Lintas Jawa Timur

19 June 2019
Jalur Lingkar Selatan (Ring Road) Tuban Senilai Rp 65 Miliar Segera Dikerjakan
TUBAN - Lelang pengerjaan jalur lingkar selatan (JLS) atau ring road di Kabupaten Tuban telah selesai. Proyek jalan yang digadang-gadang bisa mengurai kemacetan di jalan utama kota itu tak lama lagi bisa dikerjakan.
 
Wakil Bupati Tuban, NOOR NAHAR HUSSEIN mengatakan, lelang ring road telah selesai setelah dilakukan secara terbuka. Setidaknya ada tiga kontraktor yang akan menggarap jalan sepanjang sekitar 19 KM tersebut.
 
"Kalau lelang sudah, maka tinggal dikerjakan. Paling cepat minggu depan sudah bisa dikerjakan," ujar Noor Nahar.
 
Dia menjelaskan, untuk lahan yang akan dijadikan jalan tidak ada masalah. Semua sudah beres. Hanya saja masih ada proses tukar guling di titik tertentu yang belum terselesaikan. Namun yang untuk pembangunan jalan ring road tidak ada masalah.
 
"Lahan yang akan digunakan ring road tidak ada masalah, tinggal dikerjakan," katanya menegaskan.
 
Politisi PKB itu lebih lanjut menerangkan, secara teknis pengerjaan jalan yang pembebasan lahannya mencapai sekitar Rp 176 Milliar itu. Pengerjaan jalan dibagi menjadi tiga paket untuk mengurangi resiko pekerjaan, sebab kalau dikerjakan satu kontraktor terlalu panjang.
 
"Ada tiga kontraktor, untuk namanya tidak hafal. Ada yang dari Tuban dan luar Tuban. Anggaran fisik ring road ini dari APBD 2019, nilainya sekitar Rp 65 Miliar," tutup Noor. Sekadar diketahui, hulu JLS ini dimulai dari pertigaan Desa Tunah, lanjut Desa Kowang hingga Desa Penambangan, Kecamatan Semanding. (M. Sudarsono-tribun/ev)
 
16 June 2019
Langgar Lalu Lintas, Pengendara Motor di Sidoarjo Bisa Ditilang Polisi Patung
SIDOARJO - Berbagai upaya dilakukan polisi untuk menekan kasus pelanggaran lalu lintas di Kota Sidoarjo. Salah satunya dengan menempatkan petugas yang dirias sedemikian rupa menyerupai patung.
 
Tanpa bergerak dan sedikit mengedipkan mata, anggota Satlantas Polresta Sidoarjo bernama BRIGADIR POLISI BENY SUHARSONO ini berdiri tegak sambil terus mengamati pengendara motor yang akan melanggar aturan lalu lintas dengan melawan arus di kawasan Bungurasih.
 
Aksi itu berhasil mengecoh para pengendara motor. Mereka menyangka yang berdiri di tepi jalan itu adalah patung polisi dan berusaha melanggar dengan melawan arus lalu lintas. Namun, mereka kaget dihentikan polisi patung itu setelah terbukti melawan arus.
 
“Saya sudah 30 menit berdiri di kawasan Bungurasih ini sambil melihat pengendara yang nekat melawan arus,” kata BENY SUHARSONO.
 
Dia mengatakan, penindakan pelanggar lalu lintas dengan menyamar sebagai patung polisi sengaja dilakukan sebagai upaya menekan tindak pelanggaran pengendara motor di jalan raya.
 
“Melalui aksi ini bisa diketahui jika pengendara motor akan mematuhi aturan lalu lintas hanya jika ada polisi di jalan raya,” katanya.( Pramono Putra-iNews.id/ev)
15 June 2019
Kantor Polsek Tambelangan Bakal Direnovasi Pasca Dibakar, Anggarannya Disediakan Rp 1,5 Miliar
MADURA - Kantor Polsek Tambelangan akan direnovasi dengan biaya anggaran lebih dari satu miliar. Saat di konfirmasi, Kasubag Humas Polres Sampang, IPDA EKO PUJI WALUYO mengatakan anggaran untuk merenovasi Kantor Polsek Tambelengan sudah disediakan.
 
"Anggarannya untuk merenovasi sebesar Rp 1,5 miliar," ujarnya, Sabtu (15/6/2019).
 
Saat disinggung waktu penggarapannya, IPDA EKO PUJI WALUYO tidak bisa memastikan tanggal tepatnya. Pihaknya hanya menuturkan renovasi tersebut akan dilaksanakan secepatnya, karena saat ini masih menunggu tahap realisasi dari Polda Jatim.
 
"Waktu itu Polda Jatim sudah mendatangkan konsultan, jadi selesai itu proses pelelangan dan penggarapan," tutupnya.(Hanggara Pratama-tribun/ev)
15 June 2019
Minibus Masuk Jurang akibat Jalur Licin di Jember, 5 Penumpang Luka-Luka
JEMBER – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan jalur selatan Gunung Gumitir, Jember. Minibus Suzuki  berpenumpang lima orang masuk ke jurang sedalam lima meter. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu, namun kelima penumpang mengalami luka-luka. Selain itu, kondisi mobil mengalami rusak parah.
 
Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan, namun dugaan sementara lantaran sopir tidak mampu menguasai kendaraan saat melaju di jalanan licin karena diguyur hujan deras dan berkabut. Mobil nahas itu kemudian dievakuasi dengan di tarik menggunakan truk.
 
Menurut saksi mata, BAMBANG, minibus tersebut melaju dengan kecepatan normal dari arah Banyuwangi-Jember. Tiba di lokasi, hujan deras mengguyur kawasan Gunung Gumutir disertai kabut tebal.
 
Akibatnya, pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraannya hingga terjerembab ke jurang sat melaju di jalan yang memiliki kelokan tajam. Beruntung lima orang yang ada dalam mobil tersebut selamat dan tidak mengalami luka serius. “Mobil berjalan sedang, pas di jalan menikung kemungkinan tergelincir dan masuk ke jurang,” katanya.
 
Kecelakaan tersebut sempat membuat arus lalu lintas di Jalan raya Banyuwangi-Jember tersendat. Mobil kemudian berhasil ditarik menggunakan truk milik warga yang sedang melintas di jalur Gunung Gumitir.( Bambang Sugiarto-inews/ev)
04 June 2019
Sidak Pasar Anom Baru Sumenep, Gubernur Pastikan Stok Bahan Pokok Saat dan Pasca Lebaran Aman
SUMENEP - Jelang lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M yang tinggal beberapa hari lagi, Gubernur Jawa Timur KHOFIFAH INDAR PARAWANSA melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan stok bahan pokok di Pasar Anom Baru, Kabupaten Sumenep, Senin (3/6) siang.
 
Dari hasil sidak tersebut, Gubernur KHOFIFAH mengungkapkan bahwa stok berbagai bahan pokok untuk lebaran dan pasca lebaran di pasar ini dipastikan cukup. Dari hasil sidak ini dan sidak-sidak sebelumnya di berbagai pasar besar di Jatim, KHOFIFAH optimis bahwa secara keseluruhan stok bahan pokok untuk keperluan lebaran dan pasca lebaran di Jatim dipastikan aman.
 
“Pasar Anom Baru ini adalah salah satu dari 25 pasar yang menjadi titik pantau BPS. Kita ingin memastikan bahwa stok bahan pangan pokok di Jawa Timur aman, baik itu stok yang ada di seluruh pasar yang menjadi ttik pantau BPS, maupun yang bukan,” tegasnya.
 
Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, berdasarkan Perpres nomor 71 tahun 2015, jenis-jenis bahan pokok di antaranya adalah beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging ayam. Di Jatim, seluruh komoditi tersebut aman, namun ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan.
 
“Misalnya daging sapi, daging yang super itu naiknya sampai Rp 5.000/kg, kemudian telur naik Rp 2.000 - 3.000/kg, lalu daging ayam juga naik Rp 2.000 - 3.000/kg. Selain (komoditi, red) itu, harganya normal. Termasuk yang beberapa saat sebelum Ramadhan ada kenaikan, yaitu bawang putih karena sempat langka, sekarang sudah normal,” jelasnya.
 
Gubernur wanita pertama di Jatim ini juga menegaskan Satgas pangan siap turun melakukan operasi pasar jika terjadi dinamika harga yang sangat fluktuatif di Jatim. Sebagai informasi, Satgas Pangan bukan hanya terdiri dari tim gabungan Pemprov dan Pemkab, tapi juga ada kepolisian, bahkan Ketua Satgas Pangan Jatim tahun ini adalah dari Polda.
 
“Sehingga kita saling melakuka monitoring. Pertama untuk memastikan bahwa stok bahan pangan aman, bukan hanya besok pas lebaran, tapi juga pasca lebaran,” tegasnya.
 
Hadir dalam sidak ini, beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, Forkopimda Kab. Sumenep, dan para wartawan dari berbagai media. (M. Didi Rosadi-bangsaonline/ev)
04 June 2019
Pemkab Ponorogo Izinkan Mobdin Dipakai Mudik, Ini Syaratnya
PONOROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengizinkan pemakaian mobil dinas (Mobdin) untuk mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) saat libur lebaran 2019.
 
"Saya sih tidak masalah. Dan tidak melarang pemakaian mobil dinas untuk dibawa mudik," kata Bupati Ponorogo IPONG MUCHLISSONI, Senin (3/6/2019). Namun, lanjut ia, tentu ada syaratnya. Ia menjelaskan syarat tersebut dibawa tidak ke luar Jawa Timur.
 
"Asal tidak dibawa ke luar Jatim saja. Dan tidak terlalu lama membawanya. Jadi kebijakan ini sama dengan tahun lalu. Mobil dinas tidak ngandang," katanya. Menurutnya, para pejabat di Ponorogo tidak ada yang mudik jauh. Hanya ada beberapa saja yang harus mudik ke luar Ponorogo.
 
"Kepala Dinas Ponorogo tidak ada yang asli luar Ponorogo. Paling pak sekda saja yang asalnya Madiun. Lainnya dekat-dekat saja," tegasnya. Diperbolehkannya menggunakan mobdin, kata IPONG, lantaran faktor keamanan saat diparkir di kantor Pemkab.
 
"Kalau diparkir di kantor pemkab, dengan jumlah sebanyak itu, dikhawatirkan akan kepanasan. Apalagi dari sisi keamanan, kami tidak bisa menjamin,"jelasnya.
 
Ia mewanti-wanti kepada seluruh ASN yang mendapat hak mobdin untuk tidak sampai bertindak menyalahi aturan. Salah satu yang dikhawatirkan adalah dengan sengaja mengganti pelat nomor polisi (nopol) secara ilegal.
 
Jika sampai ada ASN yang berani melakukannya, Ipong  menyebut tidak akan segan memberikan sanksi. "Siapa yang berani melakukan itu (mengganti nopol mobdin). Kalau ada yang sampai berani tentu hal yang tidak bagus," jelasnya. (Mita Kusuma-beritajatim/ev)
03 June 2019
Periksa Kesehatan Pemudik Lebaran, Dinkes Gresik Siapkan 27 Puskesmas Layani Mudik
GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik menyiapkan 27 puskesmas untuk melayani pemudik. Mereka akan terbagi di 8 pos mudik lebaran.
 
"Masing-masing pos mudik akan dijaga minimal dua puskesmas setempat," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Gresik, drg HARI TUTIK RAHAYU, Minggu (2/6/2019).
 
Di pos pelayanan SPBU Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, empat puskesmas berjaga-jaga secara bergantian yakni Puskesmas Cerme, Puskesmas Dadapkuning, Puskesmas Benjeng dan Puskesmas Duduksampeyan. Masing-masing puskesmas menugaskan 3 perawat untuk berjaga. Sebab, lanjut TUTIK, petugas puskesmas juga menjaga di IGD puskesmas masing-masing.
 
Sebanyak 7 pos mudik berada di pospam Golokan Sidayu, Pospam Pasar Gresik, Pospam GKB, Pospam Pelabuhan, Posyan SPBU Tebaloan, Pospam Legundi, dan Pospantau Delegan akan dijaga hingga 10 Juni nanti. Satu pospam di Terminal Bunder akan beroperasi lebih lama, sesuai dengan surat Dishub Jatim yang meminta petugas tambahan hingga 13 Juni.
 
TUTIK menambahkan, fasilitas kesehatan yang disediakan di pos mudik lebaran mulai dari pemeriksaan kesehatan, hingga pengobatan. Kemudian juga ada mobil ambulan yang siaga.
 
"Kalau pemudik kelelahan, pusing, silahkan mampir ke pos, di 8 pos mudik itu sudah tersedia obat-obatan, apabila membutuhkan rujukan, bakal dirujuk ke rumah sakit terdekat," pungkasnya.
 
Di pos pelayanan pelabuhan, petugas medis tampak sibuk melayani permintaan pengecekan tensi darah seorang nahkoda kapal Natuna Express. CACUK (55) nahkoda kapal Natuna Express mengaku, pihaknya ingin melihat tensi darah sebab pada dinihari dia begadang.
 
"Kapal berangkat jam 05.00 WIB kita mulai jam 02.00 WIB sudah siap-siap," kata dia.
 
Hasilnya, tensi darahnya 160 sehingga pihak puskesmas menyarankan agar diperhatikam lagi waktu istirahat dan mengurangi konsumsi nasi.
 
"Karena kurang tidur biasanya, istirahat cukup kurangi asin-asin juga," ujar SUBHAN (32) salah seorang tim medis poko angkutan lebaran di pos pelabuhan. (Willy Abraham-surya/ev)
03 June 2019
Diduga Jantung Kumat, Pemudik Asal Malang Tewas di Situbondo
SITOBONDO - Diduga karena kelelahan sehingga jantungnya kumat, seorang pemudik tewas di tepi jalan raya Pantura Situbondo, Senin (3/6/2019). Korban tewas adalah I NYOMAN SUKAWIJAYASA, warga Jalan Mandalika, Kota Malang.
 
Pria 53 tahun itu tiba-tiba diketahui lemas saat berboncengan motor dengan anaknya, I GEDE ARYANA JAYA SAPUTRA (28), di jalan raya Desa Tampora Kecamatan Banyuglugur.
 
Upaya pertolongan sempat dilakukan sang anak dibantu pengendara yang melintas. Petugas dari Pos Pam Operasi Ketupat Semeru 2019 di Kecamatan Banyuglugur yang mendapat laporan juga ikut berdatangan ke lokasi. Namun, nyawa korban tetap tak tertolong. Jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Banyuglugur.
 
"Tadi petugas Pos Pam menerima laporan dan langsung ke TKP. Jaraknya sekitar 2 km arah timur Pos Pam. Tapi nyawa korban tidak tertolong. Diduga kelelahan dan terkena serangan jantung," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo IPTU H NANANG, Senin (3/5/2019).
 
Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, insiden meninggalnya pemudik asal Kota Malang ini terjadi Senin (3/5) pagi tadi. Saat itu, I NYOMAN SUKAWIJAYASA bermaksud mudik dengan tujuan Bali. Dia dibonceng sepeda motor bernopol N 4180 AAS oleh anaknya bernama I GEDE ARYANA JAYA SAPUTRA.
 
Saat melintas di jalan raya Pantura KM 150 arah Surabaya, di Desa Tampora, Kecamatan Banyuglugur, sang anak merasa setir motornya tiba-tiba berat. Curiga dengan kondisi bapaknya, dia pun menoleh ke belakang.
 
Saat itulah dia melihat kondisi sang bapak sudah lemas. Tahu begitu, I GEDE ARYANA pun menghentikan motornya dan berusaha memberikan pertolongan. Namun nyawa sang bapak tidak bisa lagi diselamatkan.
 
"Jenazah korban tadi langsung dievakuasi ke Puskesmas Banyuglugur. Sedangkan sepeda motornya sudah diamankan di Pos Pam Banyuglugur," tandas NANANG.( GHAZALI DASUQI – detikNews/ev)
03 June 2019
Bu SUSI Lepas Liarkan 37 Ribu Benih Lobster Hasil Selundupan di Banyuwangi
BANYUWANGI - Menteri Kelautan dan Perikanan, SUSI PUDJIASTUTI memimpin pelepasliaran 37 ribu benih lobster (BL) di perairan Taman Nasional Pulau Menjangan Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (1/6).
 
Pelepasliaran dilakukan bersama jajaran Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Surabaya I, Wilker KIPM Banyuwangi, Kepolisian dan TNI AL setempat, serta Basarnas.
 
BL yang terdiri dari 5.000 ekor jenis mutiara dan 32 ribu ekor jenis pasir tersebut merupakan hasil pengamanan dalam operasi gabungan Unit Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Petugas Balai KIPM Surabaya I, di Jl. KH. Mashum Achmad, Tanggulangin, Sidoarjo pada Kamis (30/5) lalu.
 
SUSI menuturkan, BL selundupan tersebut diduga berasal dari daerah Jawa Barat dan Lombok NTB. Pelaku penyelundupan, mengumpulkan dan membeli BL dari para pengepul untuk dijual ke luar negeri dengan harga yang sangat menggiurkan.
 
Karena itu, tak heran masih banyak ditemukan kasus penyelundupan meskipun petugas rutin melakukan pengamanan dan pengawasan di berbagai titik lalu lintas produk perikanan.
 
“Mereka tergiur dengan harga tinggi yang ditawarkan pembeli dari luar negeri. Padahal, harga tersebut masih jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan harga lobster yang dibiarkan besar terlebih dahulu,” tutur Susi.
 
“Saya berharap, benih lobster yang kami lepas liarkan ini menjadi potensi masa depan lobster yang bisa ditangkap nelayan wilayah Banyuwangi dan Bali bagian barat,” lanjutnya.
 
SUSI pun meminta agar tidak ada lagi masyarakat yang menyelundupkan BL dan lobster bertelur maupun komoditas perikanan yang dilarang lainnya untuk menjaga stok di alam.( jpnn.com/ev)
02 June 2019
Motor Terbakar Usai Isi BBM
LUMAJANG – Kebakaran hebat kembali terjadi di sebuah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). Setelah pada seminggu sebelumnya kebakaran hebat juga melanda sebuah mobil mini bus yang berada tidak jauh dari SPBU Pasirian. Kali ini, SPBU yang berada di Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Lumajang, pada Sabtu (01/6) malam tadi sekitar pukul 21.30 WIB juga dilanda si jago merah.
 
Sontak kobaran api yang berada di dalam SPBU seketika menghebohkan warga sekitar. Baik para pengemudi yang sedang akan mengisi bahan bakar maupun petugas langsung berlarian. Mereka menghindari kobaran api di SPBU. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa.
 
Penyebab kebakaran sendiri diakibatkan adanya selang karburator sepeda motor salah seorang warga mengalami bocor saat sedang melakukan pengisian bahan bakar di SPBU. Ketika sedang menyalakan mesin motornya (menstater) tiba-tiba keluar percikan api. Dengan cepat percikan api lantas menjalar ke motor yang seketika itu api membesar dan langsung membakar motor.
 
RUSTAM (52) pemilik motor jenis Satria FU yang terbakar di SPBU mengatakan tidak tahu kalau selang karburator motornya bocor. Diakuinya kejadian kebakaran terjadi begitu cepat. Akibatnya dirinya tidak sempat menyelamatkan motornya dari kobaran api.
 
“Awal mulanya menstater sepeda setelah mengisi bahan bakar. Tiba-tiba keluar percikan api. Api langsung membesar, seketika saya lari,” katanya.
 
Beruntung dengan kesigapan petugas SPBU kobaran api yang sempat membuat panik warga itu segera bisa dipadamkan. Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH SIK MM MH, mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi di SPBU Sumberjati disebabkan adanya kebocoran karburator sepeda motor milik warga sekitar yang sedang mengisi bahan bakar.
 
Kendati demikian, Arsal menegaskan bahwa kebakaran yang terjadi bukan menimpa bangunan SPBU, melainkan motor konsumen yang terbakar akibat percikan api dari bocornya kaburator sepeda saat pemilik motor itu menyalakan mesin kendaraannya.( Ahmad Jafin-radarjember/ev)
Page 1 of 168      1 2 3 >  Last ›