Kecanduan Main Trading, Sales Roti Kuras ATM Pelanggannya Hingga Puluhan Juta Rupiah

| More
11 June 2021
ATM.jpg
Radio ANDIKA – Diduga karena kecanduan main trading, seorang sales roti, WAHYU, asal Ponggok Blitar menguras isi ATM milik ROHMI pelanggannya,  warga Wonodadi Blitar. Tidak tanggung-tanggung, total uang Rp 64 juta ditransfer ke rekening milik pelaku.
 
Melalui On Air di Radio ANDIKA, AIPDA SUPRIYADI Staf Humas Polres Blitar Kota mengatakan korban, ROHMI mengenal tersangka, WAHYU yang merupakan sales produk  roti dan sering menawarkan produk berupa biskuit kalengan, minuman kemasan dan lain-lain.  WAHYU sering mengirim barang dagangan ke ROHMI, yang punya usaha toko. Pada 27 April 2021, ROHMI melakukan transaksi transfer untuk pembayaran roti dengan mengajak WAHYU ke ATM. Saat di ATM, WAHYU mengamati ROHMI melakukan transaksi, sehingga PIN-nya diketahui.
 
Keesokan harinya, 28 April 2021, WAHYU mendatangi toko ROHMI. Saat melayani pelanggan, WAHYU melihat kartu ATM milik ROHMI tergeletak di lantai. WAHYU mengambil kartu ATM tersebut dan menggantinya dengan Kartu ATM yang bentuk dan warnanya sama dan sudah dipersiapkan. Kemudian WAHYU mengambil uang di ATM ROHMI secara bertahap dan menguras isinya hingga berjumlah total Rp 64 juta.
 
ROHMI baru menyadari kalau ATM nya telah ditukar setelah mencetak bukti laporan transaksi rekening miliknya pada 27 Mei 2021. Dalam laporan tersebut, terjadi transaksi transfer dari rekening milik ROHMI ke rekening WAHYU. Menyadari hal ini, ROHMI lapor ke Polsek Wonodadi.
 
AIPDA SUPRIYADI menambahkan WAHYU berhasil diamankan pada 2 Juni 2021. Dari hasil pemeriksaan, diduga WAHYU menggunakan uang tersebut karena kecanduan main trading (aktivitas yang dilakukan di pasar finansial). Pelaku mengaku ingin menghasilkan uang yang lebih banyak dengan bermain trading. Pelaku terkena pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(stm/dip)