, pabrik dalam keadaan sudah tutup. Satpam mengetahui api sudah besar di area produksi kacang atom (shanghai), lalu berusaha memadamkan api dengan apar sambil menghubungi pemadam kebakaran. Namun karena api besar dan banyak minyak di lokasi sehingga gedung area produksi sekitar 50 persen terbakar.

Api berhasil dipadamkan sekitar jam 20.50 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam insiden kebakaran. Namun pemilik pabrik, SUTRIMO, mengalami kerugian berupa gedung, alat penggorengan, minyak goreng sebanyak 200 kilogram, dan produk shanghai yang sudah di goreng sekitar 7 kwintal.

Sementara, Kapolsek Ngunut Polres Tulungagung Kompol RUDI PURWANTO, S.H. mengatakan yang terbakar adalah bangunan tempat penggorengan atau memasak kacang shanghai. Menurut keterangan para saksi, munculnya api diketahui oleh SUMANI, warga yang rumahnya dekat dengan gudang pabrik lalu memberitahu pada security. Gudang tersebut merupakan tempat penggorengan kacang shanghai yang sudah selesai proses penggorengan pada hari ini sekitar pukul 16.00 wib. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang merembet ke beberapa kayu bakar kering sebagai bahan bakar penggorengan. Bangunan gudang total luas 14 x 60 meter, sedangkan bagian yang terbakar seluas 14 x 30 meter termasuk barang di dalamnya. Diperkirakan kerugian materiil kurang lebih Rp 1.5 milyar. (arh/hil)