PENYIAR

DICKY PRAMANA
 

Biasa dipanggil Diki, bergabung dengan Radio ANDIKA Kediri pada awal 2006. Diki Pramana termasuk penyiar senior, karen pernah berkarir di beberapa radio, seperti SK dan RWS FM Kediri. Secara pengalaman, Diki sebenarnya berangkat dari basic seorang jurnalis. Selain di radio, bapak satu anak ini juga pernah bergabung dengan beberapa lembaga penerbitan.

Lahir di Kediri, 10 November
1968, Diki Pramana saat ini membawakan program acara informasi dan talskhow dengan nara sumber dari berbagai instansi. Pernah menempuh pendidikan dan latihan dari berbagai organisasi, membuat pria tampan ini memiliki bekal yang cukup memadai dalam membawakan program di Radio ANDIKA.

Selain di program siaran, Diki juga menjadi supervisor SDM, dengan tugas khusus membantu Direktur Utama menangani berbagai urusan, baik internal maupun eksternal perusahaan. Hubungannya dengan pihak eksternal sangat baik., karena pengalamannya tugas di lapangan yang cukup lama dia jalani. Di internal Radio ANDIKA, Diki juga dikenal cukup mengayomi dan dianggap senior.

 




 ANDRE SUSANTO


Meski terbilang baru bergabung di Radio Andika tetapi Mbah Jo begitu dia akrab dipanggil, sudah mendapat kepercayaan bertanggungjawab di departemen penyiaran. Ini tidak lepas dari sosoknya yang sudah berpengalaman dalam dunia penyiaran.

Tinggal di Jalan Diponegoro Tulunggangung dan rela pulang pergi ke Kediri untuk menjalankan aktivitasnya.

Bapak dua anak ini awalnya memang bercita cita jadi guru, tetapi karena memiliki modal suara khas dia memutuskan untuk berkecimpung dalam dunia radio.

Dia dilahirkan 34 tahun lalu anak bungsu dari dua bersaudara. Meski tidak punya hoby dia mengaku sangat suka nasi Patik yakni kuliner khas Kota Tulunggagung.










ROMY JATMIKO

Mengenal dan menyukai dunia radio sejak era sandiwara radio “Saur Sepuh.” Kesukaan mendengarkan radio membuatnya tertarik dan mulai siaran di Radio Eksperimen SMA 1 Kediri, sekitar tahun 1991.

Sewaktu kuliah di Surabaya, mendengarkan radio tetap menjadi hobi pria ini. 
Sesudah lulus kuliah, Romy bergabung dengan sebuah radio di Sidoarjo dengan posisi awal sebagai reporter dan penyiar. Kemudian, sempat berpindah ke sejumlah radio di Surabaya, Romy akhirnya bergabung cukup lama di Radio Suara Surabaya. Sesudahnya, pria dua anak ini pindah ke Delta FM Grup, dan menjadi penanggung Jawab Siar di Radio Delta FM Surabaya.

Bergabung dengan Radio ANDIKA adalah upaya untuk berkumpul dengan keluarga besarnya yang memang tinggal di Kediri. Saat ini, Romy siaran reguler dari jam 14.00 - 17.00 WIB. Meskipun masih belum begitu hafal dengan rute lalu lintas di Kediri Raya, Romy berjanji untuk terus belajar dan berupaya menunjukkan kinerjanya sebak-baiknya.  













GITO KARYONO "GK"

Pria dengan pembawaan kalem tapi serius ini lebih suka dipanggil dengan 'GEKA',  bergabung dengan tim Radio ANDIKA pada pertengahan 2013. Pengalaman panjang yang dia jalani di beberapa radio, membuat GEKA dengan cepat beradaptasi dengan format siaran di Radio ANDIKA Kediri.
Sebagai sosok yang sudah belasan tahun berkecimpung di dunia radio, sudah tidak diragukan lagi kemampuan siarannya. Suaranya sangat khas, dewasa dan berwibawa. Anda bisa menikmati suara merdu berkharisma yang dimilikinya, setiap malam dalam acara Senandung Rindu. Acara informasi yang memutar musik-musik nostalgia. Geka bisa disebut sebagai Kamus Berjalan Musik Indonesia. Pengetahuannya tentang lagu, penyanyi Indonesia sangat lengkap. Informasi-informasi ini yang sering menjadi   konten siaran yang menarik di Senandung Rindu Radio ANDIKA.
Pria yang masih enjoy membujang ini dilahirkan di Kota Mojokerto. namun kini tinggal di sebuah homestay di Kota Kediri, untuk memudahkan akses menuju Radio ANDIKA. Selain siaran, GEKA juga menjadi penanggung jawab produksi program sisipan (insert), yang diputar di studio setiap jam sekali.
Bukan hanya jago siaran, penyuka masakan pedas ini ternyata juga hobi menulis dan membaca. Bahkan pernah menjuarai lomba menulis artikel tingkat Jawa Timur. 
 




ADNAN RAHARJA
 
Nama lengkapnya, Adnan Tulus Rahardja. Pria kalem yang selalu memperingati hari lahirnya pada bulan Januari ini bergabung di ANDIKA mulai Agustus 2014.  Alumni Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) STAIN Kediri ini adalah penyiar yang sangat berpengalaman. 
Sebelum bergabung dengan ANDIKA, Adnan Rahardja pernah bersiaran di Radio Citra Jombang, SKFM, Liur FM dan Bonansa FM. Piawai mengolah kalimat, gaya bicara yang santun, dan kemampuannya menganalisa permasalahan, membuat siarannya nyaman didengarkan.
Pria yang masih cari-cari pasangan hidup ini menganggap bekerja di ANDIKA adalah kesempatan mengaktualisasikan diri sekaligus tempat ibadah. Karena bersiaran di ANDIKA juga berpeluang membantu orang lain. Adnan secara regular siaran mulai 19.00 – 22.00 WIB. Kadang-kadang Adnan juga membawakan Senandung Rindu Andika, karena memang reverensi lagu pria yang tinggal di kawasan Setono, Kota Kediri ini cukup luas. Penyuka menu nasi goreng pedas ini juga suka dan piawai mengutak-utik gadget dan perangkat IT.










ANDI SETIAWAN

ANDI SETIAWAN
Kalau Anda mendengarkan ANDIKA pagi hari, Anda akan mendengarkan suara pria simpatik ini. Andi Setiawan siaran regular dari jam 05.00 – 08.00 WIB. Pria yang berulang tahun tiap 25 Agustus ini sudah sangat berpengalaman dalam bersiaran.

Andi, demikian dia akrab disapa, sudah siaran di radio sejak tahun 1996. Pertama bergabung di ANDIKA pada tahun 2003 kemudian pada 2014 memutuskan mundur untuk  mengejar karier di dunia modeling di Jakarta. Akhirnya panggilan hati untuk kembali siaran membuatnya bergabung kembali di ANDIKA pada akhir 2015.

Penghobi mancing ini sangat disiplin waktu dan tidak suka dibohongi. Mengawal Dermaga Raya Radio ANDIKA setiap pagi dengan gayanya yang segar dan ceria, membuat pendengar bersemangat mengikuti siarannya.

Selain siaran di ANDIKA, penyuka sayur asem Jakarta, aneka sambel, ikan bakar, dan lalapan ini juga merupakan MC dengan jam terbang yang tinggi di wilayah Jawa Timur, sekaligus sebagai Anchor News di salah satu TV Swasta di Kediri. Andi yang sangat suka berlibur di pantai dan gunung ini memandang ANDIKA sebagai wahana yang cocok untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan dirinya. Andi berharap ANDIKA bisa terus maju di semua lini untuk terus berbagi untuk kebaikan.