Selingan

09 January 2019
3 Hal yang Dibutuhkan untuk Jadi Pengusaha Sukses
Pemilik bisnis membutuhkan tiga hal untuk mengatur mereka ketika memulai usaha baru: keterampilan kepemimpinan, proses pemikiran yang teliti, dan semangat kewirausahaan.

Berikut tiga hal yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pengusaha, seperti dikutip dari Laruno.id:

1. Jadilah diri sendiri

Pahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan pelanggan Anda, bangun jaringan yang kuat dan jalin koneksi ketika Anda mempromosikan perusahaan.

Jadilah pemimpin yang mudah beradaptasi yang dapat dilihat oleh tim Anda, yang pertama tiba di kantor dan yang terakhir untuk pergi.

2. Disiplin

Seorang wirausahawan tidak pernah berhenti belajar. Mereka mulai dengan menempatkan diri mereka dari bawah dan memulainya dari sana.

Usaha yang kuat adalah yang dibangun di atas fondasi penemuan pelanggan, dan alokasi sumber daya yang bijaksana.

3. Jadilah bergairah

Mungkin perlu banyak percobaan dan kesalahan sebelum menemukan model bisnis yang akan berhasil untuk Anda, jadi Anda harus berkomitmen pada tujuan dan menemukan orang lain yang merasakan hal yang sama tentang visi Anda.

Semoga Bermanfaat.(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

07 January 2019
5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui saat Mulai Bisnis
Startup kini tengah menjadi tren bisnis yang berkembang di kalangan anak muda Indonesia. Sebenarnya, apa itu startup?  Startup merupakan perusahaan yang belum lama didirikan dan dalam masa pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

Indonesia termasuk dalam daftar lima besar negara di dunia dengan jumlah startup terbanyak berdasarkan laman Startup Ranking.

Pada awal tahun 2018, tercatat total startup Indonesia mencapai 1.705 startup, menempatkan Indonesia di urutan keempat di bawah Amerika Serikat (28.794 startup), India (4.713 startup), dan Inggris (2.971).

Sebagian besar founder dari startup tersebut berasal dari Generasi Y. Tertarik untuk memulai startup? Yuk, Simak 5 hal yang perlu kamu ketahui untuk memulai startup.

1. Mulai dengan Ide yang Sederhana

Memulai suatu bisnis tentunya merupakan tantangan yang cukup besar. Kita dapat memulai bisnis bisa dengan ide sederhana dari permasalahan yang kita temui sehari-hari. Tentunya, dalam memulai bisnis jangan terpaku oleh tren, dikarenakan tren bisnis yang tengah berkembang pasti terdapat kompetitor yang serupa.

Jadi, kita harus memiliki ide kreatif yang memiliki ciri khas tersendiri sehingga berbeda dengan startup lain.

2. Tentukan Analisa Pasar dan Target Audience

Analisa pasar dan target audience merupakan salah satu hal penting yang menentukan kesuksesan suatu bisnis. Kita harus memahami kebutuhan yang belum dapat dipenuhi oleh bisnis lain atau hadir sebagai bisnis yang dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Setelah menentukan segmentasi target audience, kita dapat melakukan analisa pasar. Analisa pasar mencakup analisa kompetitor dan juga siapa target yang ingin kita sasar. Analisa pasar merupakan perkembangan perusahaan lain yang memiliki bisnis serupa dan bagaimana strateginya.

3. Bekerja Berdasarkan Timeline

Kesuksesan sebuah bisnis tidak terlepas dari sikap kedisiplinan yang harus dijunjung tinggi oleh pelaku bisnis itu sendiri. Hal tersebut bisa dimulai dari menentukan apa saja yang harus dilakukan dan menyusun prioritas yang harus dicapai dalam periode waktu tertentu untuk mengukur perkembangan bisnis.

4. Mengikuti Kelas dan Workshop Bisnis

Terkadang kita memiliki keinginan untuk memulai suatu bisnis tetapi selalu terhambat karena kita merasa takut. Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut seperti kurangnya pemahaman atas industri, pasar, atau bahkan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam memulai bisnis yang mengakibatkan kurangnya kepercayaan diri untuk memulai suatu bisnis.

Menghadiri berbagai kelas dan workshop tentang startup akan membantu kita untuk belajar lebih dalam dan mendapatkan inspirasi dari para pendahulu yang telah berhasil menjalankan bisnisnya. 

DBS BusinessClass dapat menjadi salah satu program pilihan yang dapat diikuti bagi kita yang akan dan baru memulai bisnis. DBS BusinessClass adalah program yang dirancang bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk membantu pengusaha mengembangkan bisnis melalui program-program penunjang bisnis. Kita dapat mengasah kemampuan kita bersama dengan spesialis bisnis dan juga berbagi dalam komunitas dari seluruh Asia.

5. Bekerjasama dengan Institusi Perbankan

Memulai suatu bisnis sejatinya memerlukan ide dan strategi yang matang. Akan tetapi suatu bisnis tidak akan berjalan dengan seimbang apabila tidak dibarengi dengan situasi finansial yang memadai.

Masalah yang sering terjadi pada para penggiat startup seringkali lalai membuat prediksi yang akurat dalam mengelola pengeluaran agar keuntungan meningkat. Maka dari itu, bekerjasama dengan institusi perbankan sebagai mitra untuk memulai bisnis baru dapat menjadi solusi agar kita dapat dengan fokus mewujudkan bisnis yang kita inginkan.

Selain kelima hal tersebut, hal yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah startup adalah produktivitas dan efisiensi sumber daya manusia. Apabila suatu startup memiliki lima anggota tim maka peran akuntan tidak begitu diperlukan dan dapat mempertimbangkan menggunakan accounting software.

Upaya terakhir yang dapat dipertimbangkan adalah penggunaan digital banking untuk keperluan finansial perusahaan. Penggunaan digital banking untuk perusahaan dapat menghemat biaya dan waktu, yang sepantasnya dicurahkan dalam membangun startup.

“Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penggiat startup dalam memprediksi pendapatan yang akan diperoleh secara akurat adalah dengan mengelola pengeluaran melalui efisiensi biaya," jelas Rudy Tandjung, Director PT Bank DBS Indonesia.

"Salah satu contoh yang dapat diambil adalah penggunaan co-working space yang lebih efisien secara biaya dibandingkan menyewa satu ruangan kantor dalam suatu gedung perkantoran. Selain efisiensi biaya, menggunakan co-working space juga bermanfaat dalam membuka kesempatan bertemu dengan pebisnis lainnya demi memperluas jaringan,” tutup dia.(Arthur Gideon-liputan6.com/jko)

 

27 December 2018
Doa Rasulullah Ketika Bepergian
Semasa hidupnya, Rasulullah SAW kerap melakukan perjalanan jauh.  Semasa muda, beliau biasa melakukan ekspedisi untuk berniaga. Nabi Muhammad SAW pun harus menempuh perjalanan yang cukup jauh saat hijrah dari Makkah ke Madinah. Pun dalam berbagai kesempatan, Rasulullah SAW dan para sahabat harus menempuh perjalanan jauh demi syiar Islam.

Bepergian telah menjadi bagian keseharian umat ketika itu. Kegiatan itu kemudian dilakukan oleh ekspedisi tentara Muslim, maupun umat pada umumnya, baik lewat jalan darat maupun laut. Selain syiar, perjalanan jauh biasanya dilakukan untuk beribadah, berdagang atau silaturahim.
 

Mengingat pentingnya tujuan perjalanan jauh ini, yang kadang harus mengorbankan biaya, waktu serta tenaga, sehingga tidak terlepas dari perhatian Rasulullah dengan memberikan tuntunan etika dan adab ketika hendak, selama maupun sepulang menempuh perjalanan jauh.

Dalam buku Rasulullah, Manusia Tanpa Cela, dijelaskan,  apabila hendak pergi menuju tempat yang jauh, Rasulullah SAW selalu memilih hari Senin atau Kamis. Nabi SAW juga tidak pernah melewatkan shalat sunah sebelum memulai perjalanan, bahkan pernah beliau terpaksa harus shalat sunah di atas punggung untanya.

Selain itu, Rasulullah pun tidak lupa pula memanjatkan doa. Imam Baihaqi meriwayatkan dari Anas RA bahwa Nabi SAW tidak hendak melakukan perjalanan kecuali beliau berdoa ketika hendak beranjak dari duduknya.

''Ya Allah, hanya dengan pertolongan-Mu hamba mengembara, dan hanya kepada-Mu hamba meminta perlindungan.'' Demikian doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW, dan barulah setelah itu, beliau keluar memulai perjalanan jauhnya.
 

Diriwayatkan pula, bahwa jika hendak naik ke atas unta, maka ketika meletakkan kakinya pada pijakan kaki atau sanggurdi, Rasulullah mengucapkan bismillah sebanyak tiga kali. Jika telah berada di atas unta beliau mengucapkan alhamdulillah sebanyak tiga kali, dan allahu akbar sebanyak tiga kali.

Adapun menurut penjelasan Shaleh Ahmad Asy-Syaami dalam buku Berakhlak dan Beradab Mulia, sepanjang perjalanan, Rasulullah juga tidak lepas dari berzikir dan berdoa. Nabi SAW dan para sahabat ketika melintasi sebuah jalan yang menanjak di pegunungan atau bukit, misalnya, maka akan mengumandangkan takbir. Lalu ketika turun, mereka bertasbih, layaknya orang yang sedang shalat.
 

Waktu pemberangkatan pun penting diperhatikan. Rasulullah SAW membenci bepergian, apalagi dilakukan sendirian, pada malam hari. Sabda beliau, ''Seandainya manusia mengetahui keburukan ketika sendirian seperti yang aku ketahui, maka tidak akan ada orang yang berjalan sendirian pada malam hari.'' (HR Bukhari)

Jika sudah datang dari perjalanan jauh, seperti tertera dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, hal pertama yang Rasulullah lakukan adalah menuju masjid, bila di Madinah, adalah ke masjid beliau, untuk shalat dua rakaat. Setelah itu, barulah beliau menerima kedatangan para sahabat serta umat yang ingin mengucapkan selamat datang.

Kedatangan beliau dari perjalanan jauh biasanya berlangsung pada pagi hari. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Nabi SAW tidak suka mendatangi keluarganya bila datang dari perjalanan jauh pada malam hari, bahkan beliau melarang hal tersebut.

Diriwayatkan dari Anas RA, bahwa Rasulullah tidak menemui keluarganya pada malam hari, namun beliau menemui mereka pada waktu pagi atau senja hari. (HR Bukhari dan Muslim)

Tak hanya itu, papar Shaleh Ahmad Asy-Syaami, umat juga dianjurkan untuk mengantarkan orang yang hendak melakukan perjalanan jauh. Dulu, ada seorang sahabat yang hendak bepergian, maka Rasulullah mengucapkan doa kepadanya, ''Saya memohon kepada Allah agar menjaga agama, amanat dan penutup amalmu.''

Pun kepada orang-orang yang menyambut kedatangan beliau dari perjalanan jauh, Nabi SAW memberikan sambutan hangat juga pelukan. Kepada anggota keluarga yang menyambutnya, beliau tidak lupa memberikan ciuman hangat sebagai rasa syukur kepada Allah SWT yang telah mempertemukan mereka kembali dalam keadaan sehat wal'afiat.(Sumber : Dialog Jumat Republika/jko)

 

 

 

20 December 2018
Seperti Apa Sosok yang Dipercaya Rasulullah?
Sosoknya kurus, tinggi. Dari perawakannya, sulit menemukan darinya tanda-tanda selain tawadhu, jujur, dan pemalu. Lelaki ini yang kelak akan memikul sebuah julukan dari Rasulullah SAW yang tidak diberikan kepada sahabat lain.

Suatu ketika, datang rombongan Nasrani dari Najran menemui Rasulullah SAW. "Ya Muhammad, berikanlah kepada kami utusanmu untuk menyelesaikan permasalahan kaum kami. Sungguh kami ridha dengan kalian kaum Muslimin," ujar utusan tersebut. Nabi Muhammad SAW pun menyanggupi permintaan tamunya tersebut seraya bersabda, "Besok aku akan mengutus seseorang bersama kalian orang yang benar-benar terpercaya, benar-benar terpercaya, benar-benar terpercaya."
 

Keesokan harinya, tiada yang lebih ditunggu seluruh sahabat pada saat itu selain berharap dirinyalah yang akan diutus Nabi SAW ke Najran. Bagaimana tidak, Nabi menyebut sifat utusannya dengan tiga kali "benar-benar terpercaya". Pastilah sosok tersebut adalah seorang yang sangat dipercaya Nabi. Betapa beruntungnya sahabat tersebut.

"Dan aku," kata Umar bin Khattab RA, "benar-benar mengharap agar aku ditunjuk Rasulullah SAW untuk menduduki jabatan itu. Aku sengaja mengangkat kepalaku agar beliau bisa melihatku dan mengutusku ke Najran." Nabi SAW masih mencari seseorang dan ketika melihat satu sosok tawadhu ini, beliau bersabda, "Wahai Abu Ubaidah, pergilah engkau bersama dengan penduduk Najran. Jalankan hukum dengan kebenaran."

Itulah sosok Abu Ubaidah bin Jarrah RA. Rasulullah SAW tentang sosok Abu Ubaidah pernah bersabda, " Setiap umat memiliki orang kepercayaan. Dan orang kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah."

Betapa sosok Abu Ubaidah sangat memegang teguh amanah yang dipercayakan kepadanya. Saat menjadi gubernur Syam, wilayahnya terserang wabah penyakin menular (thaun). Banyak korban berjatuhan akibat keganasan penyakit itu. Khalifah Umar yang sangat mencintai Abu Ubaidah ingin agar sahabatnya itu pergi meninggalkan Syam. Umar pun menulis surat ke Abu Ubaidah, "Ada hal yang penting yang ingin aku bicarakan. Jika kau menerima surat ini pada malam hari, temuilah aku sebelum subuh. Jika menerima surat ini siang, temuilah aku sebelum malam."

Abu Ubaidah yang menerima surat tersebut sudah paham niat Umar memintanya pergi dari daerah Syam. Ia pun membalas, "Ya, Amirul Mu’minin! Saya mengerti maksud Khalifah memanggil saya. Saya berada di tengah-tengah tentara Muslimin, sedang bertugas memimpin mereka. Saya tidak ingin meninggalkan mereka dalam bahaya yang mengancam hanya untuk menyelamatkan diri sendiri."

Itulah amanah yang dipegang erat-erat Abu Ubaidah. Ia tidak rela meninggalkan warga yang dipimpinnya untuk menyelamatkan diri. Meski harus mengorbankan nyawa, ia setia bersama warga dan melayani mereka yang terserang penyakit.(Sumber : Dialog Jumat Republika/jko)

 

17 December 2018
8 Profesi Ini Bisa Bikin Perempuan Cepat Kaya Raya
Banyak yang mengatakan kalau gaji laki-laki selalu lebih tinggi daripada gaji perempuan, nyatanya tidak demikian. Kini banyak perempuan yang berhasil mendapat gaji belasan hingga puluhan juta per bulan dari profesi yang dia jalani.

Jenis kelamin bukan penentu kesuksesan seseorang. Pekerjaan berikut ini terbukti bisa membuat perempuan kaya raya dengan cepat, apalagi jika dibarengi tekad, mau belajar, kerja keras, dan kejujuran, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Artis

Menjadi artis tidaklah semudah yang dibayangkan. Pekerjaan ini juga membutuhkan ilmu yang dasarnya lebih kepada seni atau rasa. Gajinya juga tidak tanggung-tanggung, apalagi kalau bisa menjadi pemeran utama dari film yang ditayangkan di layar lebar.

Untuk sampai ke puncak karier keartisan, Anda perlu bekerja keras karena saingan di luar sana sangat banyak. Belum lagi kemunculan artis-artis baru yang masih muda dan fresh.

2. Model

Nama-nama model papan atas, seperti Kendall Jenner, Gigi Hadid, dan Adriana Lima pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Mereka tercatat sebagai model dengan bayaran tertinggi di dunia.

Bagaimana tidak, satu kali show di atas catwalk saja mereka bisa mendapat ribuan dolar. Belum ditambah campaign, iklan, dan endorsement.

Berkecimpung di dunia modelling memang tidak mudah. Agar bisa terkenal, Anda harus bergabung pada salah satu agency model sejak usia 15 atau 16 tahun agar bisa mendapat ilmu yang mantap sebelum menggeluti pekerjaan yang satu ini.

3. Penyanyi

Menyanyi adalah bakat, tetapi Anda bisa menjadikannya sebagai pekerjaan tetap dan meraup pundi-pundi rupiah yang besar.

Jika berbakat, Anda bisa mengikuti sekolah vokal sejak dini agar kualitas suara semakin terasah dengan baik. Disamping itu, Anda harus berlatih secara gigih untuk mengenal dunia musik secara mantap.

Menjadi penyanyi tidaklah mudah. Anda harus mengorbankan banyak waktu dan mengesampingkan keinginan untuk bersenang-senang bersama teman demi berlatih vokal. Tetapi, usaha Anda akan terbayar saat berhasil menjadi penyanyi terkenal.

4. Influencer

Seperti namanya “influencer” di mana tugasnya untuk “meracuni” orang lain dalam bidang tertentu. Misalnya di bidang fesyen, gaya hidup, kecantikan, atau kesehatan. Sekilas tugasnya terlihat mudah, tetapi butuh usaha yang besar agar orang lain tertarik mengikuti gaya hidup Anda.

Influencer terkenal sering diajak berkolaborasi dengan brand tertentu. Kolaborasi inilah yang dapat mendatangkan keuntungan.

Selain kolaborasi, Anda juga sering diajak untuk endorse suatu produk. Jadi, tidak heran kalau pekerjaan ini semakin diminati oleh kalangan perempuan, bahkan pria juga.

5. Fashion Designer

Hobi menggambar yang Anda miliki jangan disia-siakan begitu saja. Manfaatkan hobi ini untuk pekerjaan hebat, seperti desainer fashion.

Berbeda dengan empat pekerjaan di atas, seorang desainer harus menempuh pendidikan di dunia mode selama bertahun-tahun, lalu bekerja selama 2-3 tahun. Setelah mengetahui seluk-beluk fesyen, Anda bisa membuka butik sendiri dan merancang pakaian berlabel.

Menjadi fashion designer membutuhkan modal yang cukup besar karena biaya pendidikannya cukup mahal. Hal yang sama ketika Anda ingin membuka label fesyen sendiri. Jika Anda tertarik menggeluti bidang ini, mulailah menabung agar modal dapat tercukupi.

6. Penulis

Seorang penulis tidak memerlukan gelar sastrawan agar dapat menulis dengan baik. Dengan kemampuan olah kata dan kalimat, Anda bisa menjadi salah satu penulis terkenal.

Jika kemampuan menulis semakin terasah, Anda bisa menerbitkan buku sendiri dan mendapat royalti yang cukup besar dari setiap penjualan buku.

Nama-nama penulis, seperti J.K Rowling, Stephen King, dan Jim Davis sudah sangat mendunia. Apalagi J.K Rowling, wanita berusia 53 tahun ini mendulang kesuksesan besar berkat buku Harry Potter yang dia terbitkan.

7. CEO

Sebagai orang yang menduduki posisi tertinggi di perusahaan, CEO bertugas untuk merancang, menyusun, dan mengawasi seluruh kegiatan operasional perusahaan.

Sebagai ujung tombak perusahaan, wajar jika CEO mengemban tanggung jawab yang besar dan memperoleh penghasilan super fantastis setiap bulan.

Profesi CEO memang identik bagi laki-laki, tetapi profesi ini tetap terbuka untuk perempuan hebat seperti Anda. Jadi, asah terus kemampuan Anda, siapa tahu bisa menjadi CEO hebat di masa depan.

8. Pengusaha

Anda tidak perlu bersusah payah menyabet gelar sarjana atau master untuk menjadi seorang pengusaha. Cukup bermodal pendidikan dibangku SMP atau SMA saja, Anda bisa menjajal karier sebagai pengusaha hebat asal Anda memiliki modal yang cukup untuk membuka usaha.

Mimpi menjadi pengusaha hebat dapat terwujud jika Anda mau belajar, bekerja keras, dan ulet. Selain itu, Anda juga harus melek terhadap dunia luar agar bisnis semakin berkembang dan maju.

Semangat! Jadi Orang Kaya Butuh Proses

Ingatlah, menjadi orang kaya dan sukses butuh proses yang cukup panjang. Di sisi lain, Anda perlu mengasah kemampuan agar karier dapat melejit dengan cepat. Teruslah berjuang dalam mencapai mimpi. Dan wujudkan semua harapan dan impian.(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

 

 

 

 


 

 

13 December 2018
Tawasul Tiga Orang Saleh di Dalam Goa
Alkisah, di masa lalu terdapat tiga orang Mukmin yang pribadinya amat saleh. Mereka berasal dari golongan bani Israil yang amat patuh dan taat pada perintah Allah. Mereka menjauhi larangan-Nya dan takut terhadap azab. Mereka mementingkan keridhaan Allah ketimbang kenikmatan dunia.

Suatu hari, tiga orang tersebut melakukan perjalanan. Hingga di tengah perjalanan, ketiganya didera hujan deras. Mereka pun kemudian berlari dan berlindung di sebuah goa di kaki gunung. Namun, saat ketiganya telah berada di dalam goa, tiba-tiba sebuah batu besar jatuh dan menutup pintu goa. Paniklah ketiganya. Batu tersebut amat besar dan berat hingga sulit dipindahkan. Mereka tak akan mampu keluar kecuali dengan pertolongan Allah.
 

Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Pikirkanlah amalan saleh yang pernah kalian kerjakan karena Allah. Kemudian, berdoalah kepada Allah dengan amalan saleh tersebut. Mudah-mudahan Allah menyingkirkan batu itu dari kita," ujarnya kepada dua temannya.

Maka mulailah mereka berpikir dan mengingat amalan kebajikan apa yang pernah mereka lakukan dengan niat tulus kepada Allah. Segeralah mereka bertawasul dengan amalan mereka. Mereka menjadikan amalan sebagai perantara dikabulkannya doa.
 

Orang saleh pertama bertawasul dengan amalan baktinya kepada orang tua. Ia merupakan seorang penggembala miskin yang berkewajiban menafkahi kedua orang tua, istri, dan anak-anak yang masih kecil. Setiap pulang menggembala, ia memerah susu untuk diberikan kepada keluarganya tersebut. Setiap hari, ia melakukannya secara rutin dengan memberikan susu kepada kedua orang tuanya lebih dahulu, baru kemudian anak dan istrinya.

Suatu hari, ternak si penggembala berlari jauh dari tempat merumput biasa. Akibatnya, ia pulang ke rumah setelah matahari terbenam. Seperti biasa, ia memeras susu dari ternaknya. Namun, ketika tiba di rumah, orang tuanya telah tertidur lelap.
 

Orang saleh pertama bertawasul dengan amalan baktinya kepada orang tua. Ia merupakan seorang penggembala miskin yang berkewajiban menafkahi kedua orang tua, istri, dan anak-anak yang masih kecil. Setiap pulang menggembala, ia memerah susu untuk diberikan kepada keluarganya tersebut. Setiap hari, ia melakukannya secara rutin dengan memberikan susu kepada kedua orang tuanya lebih dahulu, baru kemudian anak dan istrinya.

Suatu hari, ternak si penggembala berlari jauh dari tempat merumput biasa. Akibatnya, ia pulang ke rumah setelah matahari terbenam. Seperti biasa, ia memeras susu dari ternaknya. Namun, ketika tiba di rumah, orang tuanya telah tertidur lelap.
 

Kemudian giliran orang kedua. Ia pun memanjatkan kedua tangannya seraya berkata, "Sesungguhnya aku memiliki sepupu wanita yang amat aku cintai. Aku mencintainya layaknya pria mencintai seorang wanita. Aku memintanya melayaniku, tapi ia menolak. Aku pun mengumpulkan uang seratus dinar dengan susah payah. Setelah terkumpul, kuberikan pada gadis itu. Namun, setelah aku berada di hadapannya (untuk bermaksiat), gadis itu berkata, 'Wahai hamba Allah, bertakwalah kepada Allah.

Jangan kau buka tutup (renggut keperawananku) kecuali dengan haknya.' Mendengarnya, aku segera bangkit meninggalkannya. Ya Allah, kalau Engkau tahu aku melakukannya karena-Mu, karena mengharap wajah-Mu, karena takut siksa-Mu, maka bukakanlah untuk kami satu celah dari batu ini," pintanya. Maka, makin terbukalah celah batu tersebut dari mulut goa.
 

Tibalah giliran pria saleh ketiga. Ia bertawasul dengan perbuatannya yang mendahulukan hak orang lain. Ia berhati-hati mengambil harta orang lain tanpa hak. Suatu hari, ia pernah menyewa seorang buruh dengan upah seharga satu faraq beras atau sekitar 30 kilogram. Namun, setelah bekerja, si buruh tak mengambil upahnya. Maka pria saleh itu pun mengembangkan harta tersebut hingga ia mampu membeli ternak sapi dari upah yang dijadikan modal tersebut.

Lalu datanglah si buruh meminta haknya. Namun, upah tersebut sudah berkembang menjadi harta yang lebih banyak. Si majikan justru memberikan seluruh harta yang dikembangkan dari upah tersebut. Padahal, dialah yang mengembangkan harta itu dan hak si buruh hanyalah hak awal seharga satu faraq beras.
 

"Aku berikan kepada buruh itu semua harta yang aku kembangkan. Jikalau aku mau, tentu tidak aku berikan kepadanya kecuali upahnya saja. Akhirnya, dia (si buruh) membawa sapi dan penggembalanya, lalu pergi. Kalau Engkau tahu bahwa aku melakukannya karena Engkau, karena mengharap wajah-Mu, karena mengharap rahmat-Mu, maka bukakanlah untuk kami apa yang tersisa dari batu itu," pinta si pria ketiga, sang majikan yang murah hati tersebut.

Maka, Allah pun membukakan seluruh bagian batu penutup pintu goa. Mulut goa pun kini dapat dilalui ketiganya. Para hamba Allah yang saleh itu pun keluar dengan wajah gembira dan penuh syukur. Kisah tiga pria saleh tersebut pernah dikisahkan oleh Rasulullah Muhammad SAW kepada para sahabat.(Sumber : Islam Digest Republika/jko)

 

 

 

 

 

 

11 December 2018
7 Cara Analisis Peluang Usaha bagi Pengusaha Pemula
Analisis peluang usaha sangat penting dilakukan untuk menunjang keberhasilan suatu bisnis.

Sering kali seorang entrepreneur mengalami dilema saat mendefinisikan produk atau jasa yang hendak ditawarkan. Bahkan merasa ragu apakah produk tersebut unik dan layak untuk dijual atau tidak.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mencari tahu kekuatan, kelemahan, peluang, hingga ancaman yang mungkin saja terjadi.

Analisis peluang usaha sangat berguna dalam menyusun strategi perusahaan, penjualan, hingga ide bisnis baru. Dalam setiap bisnis pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. Ada kriteria-kriteria yang perlu dilakukan untuk memulai bisnis baru.

Lebih jelas mengenai analisis peluang, simak kiatnya berikut ini, mengutip situs HaloMoney.co.id.

1. Identifikasi peluang dan persaingan

Sebelum memulai usaha, identifikasi produk bisa jadi langkah pertama untuk menghadapi ketatnya persaingan. Produk yang unik dan berbeda dari kompetitor tentu akan dicari masyarakat.

Berbeda jika produk yang dijual sama saja. Tentu konsumen akan tetap memilih produk sejenis namun dengan harga jual yang lebih murah. Disamping itu, penjual yang sudah memiliki kredibilitas akan lebih dicari konsumennya.

Membaca peluang sangatlah penting saat melakukan analisis peluang usaha. Pilih produk yang berbeda dari penjual di pasaran. Lakukan inovasi agar apa yang dicari oleh konsumen ada pada produk yang Anda jual.

2. Mengenal pasar lebih jauh

Karakteristik pasar sangat penting untuk dikenali lebih jauh saat melakukan analisis peluang usaha. Target seperti apa yang Anda tuju dan apakah mereka tertarik pada produk yang akan ditawarkan. Kedua poin tersebut sangat penting sebelum memulai usaha.

Seberapa besar ukuran pasar yang menjadi targetmu. Untuk mengetahui pasar, Anda bisa memulainya dengan mengumpulkan data pasar minimal 3 tahun ke belakang untuk semua industri dan pasar secara menyeluruh.

Jika sudah melakukan analisis tersebut berdasarkan penemuan yang sudah ada, Anda bisa menilai apakah ukuran dan karakteristik pasar sesuai dengan produk atau jasa yang ingin ditawarkan.

3. Modal untuk mengembangkan usaha

Modal merupakan bagian dari analisis peluang usaha yang paling penting. Sebelum memulai bisnis, Anda perlu memikirkannya sebaik mungkin agar dana yang dibutuhkan sesuai.

Apabila bisnis yang ingin dijalankan membutuhkan dana besar, Anda harus sudah mulai memikirkannya. Dari mana sumber dana yang bisa Anda dapat. Apakah dengan mengajukan KTA atau meminjam tambahan dana dari situs fintech.

Mulailah identifikasi beragam alternatif pilihan untuk mendapatkan modal. Tentunya, harus bisa memberi kesejahteraan finansial bagi perusahaan maupun pekerjanya.

4. Kemampuan produksi

Jika produk yang ingin Anda jual membutuhkan proses produksi, tentunya ada banyak alat produksi yang dibutuhkan. Mulai dari peralatan produksi, perlengkapan produksi, hingga kebutuhan tenaga kerja.

Ini tentu bukan hal yang mudah. Anda harus mulai memikirkan biaya untuk peralatan-peralatan tersebut. Ini termasuk bagian penting dalam analisis peluang usaha.

5. Merancang Business Plan

Setelah menemukan bisnis apa yang ingin dijalankan, saatnya Anda mulai merancang business plan. Ini merupakan tahap awal yang dilakukan oleh seorang calon entrepreneur sebelum memulai bisnisnya.

Business plan berbentuk pernyataan formal dan tertulis yang dibuat agar bisnisnya bisa mencapai tujuan. Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam bisnisnya karena kurang memiliki perencanaan yang matang.

Namun, bukan berarti seseorang yang sudah membuat business plan berhasil dalam menjalankan bisnisnya. Setidaknya Anda sudah mempersiapkannya sejak awal.

6. Sumber dana

Hal terpenting merancang rencana bisnis adalah dengan mencantumkan sumber dana yang didapat. Apakah sumber dana berasal dari pribadi, perbankan, atau investor. Dalam hal ini, sumber dana harus dicantumkan sejelas mungkin agar tidak menimbulkan kekeliruan di kemudian hari.

Apabila Anda berencana mendapatkan dana dari investor ataupun kreditur, ada beberapa poin yang harus bisa jawab. Beberapa diantaranya apakah bisnis tersebut bisa menghasilkan uang (mulai dari risiko dan return agar investor atau kreditur mau berinvestasi), apakah pemilik usaha benar-benar memahami bisnisnya dan mengetahui siapa orang yang layak dipercaya untuk berinvestasi.

7. Menyelaraskan persepsi di antara pemilik saham

Di dalam sebuah bisnis, biasanya ada beberapa orang yang terlibat di dalamnya. Adanya business plan sangat bermanfaat dalam membantu pemilik saham untuk saling menyelaraskan persepsi.

Tujuannya tentu agar tidak ada kesalahpahaman di masa yang akan datang. Tentu saja untuk meminimalisir konflik yang mungkin saja bisa terjadi.

Melakukan analisis peluang usaha sangatlah penting dilakukan sebelum memulai usaha. Pengenalan akan kelemahan dan kekuatan bisa membantu calon entrepreneur untuk mendapatkan peluang-peluang baru hingga mengantisipasi berbagai hal buruk yang mungkin saja bisa terjadi.

Tidak perlu mengumbar mimpi terlalu tinggi dalam memulai usaha. Hal yang terpenting adalah agar tetap realistis dan mengantisipasi beragam kemungkinan.

Oleh karena itu, memiliki rencana yang matang sebelum memulai bisnis sangatlah penting. Yuk, mulai dari sekarang, Moneysavers!(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

 
10 December 2018
Hindari Bahas 7 Hal Ini Ketika Kumpul dengan Teman Kantor
Menjelang musim liburan, biasanya kantor akan mengadakan acara, baik itu kumpul-kumpul atau pesta kecil-kecilan. Jangan sampai saat santai bersama teman sekantor malah menjadi awkward karena obrolan yang seharusnya tidak dimunculkan.

Cobalah bersantai bersama para sahabat di kantor. Dan pada saat yang sama jangan sampai mengucapkan sesuatu yang malah menjadi bumerang, bahkan sampai memberikan risiko pada karier.

Dirangkum dari Business Insider, berikut 7 hal yang sebaiknya jangan kamu bahas ketika berkumpul bersama sahabat di acara kantor. Berikut ulasannya:

1. Meminta Dikenalkan dengan Anggota Keluarga Rekan Kerja

Sebaiknya hindari menggoda anggota keluarga rekan kerja. Hal itu akan membuat suasana canggung dan tidak akan berakhir dengan baik.

Selain belum tentu rekan kerjamu akan bersikap welcome ketika anggota keluarganya digoda. Itu tak hanya membuat rekan tak nyaman di pesta tersebut, ini pun bisa memengaruhi relasi secara negatif di hari-hari kerja selanjurnya.

2. Membandingkan Penampilan di Luar dan Kantor

Penampilan seseorang di kantor dan di luar belum tentu sama. Toh, ada kantor yang memang mewajibkan pekerja tampil formal sesuai peraturan. Bisa saja rekan kerja memiliki gaya personal berbeda di luar kantor.

Meski sedang dalam suasana gathering maupun pesta, mereka tetaplah rekan kerja. Hati-hati memberi pujian yang mungkin membuat rekan malah tidak nyaman.

3. Bergosip

"Jangan bergosip atau mengipas rumor di pesta kantor. Ini bukan waktu atau tempatnya," ujar Paul McDonald, senior executive director di agensi staf Robert Half.

"Hindari gosip seperti gadis jahat dan cobalah berbicara dengan kolega mengenai kehidupan mereka di luar ruang kerja," jelas Amanda Augustine, ahli penasihat karier TopResume.

4. Mabuk dan Bertingkah

Bila pestamu menyediakan minuman, awasi kadar yang kamu minum. Jangan sampai kamu malah mabuk dan mengganggu atmosfer pesta yang harusnya santai dan menyenangkan.

Kamu juga belum tentu bisa mengontrol apa yang akan kamu ucapkan ketika pikiran di bawah pengaruh alkohol. Jadi, jangan sampai minum lalu menyesali apa yang kamu ucapkan di kemudian hari.

5. Saya Benci Bos Saya/Saya Sudah Mengirim Notice

Pesta liburan bukan tempat atau waktu bagi mengeluh tentang supervisor atau mengumumkan bahwa kamu akan hengkang. Simpanlah komplain dan kabar serius untuk hari kerja biasa.

Amy Glaser, senior vice presiden Adecco Staffin, berkata membahas hal demikian sangat tidak profesional. Pegawai juga diminta berhati-hati dalam mengungkapkan informasi sensitif, termasuk tentang rekan kerja yang tidak disukai atau bila sedang bersiap berpindah karier yang lebih baik.

"Perhatikan bahwa pesta liburan bukanlah lingkungan yang tepat untuk membagi informasi demikian dengan kawan atau supervisor," jelas Glaser.

6. Sudah Dapat Bonus?

Hindari membahas tentang uang dan hindari segala obrolan terkait kompensasi. Pasalnya, belum tentu semua pegawai mendapatkan bonus tahun ini.

Menurut Bram Lowsky, executive vice president Right Management, berada di sebuah pesta seakan memberi rasa permisif untuk membahas sesuatu yang umumnya dibahas secara tertutup, seperti uang. Namun, ia menyebut lebih baik membahas uang di saat lain dan memakai atmosfer pesta untuk membangun koneksi baru yang lebih personal.

7. Jangan bahas kerja

Yang terkait tetapi tak kalah penting: hindari topik mengenai pekerjaan.

CEO Maestro Health Rob Butler, pakai saat menyenangkan seperti esta untuk lebih mengenal kolega di level yang lebih personal. Gunakan momen ini untuk mengetahui passion dan hobi rekan kerja.(Tommy Kurnia-liputan6.com/jko)

 

 

 

 

 

 

 

29 November 2018
Islam itu Bersih
Di antara bukti kesempurnaan ajaran Islam adalah perhatiannya terhadap masalah kebersihan. Lebih-lebih kebersihan batin. Tubuh kita saja hakikatnya adalah amanah, oleh karena itu wajib dijaga kebersihannya, agar dapat melakukan kewajiban agama dengan baik dan terhindar dari ancaman penyakit yang dapat mengurangi produktivitas kebaikan. Intinya, Islam itu bersih.

Bahkan, nyaris semua aktivitas ibadah tidak bisa dipisahkan dari aspek kebersihan sebagai bagian daripada tercapainya kesucian lahir dan bathin. Rasulullah SAW bersabda, "Kunci sahnya shalat adalah kesucian diri dari najis." (HR. Abu Dawud).

Dan, di dalam Alquran, Allah menegaskan bahwa cinta-Nya diberikan kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang gemar membersihkan (mensucikan) diri. "Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih" (QS. At-Taubah [9]: 108). Dalam hadis lain ditegaskan, "Kebersihan itu sebagian dari iman" (HR. Tirmidzi).

Dengan demikian, idealnya setiap Muslim adalah pribadi yang menerapkan pola hidup bersih dan komitmen menjaga kebersihan secara utuh-menyeluruh lahir-batin.

Imam Ghazali dalam kitab monumentalnya, Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa kebersihan tidak sebatas berkaitan keindahan lahiriah dengan membersihkan, menyiram dan membasuhkan air pada anggota-anggota tubuh. Tetapi juga menyatukan dengan pembersihan aspek batiniah dengan menjauhi kemaksiatan maupun bentuk dosa lainnya.

Hal ini disandarkan pada ayat-Nya di dalam Alquran, "Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih" (QS. Asy-Syu'ara [26]: 89).

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir mengutip pendapat Ibnu Sirrin, "Qalbun salim (hati yang bersih) yaitu ia mengetahui bahwa Allah adalah haq dan sesungguhnya hari Kiamat tidak ragu lagi pasti akan tiba, serta Allah akan membangkitkan para penghuni kubur."

Oleh karena itu, Islam memandang kebersihan secara integratif-komprehensif, sehingga upaya pembersihan diri selalu meliputi aspek lahiriah dan bathiniah sekaligus yang berkaitan nyaris dengan seluruh jenis ibadah; mulai dari membaca Alquran, shalat, berdoa, dan lain sebagainya.

Menariknya, terkait operasional pembersihan jiwa raga ini telah dijabarkan dengan lengkap oleh Hujjatul Islam, Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menjadi empat tingkatan aktivitas bersuci.

Pertama, menyucikan tubuh dari segala bentuk hadas, kotoran dan benda yang menjijikkan lainnya. Kedua, menyucikan setiap anggota tubuh dari segala perbuatan buruk dan mengandung dosa. Ketiga, menyucikan qalbu (hati) dari segala perbuatan dan akhlak (perilaku) tercela berikut sifat-sifat keji lainnya. Keempat adalah mensucikan jiwa dari yang selain Allah Ta'ala.

Dengan demikian betapa indahnya kehidupan seorang Muslim yang kebersihan dirinya tak sebatas raga, rumah, pakaian, kendaraan, tetapi juga hati, cita-cita dan visi hidupnya, sehingga kebersihan yang diupayakan adalah bagian penting terwujudnya kemaslahatan di tengah-tengah kehidupan umat manusia. Apalagi, kebersihan dapat memicu semangat dalam bekerja. Wallahu a'lam.(REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nawawi/jko)

 
14 November 2018
Jenuh dan Bosan di Kantor? Ini Cara Mudah Mengusirnya
Melakukan rutinitas pekerjaan setiap hari tentunya tak selalu berjalan mulus. Rasa jenuh dan bosan hingga mengendurkan semangat bisa menyerang kapan saja dan siapa pun saat melakukan rutinitas di kantor. Dampak buruknya, produktivitas lambat laun pasti menurun. Tentu saja, kinerja kita akan dipertanyakan.

Ada banyak hal membuat rasa bosan di kantor itu muncul. Tapi apa pun itu penyebabnya, sebaiknya hindari jauh-jauh agar produktivitas tetap terjaga dan membawa Anda pada kesuksesan. Lalu, bagaimana caranya?

Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut cara menghilangkan rasa bosan saat di kantor dan tetap melakukan rutinitas pekerjaan ini dengan baik.

1. Masuk Kantor On Time

Jangan salah, rasa bosan di kantor bisa saja timbul akibat kelelahan atau stres karena perjalanan menuju tempat kerja. Untuk itu, berangkatlah ke kantor lebih awal agar tidak terjebak macet, dan bisa sampai tepat waktu (on time).

Jangan menganggap jika masuk kerja tidak sesuai jadwal adalah hal yang remeh. Karena urusan tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam kenaikan jabatan, bahkan kenaikan gaji.

Pastikan jika Anda memberikan jejak rekam yang baik dan menjadi pribadi menyenangkan di kantor. Sehingga energi positif pun akan mengusir rasa bosan Anda.

2. Mendahulukan Pekerjaan

Dahulukan pekerjaan Anda sebelum melakukan hal yang lainnya. Jangan menganggap jika pekerjaan bisa ditunda, karena menunda pekerjaan bukanlah hal yang baik.

Oleh karena itu, lakukan pekerjaan kantor terlebih dahulu sebelum berbicara dengan teman sejawat. Ini penting karena ketika Anda sudah berbicara dengan orang lain, maka tak menutup kemungkinan Anda jadi lupa waktu.

Bekerjalah dengan semaksimal mungkin, jangan menunggu atasan memerintah, baru Anda melakukannya. Tapi tumbuhkan inisiatif yang baik dalam diri Anda agar nantinya atasan akan memberikan penilaian yang baik atas diri Anda.

3. Luangkan Waktu Membaca Buku

Bacalah buku saat ada waktu luang. Jangan meremehkan waktu senggang dengan melakukan hal yang tidak penting. Pastikan jika membaca buku dapat memberikan Anda motivasi, pengetahuan, dan pengalaman tentunya.

Anda juga bisa bertukar buku dengan teman sejawat, karena hal ini tentu akan sangat menarik dan memberikan pengalaman yang baru. Tidak hanya itu, membaca buku di kantor juga bisa menjadi salah satu kegiatan menarik dan positif guna menjaga keefektivitas waktu di kantor.

4. Membuka HP Setiap 1-2 Jam Selama 5 Menit

Cara efektif untuk membagi waktu di kantor adalah dengan membuka ponsel setiap 2 jam sekali selama 5 menit. Dalam waktu lima menit, Anda bisa mengecek ponsel untuk memeriksa pesan atau chat.

Cara ini cukup efektif dilakukan demi menjaga kestabilan mental agar tidak ketergantungantungan juga pada ponsel setiap saat. Tentu saja, hal ini bisa sekaligus mengusir rasa bosan.

5. Jangan Lewatkan Jam Istirahat Siang

Manfaatkan jam istirahat siang hari semaksimal mungkin. Gunakan waktu tersebut untuk makan siang atau beribadah maupun mengobrol dengan rekan kerja. Waktu ini juga bisa Anda manfaatkan untuk ‘berponsel ria’, menelpon orang rumah dan sebagainya.

6. Ingat Selalu untuk Berkomitmen

Bangunlah komitmen untuk diri sendiri agar tidak lupa dengan apa yang Anda inginkan. Pastikan jika Anda berkomitmen untuk bisa jauh lebih baik dari sebelumnya dan mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Pastikan jika Anda juga membuat visi misi yang baik untuk kemajuan di kantor. Jangan menganggap jika komitmen atau visi misi yang dibuat hanyalah sebuah rules sementara saja, tapi hal ini akan menjadi sebuah komitmen yang bisa membuat Anda lebih efektif dalam mengatur jadwal di kantor.

Bebas Rasa Bosan di Kantor dan Ukir Karier Cemerlang

Tentu saja, bila rasa bosan itu bisa dengan mudah diusir, maka melakukan berbagai macam aktivitas di kantor pun juga akan semakin mudah dan menyenangkan. Anda pun bisa mengukir prestasi dan sukses dalam karier.

Jadi, jangan biarkan bosan terus melanda dan membayangi pekerjaan Anda di kantor. Usir bosan itu dengan tips-tips di atas dan ukir karier cemerlang Anda.(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

 

Page 3 of 24      < 1 2 3 4 5 >  Last ›