Polres Kediri Kota Tangkap Empat Pelaku Sindikat Curat Modus Pecah Kaca

| More
14 January 2022
e72dcedc-5ad6-4cde-9c67-504ff2791e97.jpg
Radio ANDIKA - Empat pelaku pencurian dengan pemberatan modus pecah kaca berhasil ditangkap Satreskrim Polres Kediri Kota. Empat tersangka yang diamankan yaitu RH, 37,  warga Maluku Utara yang merupakan pelaku utama atau eksekutor, sedangkan tiga lainnya berperan sebagai penadah yaitu HMS, 30 tahun, warga Kabupaten Malang, KAW, 31 tahun, warga Kota Malang dan EP, 48 tahun, warga Kabupaten Sidoarjo.
 
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP GIRINDRA WARDHANA saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan pencurian yang diterima Polres Kediri Kota. Sebelumnya, marak terjadi insiden pecah kaca dalam setengah tahun terakhir ini. Termasuk Oktober tahun lalu terjadi pencurian sebuah tablet di dalam mobil yang parkir sebelah selatan simpang tiga Jl. Penanggungan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
 
Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, tim Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil mengamankan empat tersangka. RH merupakan seorang residivis yang sebelumnya pernah diamankan di Bali tahun 2014 dan Jateng tahun 2018. Dari hasil penyidikan di ketahui bahwa sindikat pelaku telah melakukan aksinya di delapan  TKP di wilayah hukum Polres Kediri Kota, antara lain di  Jalan Penanggungan, Jalan Raung, Kelurahan Banjaran, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Kawi, Jalan Agus Salim, Jalan Letjend Sutoyo dan Simpang Tiga Jalan Penanggungan Kota Kediri.
 
Dalam melakukan aksinya, RH berperan sebagai eksekutor yang mengambil barang dengan cara merusak kaca mobil. AKP GIRINDRA mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut terkait potensi tambahan keterlibatan pelaku lain. 
 
Atas perbuatannya tersangka RH dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun. Sementara ketiga penadah dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan pidana penjara paling lama empat tahun.  AKP GIRINDRA mengimbau pada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil. (arg/ikj)