Langgar Prokes, Pemkot Mojokerto Tutup 2 Tempat Karaoke

| More
13 October 2021
sidak_karaoke.jpg
Radio ANDIKA - Pemerintah Kota Mojokerto menutup dua tempat karaoke  karena tidak melakukan screening terhadap pengunjung melalui aplikasi PeduliLindungi maupun pemeriksaan kartu vaksin. Penutupan dilakukan saat disidak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto Selasa, 12 Oktober 2021.
 
Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, HERYANA DODIK MURTONO saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, kedua tempat karaoke yang berada di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto itu ditutup karena mengabaikan ketentuan operasional usaha di masa PPKM Level 3. Petugas dari Satpol PP Kota Mojokerto merazia enam tempat karaoke dan menemukan dua tempat karaoke yang tidak melakukan screening terhadap pengunjung. Dari dua tempat karaoke itu, petugas membawa tujuh orang pengunjung dan karyawan ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto. Di antara mereka ada yang bisa menunjukkan kartu vaksinasi namun ada beberapa orang tidak memiliki.
 
DODIK menambahkan, pemberian sanksi akan diberikan secara bertahap kepada pelanggar. Untuk pelanggaran pertama, tempat usaha ditutup selama satu bulan, dan pelanggaran kedua akan ditutup selama dua bulan. Lalu, jika pihak pengelola ketahuan melakukan pelanggaran yang ketiga, akan dilakukan pencabutan izin usaha. Ketentuan tersebut, merujuk pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Nomor 443.33/1307/417.506/2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Selain kewajiban menerapkan protokol kesehatan, pengelola karaoke juga diharuskan melakukan screening terhadap pengunjung melalui aplikasi PeduliLindungi maupun pemeriksaan kartu vaksinasi.(kin/hil)