Dampak Gempa Malang, Lima Warga Lumajang Meninggal Dunia

| More
10 April 2021
227_lumajangh.jpg
Radio ANDIKA - Dampak gempa bumi magnitudo 6,1 yang berpusat di Malang, Sabtu siang, mengakibatkan lima warga Lumajang meninggal dunia. Selain itu ada puluhan warga lainnya terpaksa diungsikan karena rumahnya hancur rata dengan tanah. BPBD Kabupaten Lumajang masih terus melakukan asessment di beberapa lokasi terdampak gempa.
 
Melalui ON AIR di Radio ANDIKA, Kabid Kedaruratan dan Rehap Rekon BPBD Lumajang JOKO SAMBANG merinci, tiga korban meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan dan dua lainnya merupakan suami istri meninggal dunia karena tertimpa batu besar. Pasangan suami istri yaitu AHMAD FADHOLI dan SRI YANI, warga Desa Tempurejo, Kecamatan Tempursari tertimpa batu besar saat berboncengan motor melewati jalur Piket Nol. Akibatnya, sang  suami meninggal dunia di lokasi, sedangkan istrinya mengalami luka berat dan dirawat ke RSUD dr Haryoto Lumajang. Namun dalam perkembangannya, SRI YANI meninggal dunia. Sedangkan tiga warga yang meninggal karena tertimpa reruntuhan yaitu  JUWANTO, NASAR dan BONANGI, ketiganya warga Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari.
 
BPBD Kabupaten Lumajang masih terus melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak. Terutama di Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, Gucialit, Pasrujambe, Senduro, Yosowilangun dan Tekung. Kerusakan rumah warga terparah ada di Desa Kaliuling dan Kecamatan Tempusari sehingga dibuka posko pengungsi di wilayah tersebut untuk korban gempa yang rumahnya rusak. Saat ini masih terus melakukan pengecekan dan pendataan untuk mengetahui dampak gempa.(ssi/adr)