Selingan

08 September 2017
Ziarah Jejak Nabi di Thaif
Adalah Addas, pemuda Kristen yang menghampiri Nabi Muhammad SAW saat melepas lelah di kebun kurma dalam perjalanan ke Thaif. Nabi yang saat itu berteduh karena dikejar-kejar orang Makkah yang tak menghendaki dakwahnya, beristirahat di salah satu kebun kurma milik seorang Kristen.

"Siapa namamu. Apa agamamu," kata Muhammad kala itu. "Addas namaku. Aku mengikuti agama yang dibawa Nabi Yunus," terangnya. Muhammad yang tampak bersemangat lalu menjawab, "Yunus itu saudaraku (sesama Nabi)."

Setelah berdialog, Addas kemudian menyatakan memeluk agama baru yang dibawa Nabi Muhammad: Islam.

Lokasi pertemuan Nabi Muhammad dengan pemuda Addas itu kini masih utuh bekasnya. Masyarakat menandai lokasi itu dengan membangun masjid yang dikenal dengan nama Masjid Addas.

Berada di tengah kebun anggur yang berhimpitan dengan rumah-rumah penduduk, Masjid Addas berdiri kokoh dengan kondisi yang meski kecil dan tempat shalatnya sempit, ditandai dengan menara yang lebih tinggi dari rerata rumah penduduk. Posisinya tidak jauh dari wadi Matsna, tempat Nabi Muhammad dilempari batu oleh penduduk Bani Tsaqif.

Tak ada yang istimewa dengan Masjid Addas, kecuali menyiratkan jejak perjuangan Nabi Muhammad kala membawa misi agama baru bagi jazirah Arab, Islam. Berbeda dengan masjid-masjid di Madinah dan Mekah yang sangat familiar bagi jemaah Indonesia, jejak Nabi di Thaif tak banyak diketahui.

Kiai Asep Saifuddin Halim, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet, Kamis (7/9) membawa jamaah haji berziarah ke Thaif. Dalam pengakuannya, tidak ada jamaah Indonesia yang ke Thaif. Rata-rata KBIH mengajak jemaahnya berziarah ke Jeddah pascapelaksanaan haji. "Thaif belum menjadi tujuam ziarah. Mungkin belum dikenal. Tapi juga karena pimpinan KBIH tidak punya link dengan agen-agen travel di sini," ujar Kiai Asep.

Sebenarnya, lanjut Kiai Asep, banyak lokasi ziarah bagus di Thaif. Selain Masjid Addas, ada jejak Nabi SAW di Masjid Kuk (Kuw'=sikut). Tempat ziarah lain adalah Masjid Abdullah bin Abba.

Namanya Masjid Kuk. Tapi sesungguhnya hanya penanda berupa bangunan kecil berbatu bata sangat sederhana. Di dalamnya ada ruangan kecil yang bisa digunakan untuk shalat beberapa orang. Kondisinya tak terawat. Berada di kaki sebuah bukit yang dipercayai sebagai tempat Nabi SAW beristirahat saat ke Thaif kedua kalinya.

Menurut penuturan Majid Abdullah, pemandu wisata di Thaif, di lokasi itu pernah terjadi mukjizat Nabi Muhammad SAW. Saat Nabi SAW beristirahat sambil meletakkan kepalanya dengan penguat siku tangannya di atas batu. Tiba-tiba batu itu ambles. Di tempat itulah kemudian diberi tanda dengan didirikan masjid dengan nama Kuk (Kuw').

Sebagai kota dengan cuaca bersahabat, Thaif seakan oase bagi peziarah haji tahun ini yang terpapar cuaca panas di Makkah dan Madinah. Dengan kontur tanahnya yang berbukitan dan lembah, Thaif menawarkan tempat istirahat yang menyenangkan. Tak heran bila penduduk Saudi yang berasal dari kota besar seperti Makkah, Jeddah, dan sekitarnya memilih Thaif sebagai tempat berlibur dan rekreasi keluarga. Apalagi di malam Jumat yang menjadi hari libur esok harinya, menikmati udara dingin nan sejuk sambil menikmati sore di bebukitan Thaif adalah waktu yang tak terlupakan.

Sembari berziarah, Thaif menyajikan kuliner dan pusat perbelanjaan yang ramai. Pasar buah segar beraneka warna dan jenis pastilah membuat mata terpesona dan tenggorokan mencecap ludah. Delima, anggur, tin, jeruk, dan tentu kurma muda dapat Anda pilih dan langsung bisa dimakan di pinggiran bebukitan menikmati senja.
Bagi yang suka belanja, jenis parfum khas Thaif dari bunga mawar (rose parfume) tersaji berderet di sepanjang jalan, tinggal memilih yang disukai sesuai isi kantong. Dan sebelum pulang, pastikan melengkapi ziarah Anda dengan menyeruput teh manis dengan daun niknak yang disajikan secara khas di jalan-jalan kota Thaif.(Redaktur : Endro Yuwanto-Sumber : Kemenag.co.id-republika.co.id/jko)
07 September 2017
Mau Investasi Properti dengan Hasil Tinggi? Ini Strateginya!
Berinvestasi sejatinya dimulai sejak dini. Ini merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda di masa depan. Apalagi investasi kini tak selalu berupa uang, tetapi juga bisa banyak hal, salah satunya properti.

Harga properti yang dipastikan selalu naik memang menjadi daya tarik tersendiri. Dan jika Anda tertarik berinvestasi di bidang properti, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Ini bisa menjadi strategi tersendiri untuk Anda agar investasi yang dilakukan dapat memberikan hasil maksimal.

Dan berikut adalah strategi investasi properti hunian dari Rumah.com agar kelak mendatangkan profit yang tinggi!

Waktu yang tepat

Belilah properti di waktu yang tepat, maksudnya waktu yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan harga lebih rendah. Harga properti cenderung lebih murah saat menjelang Lebaran atau pergantian tahun ajaran baru.

Pada masa-masa tersebut banyak orang membutuhkan uang dalam waktu dekat sehingga cenderung memberi harga jual properti lebih murah agar cepat laku.

Zona yang akan berkembang

Properti di tengah kota memang strategis dan banyak dicari orang, tapi umumnya memiliki harga selangit. Mungkin ini saatnya Anda beralih memilih properti di area pinggiran kota.

Jangan memandang sebelah mata, properti di pinggiran kota dengan harga murah bisa menjadi tambang investasi Anda di kemudian hari karena nilainya akan berkali-kali lipat lebih tinggi.

Pilih zona-zona pinggir kota yang diramalkan akan berkembang pesat. Anda bisa mencari tahu melalui internet atau agen properti.

Tips Investasi Properti

Pengembangan di masa depan

Sebelum membeli properti, sebaiknya ketahui dulu pengembangan wilayah di sekitar properti tersebut di masa mendatang.

Tak masalah jika saat ini properti yang Anda beli masih sulit akses, tetapi pastikan dalam 2-3 tahun mendatang terdapat progres pembangunan fisik, seperti akses jalan tol, akses transportasi massal, sarana hiburan seperti mal, dan sarana lain yang dapat menaikkan harga jual properti di masa mendatang.

Semakin mudah akses suatu wilayah dan semakin lengkap fasilitasnya maka harga lahan akan semakin naik di masa depan.

Ikuti ke arah pengembang bergerak

Setiap pengembang selalu memiliki target pembangunan. Tentunya mereka memiliki alasan kuat yang mendasari pengembangan suatu daerah.

Tak ada salahnya Anda selalu memperbarui informasi dengan mengikuti berita dan informasi terkini dari para pengembang, misalnya mengikuti melalui akun media sosialnya, mengikuti berita di media online dan sebagainya.

Dengan begitu Anda mengetahui daerah mana yang berpotensi memiliki nilai investasi di kemudian hari.

Beli tinggi, jual lebih tinggi

Harga properti cenderung selalu naik. Namun, jika daerahnya sulit diakses, rawan banjir, atau minim akses transportasi tentu jenjang kenaikannya akan sangat lamban. Ini menjadi tidak efektif untuk nilai investasi Anda.

Jika Anda menyukai tantangan dan berani mengambil risiko, cobalah membeli properti di lokasi strategis dengan harga tinggi. Percayalah dalam 3-5 tahun, Anda dapat menjual properti tersebut dengan harga yang jauh lebih tinggi lagi. Bersakit-sakit dahulu, menuai untung kemudian.(Wahyu Ardiyanto-liputan6.com/jko)

 
05 September 2017
Biar Makin Bahagia Lakukan Kegiatan Ini Setelah Resign
 
Dalam bekerja tentunya banyak dinamika yang akan kita hadapi. Pada dasarnya, konflik dan gesekan di tempat kita bekerja itu lumrah dan pasti akan terjadi. Kita akan banyak bertemu banyak orang dengan berbagai karakternya.

Kita tidak dapat menghindari dan bekerja di sebuah situasi di mana sesuai dengan apa yang kita inginkan, lurus, dan seimbang.
 

Ketika kita menghadapi masalah dalam kantor dengan situasi kerja yang tidak nyaman, kita akan terus berusaha untuk menyesuaikannya. Sampai pada limit tertentu ketika kita benar-benar tidak merasa nyaman. Ketidaknyamanan dalam bekerja tentu saja sangat memengaruhi kinerja dan hasil kerja kita.

Terkadang, keputusan untuk mengundurkan diri alias resign adalah keputusan yang terbaik, walaupun keputusan ini juga bukan sepenuhnya tanpa risiko dan masalah. Sulitnya mencari pekerjaan pengganti menjadikan keputusan ini terkadang menjadi keputusan yang sering membuat orang menjadi berpikir dua kali.

Tak sedikit juga orang yang harus bertahan tersiksa di sebuah tempat kerja karena takut tidak mendapatkan pekerjaan setelahnya.

Lalu, apakah keputusan untuk resign benar-benar mengerikan? Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar keputusan itu menjadi sebuah keputusan yang mudah untuk dilalui seperti dikutip dari Cermati.com:

1. Relaksasi dan Penyegaran

Setelah kita keluar dari pekerjaan kita dan penat dengan masalah yang dihadapi, lakukanlah sebuah penyegaran kembali pada diri. Lakukan hal-hal yang bersifat meninggalkan beban, seperti pergi ke tempat-tempat wisata alam. Lupakan sejenak permasalahan yang lalu dan berusahalah untuk tenang.

2. Wisata

Setelah melakukan rileksasi, ambil kesempatan untuk jalan-jalan ke suatu tampat. Cobalah untuk berwisata ke tempat-tempat yang dulu pernah ingin Anda kunjungi, tapi belum terwujud karena susahnya mendapat cuti dan banyaknya tanggung jawab di kantor. Dengan melakukan penyegaran kembali, pikiran Anda akan lebih segar dan siap untuk menghadapi tantangan yang baru.

3. Merencanakan Hidup

Di saat kita memiliki waktu luang yang banyak, tidak ada salahnya kita mulai merenungkan apa arti hidup dana apa rencana hidup kita ke depan. Terkadang, di saat kita banyak mempunyai waktu luang, kita mencoba untuk memikirkan dan melakukan evaluasi seputar apa yang telah dan akan kita lakukan.

Dengan benar-benar melakukan renungan dan evaluasi, kita berharap dapat melakukan hal yang lebih baik untuk masa depan.
 

4. Memanfaatkan Tabungan dengan Cermat

Tentunya, kondisi keuangan kita akan berbeda pada saat bekerja dan pada saat kita tidak bekerja. Kita harus benar-benar mengatur dan memanfaatkan tabungan kita dengan cermat karena jangan sampai kita menghabiskan tabungan kita dengan cepat tanpa perhitungan. Atur keuangan kita sampai tiga atau empat bulan ke depan sembari mencari pekerjaan baru.

5. Berselancar di Dunia Maya

Mengisi waktu Anda ketika lepas dari dunia kerja juga bisa dengan berselancar di dunia maya. Anda bisa terus memperbarui pengetahuan walaupun tidak sedang bekerja. Anda juga bisa mencari peluang-peluang baru ke depan dan informasi peluang bisnis yang memungkinkan. Info lowongan kerja juga banyak bertebaran di internet.

Trik ini juga bisa kita lakukan apabila kita mempunyai budget yang minim untuk berlibur. Selain informasi di dunia, internet juga menyediakan hiburan-hiburan online yang dapat membantu kita mengisi waktu luang.

6. Mengembangkan Hobi

Mengisi waktu pada saat Anda keluar dari pekerjaan juga bisa dengan mengembangkan hobi Anda. Mungkin pada saat kita bekerja, kita jarang melakukan hobi kita. Oleh sebabitu, emaksimalkan waktu yang ada untuk melakukan hobi. Misalkan Anda yang suka melukis, bisa melukis ide-ide kreatif Anda di atas kanvas sambil belajar.
 

7. Waktu Untuk Orang Tua

Meluangkan waktu untuk orang tua tentunya adalah sesuatu yang sulit saat kita bekerja. Bukan karena kita tidak mau, akan tetapi tuntutan dan tanggung jawab yang membuat kita mempunyai sedikit waktu untuk mereka.

Dengan banyaknya waktu luang selepas kerja, kita dapat memberikan banyak perhatian kepada orang tua. Cobalah mengantar ibu berbelanja atau juga membantu ayah membersihkan rumah. Selain itu, masih banyak lagi hal yang dapat kita lakukan untuk menyenangkan hati orang tua.

8. Menulis

Salah satu hal produktif dan berguna adalah menulis. Banyak ragam tulisan yang dapat kita buat, seperti menulis pengalaman-pengalaman kita dalam hal yang berhubungan dengan pekerjaan kita.

Kemudian kita dapat membaginya melalui blog yang kita buat dan mempromosikannya di media sosial. Kita juga bisa menuliskan kisah hidup kita ke dalam buku catatan kecil.

9. Melakukan Aktivitas Sosial

Tidak ada salahnya melakukan hal yang berguna untuk orang lain di waktu luang kita. Kita bisa mengikuti kegiatan sosial yang diselenggarakan sejumlah organisasi-organisasi di sekitar kita.

Mencoba melakukan hal yang berguna untuk orang lain adalah salah satu kegiatan positif dalam mengisi waktu luang pada saat berhenti bekerja.
 

10. Silaturahmi

Istilah ini diambil dari istilah Bahasa Arab yang berarti menyambung tali persaudaraan atau pertemanan. Tidak ada salahnya membuat jadwal untuk bertemu dengan teman-teman lama atau teman yang dulu sering kali kita tidak mempunyai waktu untuk bertemu karena kesibukan kita.

Dengan bertemu dengan teman dan menyambung lagi hubungan pertemanan, kita dapat menciptakan peluang atau hal-hal positif lainnya yang tidak kita duga-duga.

11. Mencoba Berwirausaha

Menggunakan waktu luang kita untuk mencoba berwirausaha adalah hal yang berpeluang dapat mengembangkan diri kita. Mulailah dari peluang usaha yang cocok dengan lingkungan di sekitar kita. Usaha ini dapat juga dirintis dan dapat dijalankan terus pada saat kita mendapat pekerjaan yang baru.

Dengan Anda sebagai pendiri dan pembuat pondasi dari wirausaha tersebut, Anda akan dimudahkan untuk mengembangkannya kelak dengan bantuan orang lain ketika mendapatkan peluang untuk bekerja pada perusahaan yang baru.

12. Mencari Pekerjaan

Jangan terlena dengan nikmatnya waktu luang dan kebebasan yang Anda miliki sementara. Cobalah untuk mencari peluang yang baru selepas melakukan relaksasi karena waktu untuk mendapatkan pekerjaan yang baru tidaklah mudah dan cepat. Semuanya memerlukan proses dan waktu.

Resign Bukanlah Solusi, tetapi Terkadang Pilihan

Menentukan untuk keluar dari pekerjaan memang bukanlah sebuah solusi, tetapi terkadang bisa saja itu adalah pilihan yang harus kita ambil karena situasi mendesak. Peluang memang tidak datang dua kali. Akan tetapi, cobalah menciptakan peluang atau janganlah menunggu peluang itu datang, hampiri dan rebut peluang itu.(Agustina Melani-liputan6.com/jko)

 

 

 

 

04 September 2017
8 Kalimat Ini Bikin Anda Gagal Saat Wawancara Kerja
Anda sudah melamar ke berbagai perusahaan impian, lalu akhirnya Anda dipanggil untuk mengikuti wawancara kerja.

Akan tetapi, ada baiknya Anda jeli dengan pernyataan atau pertanyaan yang Anda lontarkan kepada pihak perusahaan saat wawancara. Pasalnya, pihak perusahaan tidak hanya melihat CV Anda sebelum merekrut.

Kalimat yang Anda ucapkan pun bisa berpengaruh pada diterima atau tidaknya Anda ke dalam perusahaan tersebut.

Mengutip BusinessTech, Senin (4/9/2017), ada 8 kalimat yang membuat Anda tersandung dan akhirnya gagal dalam wawancara kerja. Berikut uraiannya:

1. "Saya sangat menginginkan pekerjaan ini"

"Anda mungkin bermaksud untuk menunjukkan keinginan Anda, namun kenyataannya ini menunjukkan keputusasaan Anda. Putus asa tidak baik dalam konteks apapun," kata Zachary Painter, penasihar karier dan manajer perekrutan ResumeGenius.com.

Painter menjelaskan, Anda harus terlihat percaya diri dan kompeten, bukan putus asa. Sebaliknya, katakanlah, "Saya sangat senang Anda mewawancarai saya dan saya menantikan diskusi lebih lanjut mengenai posisi ini."

2. "Apakah posisi ini memberikan tunjangan?"

"Kesalahan yang dibuat pelamar adalah menanyakan hal ini terlalu dini. Sebaliknya, ajukan pertanyaan mengenai bagaimana Anda bisa membantu perusahaan mencapai target," ujar April Klimkiewicz, seorang penasihat karier.

3. "Mmmm..."

Terkadang Anda blank atau bingung harus berkata apa saat wawancara kerja. Membiarkan jeda pembicaraan diisi dengan "mmmm..." atau ungkapan sejenis menunjukkan Anda tidak memiliki hal lain dalam pikiran.

"Kalau Anda butuh waktu sejenak untuk berpikir, cobalah katakan, "Itu pertanyaan yang bagus, coba saya pikirkan sebentar." Pernyataan ini membuat Anda lebih tenang dan tidak gugup," tutur Klimkiewicz.

4. "Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya..."

Menurut penasihat karier Donna Shannon, pernyataan semacam ini menyiratkan bahwa pewawancara tidak mendengarkan Anda. Bahkan, ini juga bisa mengisyaratkan Anda tidak memiliki pengalaman atau keahlian yang relevan, karena Anda harus mengulang informasi.

5. "Pekerja keras, cepat belajar, motivasi tinggi".

Anda boleh saja berpikir bahwa sifat ini adalah karakter positif yang Anda miliki. Akan tetapi, sifat-sifat ini sudah klise dan pasaran dalam dunia perekrutan kerja.

"(Sifat-sifat ini) klise yang tidak memiliki arti apa-apa. Sifat-sifat tersebut tidak mendeskripsikan apa yang membuat Anda spesial dan pantas untuk perusahaan itu," terang Aurora Meneghello, penasihat karier dan pendiri Repurpose Your Purpose.

6. "Seberapa besar kesempatan saya untuk diterima?"

"Kalau Anda menanyakan ini, kesempatan Anda nol, ini adalah keputusasaan. Cobalah menyatakan bahwa prospek bekerja di perusahaan ini sangat menyenangkan dan Anda akan menjadi tambahan yang bagus bagi tim," jelas Painter.

7. "Saya tidak memiliki pertanyaan apapun tentang perusahaan ini."

Painter menuturkan, pewawancara bukan sekedar basa-basi ketika bertanya pada Anda apakah Anda memiliki pertanyaan seputar perusahaan atau posisi yang dilamar. Pertanyaan semacam itu menguji ketertarikan dan pengetahuan Anda mengenai perusahaan.

8. "Kapan saya bisa mulai bekerja?"

Dengan pertanyaan ini, Anda bisa saja terlihat keren dan percaya diri. Namun, menurut Painter, ini malah membuat Anda terlihat arogan, tidak profesional, dan lancang. "Sebagai gantinya, katakanlah, "Terima kasih banyak atas waktunya. Saya menantikan kabar baik dari Anda"," saran Painter.(Penulis:Sakina Rakhma Diah Setiawan-Kompas.com/jko)

30 August 2017
Terungkap, 7 Kebiasaan Miliuner yang Patut Anda Ikuti
Kebiasaan para CEO dan orang-orang kaya selalu menarik untuk dibahas. Biasanya para miliuner memang punya beberapa kesamaan yang membuat karier mereka lebih melesat dibanding orang pada umumnya. Anda pun patut mengetahui bahkan mengikuti saran dan kebiasaan para orang-orang kaya tersebut jika ingin ketularan.

Untuk mengetahui apa yang membuat sejumlah orang kaya lebih sukses dari orang kebanyakan, penulis Thomas C. Corley mempelajari mereka selama lima tahun. Berdasarkan penelitiannya, diketahui jika menjadi kaya bukan pekerjaan semalaman. Rata-rata butuh waktu 16 tahun untuk bisa sukses jadi CEO atau pengusaha kaya.

Kekayaan pun bukan hanya bisa didapat dari kepintaran dan kerja keras. Dikatakan kebiasaan baiklah yang paling berperan dalam menghasilkan kesuksesan. Sejumlah kebiasaan kecil yang kadang dianggap sepele pun bisa membantu Anda untuk menjadi orang kaya di masa depan. Berikut adalah tujuh kebiasaan miliuner tersebut yang patut Anda ikuti:

1. Sering Bilang 'Tidak'
Terlalu sering setuju atau mengiyakan segala permintaan tidak baik untuk kehidupan dan karier Anda. Sikap tersebut justru bisa membuat Anda terlihat lemah. Anda mungkin sering mengiyakan perintah bos atau rekan karena perasaan tidak enak atau ingin membantu. Namun jangan sampai hal tersebut malah merugikan diri sendiri. Mulai sekarang, belajar berkata 'tidak' jika memang hati Anda tidak menginginkannya.

2. Berkata 'Iya' Tapi...
Namun jangan pula alergi dengan kata 'iya'. Setujulah pada hal-hal yang sekiranya membawa Anda pada kebaikan dan membantu meraih mimpi dan tujuan. Misalnya ketika bos meminta Anda memegang sebuah jabatan baru. Meski ada rasa tidak familiar atau merasa kurang percaya diri, iyakan saja dan berpikiranlah positif jika Anda bisa menjabat posisi itu dengan baik.

3 Belajar Tiap Hari
Kebiasaan miliuner lain yang patut Anda ikuti adalah tidak pernah berhenti belajar. Meski berpendidikan tinggi dan banyak uang, mereka tetap suka mempelajari sesuatu yang baru. Dengan begitu, kemampuan dan ilmu orang-orang kaya tersebut selalu bertambah sehingga selalu mampu mengembangkan usaha.

4. Banyak Menabung
Jika tidak bisa mengelola finansial dengan baik, orang sesukses apapun tidak akan punya banyak uang. Untuk itu, penting mengetahui cara mengatur keuangan dan banyaklah menabung. Apalagi bagi mereka, uang dibutuhkan bukan hanya untuk hidup sehari-hari namun mengembangkan bisnis lebih lebar lagi.

5. Berlagak Kaya
Lingkungan bisa sangat mempengaruhi kesuksesan Anda. Menurut penelitian Thomas, orang-orang sukses mendekatkan diri pada mereka yang punya pemikiran kaya. Maksudnya mereka suka bergaul dengan orang yang punya cita-cita dan prinsip tinggi sehingga ikut ketularan sukses.

6. Waktu Adalah Uang
Orang-orang kaya pun mengerti jika waktu adalah uang. Pola pikir tersebut membuat mereka terbiasa untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Caranya adalah dengan tidak menunda serta mempercepat keinginan meraih mimpi dan tujuan. Mereka juga menjauhi hal-hal yang menghindarkan diri dari kesuksesan.

7. Sering Bersabar
Menjadi sukses dan kaya butuh waktu. Untuk itu, diperlukan kesabaran. Meski begitu, jangan berhenti berharap dan teruslah melakukan segala sesuatunya dengan maksimal.(Rahmi Anjani-Wolipop-detiknews/jko)
28 August 2017
Ingin Sukses? Hindari 4 Kebiasan Buruk Ini
Waktu merupakan sesuatu yang berharga sehingga Anda patut untuk memanfaatkannya sebaik mungkin. Dilansir dari Myfatpocket, Senin (28/08/17), apabila Anda ingin mencapai kesuksesan, yang harus Anda lakukan adalah mengatur waktu sebaik mungkin. Berikut beberapa kebiasaan buruk membuang-buang waktu yang harus dihindari jika ingin menjadi orang sukses.

1. Mengecek sesuatu yang tidak penting

 

Jangan pernah menghabiskan waktu Anda untuk berlama-lama mengecek notifikasi yang tidak penting di ponsel Anda. Meskipun mengeceknya hanya sedetik, akan tetapi pemberitahuan ini akan mampu mengalihkan perhatian Anda selama berjam-jam. Cara yang paling ampuh adalah dengan mematikan notifikasi ponsel Anda pada saat jam kerja, satu jam sebelum dan saat tidur.

2. Pesimisme
Salah satu kunci menjadi sukses adalah tidak membiarkan diri dalam situasi negatif. Fokuskan perhatian Anda pada hal positif, berikan energi yang baik terhadap ide dan jangan pernah menghabiskan waktu dengan menjadi orang yang pesimis. Karena dalam kehidupan, pro kontra terhadap suatu keputusan merupakan hal yang sudah biasa.
 

3. Tidak Bersyukur

Kesuksesan bukanlah sesuatu yang dapat diraih dengan sangat mudah. Diperlukan kerja keras, terus bangkit ketika gagal dan bersyukur. Jangan pernah merasa kasihan pada diri sendiri karena hal ini akan memperlambat Anda dalam memperolehnya.

4. Overthinking
Overthingking akan memperlambat Anda dalam mencapai sebuah kesuksesan. Berusahalah untuk bersikap terbuka, hindari kebiasaan buruk ini dengan meluangkan sedikit waktu untuk relaksasi dan bersantai.(Latifah Gusri-liputan6.com/jko)

 

 

 
16 August 2017
5 Tips Atur Duit untuk Suami Istri yang Bekerja
Setelah memulai biduk rumah tangga, banyak pasangan yang keblinger dengan banyaknya penghasilan. Dulunya, kamu hanya bisa menikmati gajimu sendiri. Nah, sekarang pemasukanmu bertambah dari gaji pasangan.

Meski demikian, jangan sampai terlena dengan pemasukan ganda ini, karena pastinya kebutuhan juga meningkat. Oleh sebab itu, kini kamu harus memikirkan kebutuhan bersama, bukan kebutuhanmu saja. Kalau perlu, kamu dan pasangan bisa memulai investasi sejak awal pernikahan lho.
 

Seperti dikutip di Swara Tunaiku, agar kamu makin lihai mengelola keuangan, yuk coba tipsnya di bawah ini.

1. Perbanyak diskusi

Setelah menikah, disarankan kamu untuk memperbanyak diskusi dengan pasangan. Dimulai untuk memutuskan persoalan sederhana hingga masalah yang menyangkut keuangan. Setelah sama-sama tahu apa saja prioritas masing-masing pasangan, kalian bisa mengatur bujet untuk masing-masing pos keuangan.

Bukankah ini akan lebih mudah daripada kamu harus memendam hasrat untuk membeli sesuatu karena takut dilarang oleh pasangan?

Selalu diskusikan apa yang ingin kamu beli dan juga tanyakan apa yang diinginkan pasangan. Ke depannya, tidak akan ada masalah keuangan yang disebabkan karena kurang komunikasi.

2. Tentukan tujuan

Sejak awal pernikahan, sebaiknya kamu dan pasangan sudah menentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Misalnya nih, kapan kamu berencana memiliki momongan. Karena nantinya, kalian membutuhkan uang yang tidak sedikit lho. Sehingga perlu persiapan yang matang, seperti dengan investasi ataupun menabung.

Mempersiapkan keuangan sejak dini bukan berarti kalian jadi jarang main atau liburan lho. Usahakan investasi tetap berjalan tanpa menghilangkan bujet untuk liburan bersama. Selama yang dikeluarkan masih pada tahap yang wajar, tidak perlu hemat-hemat banget deh.
 

3. Memilah gaji dengan pas

Karena pemasukan berasal dari penghasilan kalian, gaji tersebut harus dipilah untuk beberapa pos. Manakah yang akan digunakan untuk pos investasi dan gaji siapakah yang dipakai untuk belanja?

Sebagai contoh, gaji suami lebih tinggi dari penghasilan istri. Maka, pos belanja bisa dipenuhi dengan memakai gaji si istri. Lalu, gaji suami dapat dipakai untuk investasi. Misalnya, untuk membeli barang-barang mewah seperti mobil, rumah dan sebagainya.

4. Memiliki tabungan bersama

Dengan memiliki tabungan bersama, baik berupa investasi atau tabungan untuk gaya hidup, kamu dan pasangan lebih mudah mengatur keuangan. Jadi, saat nanti akan makan bareng di kafe, tinggal menggunakan ATM dari rekening tabungan bersama ini.

Sama halnya saat membeli barang mewah seperti rumah dan mobil, Kamu bisa memakai tabungan bersama untuk membelinya. Dan jangan lupa kepemilikan barang-barang mewah ini diatasnamakan bersama juga ya.
 

5. Memiliki jatah pribadi

Walaupun sudah hidup seatap, pastinya kamu dan pasangan memiliki kebutuhan sendiri-sendiri kan? Tidak ada salahnya tetap menyiapkan bujet untuk memenuhi kebutuhan personal. Seperti untuk nongkrong dengan teman, menjalankan hobi atau membeli barang favorit.

Namun, tetap perhatikan rasio pembagian bujetnya ya. Harus tetap seimbang dengan bujet untuk kebutuhan bersama dan investasi. Hindari untuk menggunakan uang secara boros hingga kebablasan.

Semoga tips mengatur pengeluaran rumah tangga ini berguna untukmu! Selalu teliti dan hati-hati dalam menggunakan penghasilan kalian. Agar semua target yang telah dicanangkan berdua bisa terbeli dengan segera.(Nurseffi Dwi Wahyuni-liputan6.com/jko)

 

 


 

14 August 2017
Tips Menghadapi Masalah Keuangan saat Bisnis Bangkrut
Sukses dalam berbisnis tentu saja menjadi tujuan setiap orang. Nyatanya, dalam meraih kesuksesan tentu banyak rintangan dan risiko yang harus dihadapi. Bahkan, tak jarang risiko tersebut bisa membuat bisnis menjadi jatuh dan bangkrut.

Meskipun Anda memiliki strategi yang cukup matang dalam menjalankan bisnis, risiko bangkrut tetap dapat terjadi kepada siapa pun. Hal ini terkadang membuat banyak orang terpuruk dan bingung bagaimana mengelola keuangan yang tepat setelah bangkrut.

Daripada hanya berdiam diri saja, akan lebih baik jika Anda menghadapi hal tersebut. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menghadapi masalah finansial ketika bisnis menghadapi kebangkrutan, seperti mengutip dari Cermati.com, Senin (13/8/2017):

1. Kurangi Banyak Mengeluh

Ketika bisnis Anda bangkrut, hindari terlalu lama bersedih dan cobalah untuk bangkit. Jangan mengeluh dengan kondisi yang dirasakan saat ini. Meskipun hal ini kadang sulit untuk dipraktikkan, tak ada untungnya Anda tetap berdiam diri dan larut dalam masalah.
 

Mengeluh terus-terusan tentunya tak akan membuat semua masalah selesai. Anda boleh saja bersedih. Tapi, tak perlu berlama-lama dan segeralah bangkit untuk mengatasi masalah yang ada.

2. Terus Berpikir Positif

Setelah Anda mulai bangkit dari kesedihan, jangan lupa untuk selalu tetap berpikir positif. Apa pun yang sudah terjadi saat ini, tentunya tak bisa memutar kembali waktu yang ada.

Meskipun hal ini susah dilakukan, bukan berarti Anda tak bisa melakukannya. Anggap saja kegagalan yang dialami saat ini merupakan titik awal kesuksesan yang bisa Anda dapatkan ke depannya.

Anda juga bisa menganggap masa-masa ini sebagai istirahat sejenak sebelum menentukan langkah tepat yang Anda ambil selanjutnya. Namun, tentunya Anda tak boleh berlarut-larut berdiam diri saja. Tentukan sampai kapan “masa istirahat” Anda sebelum mencobanya kembali.

3. Membuat Rencana Baru

Setelah mengistirahatkan diri karena kegagalan yang Anda alami, kini saatnya mulai mengevaluasi kegagalan yang terjadi. Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa Anda ambil dari kegagalan tersebut. Hal ini dilakukan agar bisa mulai menyusun strategi baru untuk bisnis Anda.

Belajarlah dari kesalahan masa lalu. Jika sudah merasa mantap, Anda bisa memulai menyusun strategi yang tepat dan bijak untuk bisnis Anda ke depannya.

Ambil Tindakan Cepat

4. Mengambil Tindakan dengan Cepat

Kebanyakan orang-orang yang mengalami kebangkrutan mengalami efek shock, bahkan hingga menganggap semua bisnis yang dijalankannya sudah berakhir. Buang jauh-jauh hal tersebut dari pikiran.

Anda bisa menenangkan diri sejenak, tetapi jangan terlalu lama berdiam diri. Anda harus cepat dalam bertindak untuk mengurangi efek kebangkrutan tersebut. Dengan bertindak cepat, tentunya Anda masih memiliki peluang ke depannya.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengecek simpanan yang Anda miliki. Pastikan jika Anda memiliki simpanan cadangan yang bisa digunakan sebagai modal awal bisnis baru.

Namun, dalam awal pembangunan bisnis, sebaiknya jangan menggunakan seluruh simpanan Anda sebagai modal. Selain itu, untuk mengurangi efek dari kebangkrutan yang dialami, Anda sebaiknya lebih berhemat dalam pengeluaran untuk sementara waktu.

Belilah bahan atau perlengkapan yang memang penting dalam bisnis. Atau Anda juga bisa bekerja untuk orang lain terlebih dahulu sehingga dapat mengumpulkan kembali tabungan yang habis terkuras karena usaha yang bangkrut.

5. Jangan Pernah Menyerah

Ingatlah, semua yang Anda alami tidak akan abadi, termasuk bangkrutnya bisnis Anda. Tapi, semua hal itu tergantung dari keinginan Anda sendiri, apakah ingin terus maju atau hanya berdiam diri saja. Banyak pengusaha sukses yang sering kali mengalami kegagalan sebelum akhirnya mendapatkan kesuksesan. Untuk itu, tanamkan sikap untuk tidak pantang menyerah dalam diri Anda. Semua kerja keras yang dilakukan akan ada hasilnya nanti.

Ambil Pelajaran dari Kegagalan Sebelumnya

Ketika berkeinginan menjadi orang sukses, tentunya Anda tak boleh takut dengan kegagalan. Hadapi semua kegagalan tersebut dan jadikan sebagai pelajaran yang berharga. Supaya ke depannya, Anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.(Nurmayanti-liputan6.com/jko)

 

09 August 2017
Merasa Hidup dan Pekerjaan Tidak Seimbang? Cek 3 Hal Ini
Pekerjaan dan kehidupan sering menjadi dua hal terpisah yang dirasakan manusia, bahkan mereka memilih untuk mengorbankan salah satunya demi kesuksesan kedepan. Padahal antara pekerjaan dan kehidupan, mereka tidak hanya butuh keseimbangan, seperti yang dirilis oleh lifehack.org, Rabu (9/8/2017).

Banyak yang menyangka pekerjaan dan kehidupan harus diseimbangkan, seperti sebuah neraca. Dampaknya sangat besar, karena mereka harus rela mengorbankan salah satunya untuk mendapatkan kesuksesan di tempat lainnya. Namun sebenarnya dua hal ini sangat berkaitan satu sama lainnya, dan harus diperlakukan seperti rajutan yang saling menguatkan.
 

Untuk itu ada 3 hal yang diperhatikan, agar hidup dan pekerjaan tumbuh dalam arah yang sama.

Pekerjaan tidak selamanya penderitaan
Lihat lagi ketika Anda menghabiskan waktu untuk kerja, banyak hal yang dicapai bukan. Banyak ide dan kreatifitas positif yang tercurahkan untuk mencapai tujuan. Mendapatkan kesempatan untuk mengabulkan konsep, merupakan hal yang membahagiaan dalam bekerja.

Apa yang dihargai dalam pekerjaan, sama dengan yang dihargai dalam kehidupan
Sebagai contoh, bila Anda senang berteman dan menghargai mereka sebagai sahabat dalam kehidupan, tentunya nilai ini juga tercermin dalam pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai kehidupan akan selalu hadir apapun pekerjaan yang dilakukan.

Apa yang dikerjakan dalam waktu kerja, didukung dengan kehidupan yang baik
Contohnya bila Anda berhubungan dengan klien dan rekan kerjasama, tentunya kehidupan pertemanan menjadi patokan perilaku yang baik. Menghadapi masalah dalam pekerjaan, juga dapat diselesaikan melalui pengalaman yang telah dihadapi di kehidupan.(Akbar Muhibar-liputan6.com/jko)

 

08 August 2017
5 Tanda Anda Kurang Minum Air Putih
Air merupakan komponen penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Air juga merupakan zat penting bagi kesehatan tubuh karena berperan sebagai pelarut, katalisator, pelumas, pengatur suhu tubuh serta penyedia mineral dan elektrolit. Karenanya penting untuk selalu minum air putih.

Kurang minum air putih dapat menyebabkan tubuh dehidrasi dan susah konsentrasi. Inilah tanda- tanda tubuh Anda kekurangan air, seperti yang dilansir dari laman Style Craze, Selasa (8/8/17).

1. Haus tak terkendali

Haus menandakan bahwa tubuh sudah mengalami dehidrasi. Inilah mengapa disarankan agar Anda cukup minum air putih saat akan atau sebelum memulai aktivitas fisik yang berat.

Jika Anda melanjutkan aktivitas meskipun haus, Anda mungkin akan mengalami mulut yang terlalu kering. Hentikan aktivitas dengan segera dan isi kembali tubuh dengan minum banyak air.

2. Kelaparan

Dehidrasi bermanifestasi dalam bentuk kelaparan. Tubuh salah menafsirkan kekurangan air dengan rasa lapar, dan ini bisa menyebabkan Anda menginginkan makanan tertentu dan makan berlebih. Minum air putih secara teratur tidak hanya akan memastikan Anda terhidrasi tetapi juga akan mengatasi rasa lapar tengah malam dan keinginan makan manis di pagi hari.

3. Kelelahan

Mungkin ada penyebab yang tak terhitung di balik kelelahan, tapi salah satu penyebab yang paling diabaikan adalah dehidrasi. Anda tidak hanya merasa lelah tapi juga bisa mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian pada tugas saat Anda mengalami dehidrasi.

Hindari mengkonsumsi stimulan seperti kopi jika Anda memiliki masalah kelelahan kronis. Stimulan bertindak sebagai diuretik dan membuat Anda buang air kecil berkali-kali menyebabkan semakin hilangnya air.

4. Sakit Kepala

Air dibutuhkan oleh setiap organ tubuh untuk bekerja secara efisien, tidak terkecuali otak. Tengkorak dienkapsulasi sedemikian rupa sehingga dikelilingi oleh Cerebro Spinal Fluid yang memastikan tidak ada gumpalan mekanis yang mengganggu fungsi otak.

Bila cairan di otak ini hilang, Anda akan mengalami sakit kepala karena tidak ada bantalan yang melindunginya dari tekanan mekanik dan gumpalan.

Jangan menunggu haus untuk tetap terhidrasi karena pada saat itu tubuh Anda sudah kekurangan cairan yang dibutuhkan. Minumlah air 6-8 gelas per hari agar terhindar dari dehidrasi.(Michelle Tania-Liputan6.com/jko)
Page 1 of 56      1 2 3 >  Last ›