Langgar Protokol Kesehatan, Walikota Malang Dikenai Denda 25 Juta

| More
13 October 2021
M._Aulia_Reza_Utama_-_Humas_Pengadilan_Negeri_(PN)_Kepanjen_Kabupaten_Malang3.jpg
Radio ANDIKA - Wali Kota Malang, SUTIAJI dinyatakan melanggar peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan protokol kesehatan, saat menggelar acara gowes bersama menuju wisata Kabupaten Malang. Hakim dalam persidangan yang digelar Selasa 12 Oktober 2021, memvonis SUTIAJI dengan denda sebesar 25 juta rupiah atau pidana kurungan selama 15 hari.
 
M. AULIA REZA UTAMA, Humas Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen Kabupaten Malang saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, vonis tersebut dijatuhkan ketika SUTIAJI dan dua pejabatnya menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Kepanjen. Dua pejabat Pemkot Malang lainnya yang dikenai tindak pidana ringan adalah Sekretaris Daerah Kota Malang, ERIK SETYO SANTOSO dan Kepala Bagian Umum Pemkot Malang, ARIF TRI SASTYAWAN. ERIK divonis 15 juta rupiah atau pidana kurungan selama 10 hari. Sedangkan ARIF divonis 10 juta rupiah atau pidana kurungan selama delapan hari. REZA menambahkan, tidak bisa memberikan kejelasan secara rinci tentang perbedaan denda, terhadap ketiga pejabat tersebut. Ia mengatakan pihaknya menggelar sidang berdasarkan pelimpahan perkara dari pihak kepolisian.
 
Acara gowes bersama diadakan oleh Walikota Malang SUTIAJI pada 19 September 2021 lalu. SUTIAJI bersama ERIK SETYO SANTOSO Sekretaris Daerah Kota Malang, ARIF TRI Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Malang dan beberapa komunitas lainnya, melakukan gowes menuju Pantai Kondang Merak kabupaten Malang yang sedang ditutup karena penerapan PPKM Level 3. (kin/hil)