Lintas Jawa Timur

20 July 2017
Pelajar Jombang Meninggal Saat MOS
Pelaksanaan MOS (masa orientasi sekolah) di SMK PGRI 2 Jombang berujung petaka. Seorang peserta bernama Abdul Hadi (15) meninggal saat mengikuti kegiatan olahraga di sekolah tersebut.

Dugaan sementara, korban meninggal karena penyakit sesak nafasnya kambuh. Anak dari pasangan Tiyoso dan Mustiyah ini meninggal saat perjalanan ke rumah sakit. Warga Desa Pundong, Kecamatan Diwek, ini langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Slamet Riyadi, kakek korban mengatakan, dirinya sangat kaget ketika mendengar cucunya meninggal. Berdasarkan keterangan dari teman sekolah Hadi, katanya, cucunya meninggal saat pelaksanaan senam pagi. Kemudian Hadi dibawa ke rumah sakit.

Riyadi mengakui, cucunya mempunyai riwayat penyakit sesak nafas. Nah, saat pelaksanaan acara olahraga dia sudah diingatkan untuk tidak mengikuti. Namun korban tetap mengkuti kegiatan. "Saat senam pagi korban pingsan. Kemudian oleh teman- langsung dibawa ke rumah sakit," imbuhnya.

Sementara itu, pihak SMK PGRI 2 Jombang enggan memberikan keterangan resmi terkait meninggalnya salah satu siswa baru saat pelaksanaan MOS di sekolah tersebut.

Sejumlah wartawan sudah meninggu berjam-jam, namun Kepala SMK PGRI 2 Mulyono justru menghilang.

"Yang berhak memberi keterangan sekolah. Jadi, kami tidak berani memberikan keterangan," ujar salah satu guru yang menemui wartawan.(Reporter : Yusuf Wibisono-Beritajatim.com/jko)
20 July 2017
Presiden Jokowi tutup Rakernas Apeksi di Malang
Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Malang, Jawa Timur. Sejumlah persiapan sedang dilakukan untuk acara penutupan yang berlangsung di Hotel Savana, Jalan Letnan Sutoyo. 

"Insya Allah Presiden Jokowi akan bergabung dalam kegiatan Apeksi," kata Ketua Dewan Apeksi, Airin Rachmi Diany di Hotel Savana, Kota Malang, Kamis (20/7).

Berdasarkan jadwal yang beredar, Presiden akan take off dari Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 13.00 Wib menuju Lanud Abdulrachman Saleh Malang. Acara penutupan dijadwalkan akan berlangsung sekitar pukul 15.00 Wib.

Saat ini sejumlah persiapan sedang dilakukan dengan penjagaan super ketat aparat keamanan. Sejumlah petugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sedang berjaga untuk proses gladi resik.

Seluruh tamu menjalani pemeriksaan sesuai dengan standard Paspampres. Dua buah pintu detektor terpasang di dua tempat yang wajib dilalui oleh para pengunjung. 

Wali Kota Malang, H. Mochammad Anton sebelumnya menyampaikan rencana Presiden akan akan membuka Rakernas Apeksi. Namun

 

saat pembukaan diwakilkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Rabu (19/7).

"Jadwalnya pembukaan oleh Presiden yang datang," katanya.

Gelaran Apeksi dihadiri oleh 98 Wali Kota seluruh Indonesia. Rakernas membahas dua topik besar yakni manajemen pembangunan ekonomi dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan swasta.

"Termasuk di dalam Rakernas Apeksi ini kita akan bahas bagaimana aspek hukum penyelenggaraan pemerintahan daerah," kata Airin.

Airin yang juga Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu menambahkan, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, Walikota dan organisasi perangkat daerah sangat khawatir akan kesalahan administrasi yang berujung pada kasus hukum. 

"Karena itu perlu pemahaman bersama tentang Undng-Undang Aparatur Sipil Negara, UU Pemda dan aturan tentang Administrasi Keuangan agar kita memiliki landasan hukum," tukasnya.(Contributor : Darmadi Sasongko-Merdeka.com/jko)

20 July 2017
Risma Titip Doa ke Calon Jemaah Haji agar Surabaya Aman
3.136 Calon jemaah haji asal Surabaya akan berangkat. Wali Kota Tri Rismaharini menitipkan doa agar warga Surabaya makin sejahtera dan kotanya tetap aman dan kondusif.

"Saya tidak minta banyak ke panjenengan semua, saya hanya titip doa untuk kota dan warga Surabaya agar makin sejahtera," kata Risma di Islamic Center Surabaya saat melepas calon jamaah haji Kota Surabaya, Kamis (20/7/2017).

Risma yakin dengan doa para calon jemaah haji di Mekkah maupun Madinah, akan dikabulkan. "Kalau semua mendoakan dengan ikhlas dan pasrah, saya yakin akan dikabulkan. Boleh ya saya titip doa itu saja," ujar Risma.

Mantan Kepala Bappeko dan DKP Kota Surabaya ini berpesan agar para calon jemaah haji selalu menjaga kesehatan dan mematuhi arahan maupun aturan yang diberikan oleh petugas.

"Selamat jalan, semoga semua mendapat barokah serta sebagaj haji mabrur dan jangan lupa mendoakan untuk Surabaya serta warga Surabaya agar makin sejahtera dan makmur," pungkas wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.(Zaenal Effendi - detikNews/jko)
20 July 2017
Dua Lansia Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Madura
Kebakaran terjadi di sebuah rumah di kawasan Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan. Penyebab kebakaran yang diduga dari lampu minyak tanah tumpah, mengakibatkan dua orang lanjut usia (lansia) meninggal.

"Ada dua orang yang menjadi korban meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (20/7/2017).

Dari laporan Polres Bangkalan yang diterima Kabid Humas Polda Jatim, kebakaran di rumah milik H Ayub, di Dusun Taloon, Desa Tanagura Yimut, Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, terjadi pada sekitar pukul 06.45 wib Kamis pagi.

Api kebakaran diduga berasal dari lampu minyak tanah yang terjatuh dan merembet ke instalasi listrik.

Saksi yang pertama kali mengetahui yakni Zaimah (anaknya) yang tempat tinggalnya di samping rumah korban

Ketika saksi Zaimah keluar rumah, melihat api sudah membesar di rumah yang ditinggali orang tuanya.

Zaimah berteriak minta tolong, dan warga sekitar tiba untuk membantu memadamkan api.

Zaimah histeris, karena di dalam rumah tersebut ada kedua orang tuanya yang sudah lansia. H Ayub (85) menyandang disabilitas tuna netra. Sedangkan Hj Sitiyah kondisi mengalami sakit tidak bisa berjalan (lumpuh).

Setelah api berhasil dipadamkan, warga mengevakuasi kedua lansia yang menjadi korban meninggal dunia. Kedua korban yang kondisinya mengenaskan itu, dibawa ke musala di samping rumah korban.

"Polres Bangkalan masih menyelidiki lebih lanjut kasus kebakaran ini," jelas Barung.(Rois Jajeli - detikNews-Beritajatim.com/jko)
20 July 2017
Polres Mojokerto Bekuk Pengguna Sabu
Ari Suwanto (32) warga Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ditangkap anggota Satnarkoba Polres Mojokerto.

Pelaku ditangkap di sebuah rumah masuk di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto karena kasus narkoba.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto AKP Sutarto mengatakan, pelaku ditangkap pada Rabu kemarin sekira pukul 19.30 WIB. "Saat dilakukan pengeledahan, petugas menemukan narkoba jenis sabu dan sejumlah barang bukti lainnya," ungkapnya, Kamis (20/7/2017).

AKP Sutarto menambahkan dari tangan tersangka ditemukan diantaranya dua buah pecahan pipet kaca berisi sabu, satu paket ganja dibungkus plastik, seperangkat alat untuk nyabu, dua buah korek api, sembilan buah plastik klip di masukkan bekas kota permen warna hijau, satu buah plastik kresek warna putih dan satu unit handphone merk Nokia warna hitam.

"Di hadapan petugas, pelaku mendapatkan barang bukti tersebut dari A warga Krian, Sidoarjo. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas, sementara pelaku sendiri dijerat Pasal 112 ayat (1) dan 111 ayat (1) Undang undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," katanya.(Reporter : Misti P.-Beritajatim.com/jko)
20 July 2017
Ini Identitas Driver Go-Jek yang Meninggal di Depan RSUD dr Soetomo dan Kronologis Kejadiannya
Driver Go-Jek yang meninggal dunia mendadak di Jl Dharmawangsa Surabaya, Kamis (20/7/2017) pagi, diketahui bernama Budiono (51), warga Jl Nargorukun Surabaya.

Informasi yang diperoleh Surya menyebutkan, korban meninggal dunia sekitar pukul 08.00 Wib.

Sebelum meninggal, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam L 3106 RX  menunggu order pelanggan.

Saat duduk di atas motor, korban mengeluh sakit dan tiba-tiba ambuk dari motornya.

"Awalnya korban berada di atas motor, lalu turun mau duduk di trotoar. Tapi langsung ambruk dan diketahui sudah meninggal," sebut Siswanto, salah satu saksi yang mengetahui korban sebelum meninggal dunia, Kamis (20/7/2017).

Diduga, korban meninggal secara mendadak lantaran sakit.

Dari mulut korban sempat mengeluarkan cairan seperti busa.

Disinyalir korban sebelumnya meminum obat untuk mengobati sakitnya.

"Tadi sudah ditangani dokter dan korban langsung dibawa ke rumah sakit (RS Dr Soetomo)," ucap Siswanto.

Adanya driver Go-Jek meninggal di depan RS Dr Soetomo, sempat mengundang kerumunan warga dan pengguna jalan.

Polisi dibantu warga lalu mengevakuasi korban ke RS Dr Soetomo.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng Surabaya, Iptu I Made Wasa memastikan saat ini korban sudah berada di kamar jenazah RS Dr Soetomo.

Tim Inafis Polrestabes dan dokter forensik RS Dr Soetomo melakukan visum terhadap jasad korban.

"Temuan sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," terang Made.(Penulis: Fatkhul Alami-Surya.co.id/jko)

20 July 2017
Presiden Jokowi Dijadwalkan Bakal Menutup Gelaran Apeksi di Kota Malang
Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan menutup Rakernas XII Apeksi 2017 di Kota Malang, Kamis (20/7/2017).

Kabar kedatangan Jokowi ini kali pertama disebut Ketua Apeksi Airin Rachmi Diany ketika berpidato di pembukaan Rakernas, Rabu (19/7/2017).

"InsyaAllah, penutupan tanggal 20 (Juli) Bapak Presiden berkenan hadir," ujar Airin.
 

Rencana kedatangan Jokowi cukup mengagetkan karena awalnya tidak ada di susunan dan jadwal acara.

Kepastian kehadiran Jokowi ditambah dengan beredarnya jadwal RI-1 di kalangan wartawan. Jokowi dijadwalkan menutup Rakernas sekitar pukul 15.00 wib.

Mulai semalam, skema pengamanan terhadap presiden sudah dilakukan. Pagi ini petugas bakal menggelar apel pengamanan di Lapangan Rampal pukul 07.00 WIB.(Penulis: Sri Wahyunik-Suryamalang.com/jko)

 

20 July 2017
Gerak-geriknya Mencurikan, Penari Telanjang di Inul Vista ini Bikin Heboh Wartawan
Ada kejadian mengejutkan saat polisi melakukan olah TKP di Karaoke Inul Vizta Kediri. Masalahnya, salah seorang dari 4 penari striptis mendadak muncul di lantai 5 Kediri Mall, Rabu (19/7/2017).

Kontan saja kemunculan salah satu penari berparas cantik ini menarik perhatian para wartawan yang sedang melakukan liputan.

Kamera mereka kemudian mengabadikan momen langka tersebut.
 

Penari dengan nama inisial W ini tampil dengan balutan baju warna biru dengan kombinasi putih.

Penampilannya juga cukup modis karena mengenakan rok yang agak tinggi dengan sepatu hak tinggi.

Namun untuk menyamarkan wajahnya, W mengenakan masker di wajah sehingg hanya sebagian raut wajahnya yang terlihat.

Semula tidak banyak yang curiga dengan kehadiran W yang menemui Kanit Renakta Polda Jatim Kompol Edi Herwiyanto. Namun karena gerak geriknya yang mencurigakan, akhirnya wartawan menjadi tahu kalau W salah satu penari striptis yang ikut digrebek petugas.

Kedatangan W ke lokasi olah TKP Karaoke Inul Vizta untuk mengambil kunci kontak mobilnya yang tertinggal di room 2 deluxe.

Karena saat dia digrebek bersama tiga rekannya sesama penari striptis kunci kontak mobilnya masih tertinggal di dalam room. Mobil warna putih milik penari striptis itu juga masih terparkir di lokasi yang sama.

Sementara posisi Karaoke Inul Vizta sendiri setelah digrebek petugas Polda Jatim juga dipasang police line dan pintunya digembok. Garis polisi ini kembali dipasang lagi usai petugas melakukan olah TKP.

Sehingga W buru-buru menemui Kompol Edi untuk mengambil kembali kunci kontaknya yang masih tertinggal di dalam room 2.

Kompol Edi sendiri membenarkan jika kedatangan W untuk mengambil kunci kontak mobilnya yang tertinggal di room 2.

Usai mendapatkan kunci kontaknya, W langsung ngacir menjauh dari kerumunan wartawan yang terus mengejarnya hingga ke area tempat parkir.

Tak sepatah kata terucap dari mulut perempuan berkulit putih itu. Malahan meski memakai sepatu hak tinggi berusaha terus berlari menjauh dari wartawan yang juga terus mengejarnya.

Diberitakan sebelumnya Karaoke Inul Vizta digrebek Polda Jatim karena menjadi ajang penari striptis. Penyidik telah menetapkan Ilham, manajer Karaoke Inul Vizta sebagai tersangka karena telah memfasilitasi pelanggan mendapatkan sajian tarian erotis striptis.(Penulis: Didik Mashudi-Surya.co.id/jko)

 

20 July 2017
Sekolah Perempuan di Blitar Dilaunching, Ini Tujuannya
Pemerintah Desa Gogodeso Kec Kanigoro Kab Blitar bersama Lembaga Sahabat Perempuan dan Anak (Sapuan) melaunching sekolah perempuan. Meski namanya Sekolah Perempuan, namun tidak hanya kaum wanita saja yang menjadi siswanya. Para bapak atau remaja pria juga ikut di dalamnya. Sekolah ini punya misi menciptakan keluarga yang harmonis dan mandiri, terampil dan berjiwa wirausaha.

Kepala Desa Gogodeso, Choirul Anam mengatakan Sekolah Perempuan merupakan salah satu cara untuk meminimalisir berbagai macam masalah di dalam keluarga.

"Sekolah ini merupakan model pemberdayaan masyarakat tidak hanya dari segi ekonomi, tapi juga penyadaran hak-hak perempuan, bagaimana anak-anak nyaman dalam belajar, hubungan pasutri harmonis sehingga tidak ada perceraian," kata Choirul kepada detikcom usai acara pembukaan di Kantor Desa Gogodeso, Kamis (20/7/2017).

Lewat sekolah ini, lanjut Choirul , kami ingin entrepreneurship jadi salah satu bagian untuk memperkuat system keluarga. "Jika keluarganya kuat otomatis desanya juga akan kuat, jika desanya kuat otomatiis negaranya juga kuat. Kita dorong dari ibu-ibunya dulu untuk menciptakan keluarga yang ayem tentrem dan makmur," tambahnya.

Choirul berharap, Sekolah Perempuan ini bisa menjadi inspirasi bagi desa lainnya. Sekolah ini akan digelar seminggu dua kali tiap bulan. Tidak hanya di satu tempat, namun dilaksanakan di setiap rumah para anggotanya. Saat ini tercatat, sudah ada 50 orang sebagai siswa di Sekolah Perempuan.

Para siswa akan diberi materi pelatihan kewirausahaan meliputi ide bisnis, pengemasan produk, penentuan harga dan sasaran harga. Selain itu siswa juga akan diberikan pelatihan paralegal, seminar reproduksi, dan kewirausahaan remaja untuk menekan pernikahan dini.

"Kita juga akan beri materi untuk menarik peran laki-laki supaya mendukung peran istrinya menjadi pribadi yang mandiri. Sedangkan paralegal ini sebagai penguata kesadaran hukum kaitannya dengan isu perempuan dan anak," papar Divisi Pemberdayaan dan Pendidikan, Titim Fatmawati.

Menurut Titim, kaum perempuan di Desa Gogodeso itu sebenarnya sangat kreatif namun masih kekurangan wadah. Sekolah ini, kata dia, merupakan wadah untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan kaum perempuan Desa Gogodeso.

"Banyak kaum perempuan Gogodeso yang punya ide-ide bisnis, lewat sekolah ini kami akan berikan pendampingan sehingga mereka tidak merasa sendiri dan memiliki komunitas baru. Bisnis yang berhasil adalah bisnis yang punya banyak jejaring," terangnya.

Ke depan, Sekolah Perempuan akan menjalin kerjasama baik dengan Pemkab Blitar maupun lembaga lainnya untuk memperkuat jaringan.(Erliana Riady - detikNews/jko)
19 July 2017
Polisi Olah TKP Inul Vizta Kediri Cari Tambahan Barang Bukti
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Karaoke Inul Vizta Kediri. Olah TKP dilakukan untuk mencari tambahan barang bukti.

5 Orang anggota Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim dipimpin Kanit Asusila Kompol Edy Herwiyanto, melakukan olah TKP sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (19/7/2017) dengan mendapat pengawalan 5 anggota Tim Anti Bandit Reskrim Polres Kediri Kota dengan mebawa senjata laras panjang.

Di dalam proses olah TKP, polisi memeriksa sejumlah ruangan karaoke Inul Vizta, beberapa komputer dan berkas kwitansi serta laporan keuangan.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Ridwan Sahar yang ikut membantu olah TKP dan pencarian tambahan bukti lain menjelaskan jika proses Olah TKP masih berlangsung.

"Olah TKP masih berlangsung dan tolong beri kami waktu mencari bukti tambahan lain," kata AKP Ridwan Sahar kepada detikcom.

Berdasar pengamatan detikCom di Kediri Mall tempat Karaoke Inul Vizta berada, masih steril dan dijaga oleh anggota Tim Anti Bandit.

"Yang jelas Kami masih mencari tambahan bukti baru dan mensinkronkan bukti yang telah kami amankan," jelas Ridwan.(Andhika Dwi - detikNews/jko)
Page 1 of 702      1 2 3 >  Last ›