Pasca 3 Orang Meninggal Akibat Corona, Ratusan Warga di Tulungagung Dites

| More
05 May 2021
rapid_test3.jpg
Radio ANDIKA-Selama kurun waktu dua pekan terakhir, tiga warga Desa Banyuurip Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung meninggal akibat terpapar Covid-19. Merespon itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan tracing terhadap ratusan warga.
 
DIDIK EKA, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Tulungagung On Air di Radio ANDIKA mengatakan kasus bermula saat pertengah April 2021 lalu, ada salah satu warga yang terpapar Covid-19, namun dia mengabaikan kondisi tersebut dan tetap melakukan mobilitas dan interaksi dengan warga lainnya.
 
Hasil tracing yang dilakukan petugas, ada 66 orang yang diduga merupakan kontak erat pasien. Mereka kemudian dilakukan rapid test antibodi. Hasilnya 29 di antaranya reaktif. Dari jumlah itu, 9 orang adalah perangkat desa. Diduga mereka merupakan sumber penularan. Namun kata DIDIK, mereka sudah terpapar corona sejak sekitar 14 hari yang lalu. Sehingga saat ini sudah tercipta kekebalan alamiah.
 
Menurut DIDIK, tidak ada lockdown yang diterapkan. Isolasi dan karantina dilakukan dengan membangun posko di desa tersebut, khususnya di dua RT yang menjadi lokasi tinggal pasien. Para pasien yang positif virus corona menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pemantauan dari petugas. Sedangkan warga lain yang negatif, masih bisa melakukan aktivitas secara normal.
 
Nantinya sekitar tujuh hari ke depan, Dinkes Tulungagung akan kembali melakukan test untuk memastikan kondisi terakhir warga setelah menjalani isolasi mandiri.(adr/ssi)