Teropong

06 July 2017
Ki Boncolono (maling genthiri) Dahulu kala, d ijaman penjajahan Belanda. Masyarakat Kediri hidup dalam kemiskinan dan ketertindasan. Perkonomian dikuasai oleh Belanda dan diperlakukan pajak yang tidak masuk akal. Hasil buminya selalu dirampas jika tidak mau bayar pajak . Untuk makan saja mereka harus membeli kepada Belanda. Padahal itu hasil jerih payah mereka sendiri. Hal ini menggugah hati Ki Boncolono. Dia marah melihat kelakuan para meneer, ketidak adilan telah mengusik hati Ki Boncolono.

Dengan kesaktiannya dibantu oleh Tumenggung Mojoroto dan Tumenggung Poncolono beserta murid-muridnya yang tentu saja sakti-sakti, dia merampok harta para pejabat Belanda. Hasilnya dia bagikan kepada rakyat jelata, Sungguh mulia...... Kontan namanya menjadi harum di kalangan masyarakat....dia ditakuti tapi juga dikagumi dan senantiasa ditunggu tunggu kedatangannya.
 
Belanda merasa geram dan marah. Segala upaya mereka kerahkan untuk meringkus Boncolono. Tetapi usahanya selalu gagal. Setiap terkepung, Boncolono hanya merapatkan diri pada salah satu tiang atau tembok atau pohon dan hilanglah dia. Biarpun ditembak dibunuh diapain juga Ki Boncolono tidak bisa mati, dia bisa hidup lagi ketika tubuhnya menyentuh tanah.

Belanda Jengkel dan menggunakan kekuatan "uangnya" untuk meringkus Boncolono. Belanda mengadakan sayembara dengan hadiah yang sangat besar untuk menangkap atau membunuh Ki Boncolono.Beberapa orang yang tahu kelemahan ilmu Boncolono mendatangai Belanda. Mereka memberi tahu pada para meneer itu kalau Boncolono harus dipenggal, kepala dan tubuhnya harus terpisah dan dikuburkan pada tempat yang terpisahkan oleh sungai.
 
Akhirnya setelah membuat rencana dengan bantuan pendekar pribumi, Belanda melaksanakannya dengan cermat. Dan seperti kisah heroik lainnya, Boncolono tertangkap. dengan bantuan, pendekar Pribumi..... dan....Boncolono tewas.

Sebelum dia hidup lagi, tubuhnya dipotong jadi dua. Bagian bawahnya di kubur di bukit Maskumambang. Sedangkan bagian atasnya (kepalanya) di kubur di "Ringin Sirah", desa Banjaran. Kalau bukit Maskumambang terletak di barat sungai Brantas, maka Ringin Sirah terletak di timur sungai Brantas.

Di puncak bukit Maskumambang selain makamnya Ki Boncolono terdapat juga dua buah makam lagi yaitu makamnya Tumenggung Mojoroto dan makamnya Tumenggung Poncolono, tetapi anehnya ketiga makam tersebut ukurannya sangat panjang mungkin lebih dari dua meter.(kediriraya-ink)
 

14 June 2017
Sejarah Kediri Sejarah berdirinya Kabupaten Kediri bisa dikategorikan dalam beberapa fase. Fase pertama di mulai pada jaman kerajaan yang dipimpin oleh Airlangga. Airlangga yang waktu bergelar CRIMAHARAJA RAKELAHU CRILO-KESWARA DHARMAWANGSA AIRLANGGA ANANTA WIKRAMA-TUNGGADEWA telah berhasil menyatukan daerah-daerah kerajaan Dharmawangsa yang telah pecah-belah akibat pengaruh Sriwijaya.

Sesuai dengan kehidupan orang Hindu, Airlangga ingin memenuhi kewajibannya yaitu menjadi pertapa, dan sebelum mengundurkan diri pada tahun 1041 ia membagi kerajaanmenjadi dua bagian untuk kedua putranya.

Adapun pembagian kerajaan sebagai berikut :
1.     Bagian Timur: Kerajaan Jenggala denga ibukota Kahuripan meliputi daearah Surabaya, Malang dan Besuki.
2.     Bagian Barat: Kerajaan Panjalu atau Kadiri meliputi daerah Kediri, Madiun dengan ibukota Dahapura.

Ketika Airlangga menjadi pertapa, Ia dikenal dengan nama JATIWINDRA atau MAHARESI GENTAYU hingga akhir hidupnya tahun 1049. Abu jenasahnya dimakamkan dilereng Gunung Peanggungan.

Fase kedua adalah dimana Kerajaan Kadiri bermula. Seusai era kerajaan Jenggala, berdirilah satu kerajaan bernama Panjalu dan terkenal dengan nama Dhaha, letak ibukotanya kira-kira di kota Kediri sekarang ini. Pada pertengahan abad ke-11 mulailah sejarah kerajaan Kadiri, dengan SRI JAYAWARSA sebagai raja pertama yang memerintah pada tahun 1104-1115 M.

Raja Kadiri terakhir adalah KERTAJAYA yang memerintah pada tahun 1185-1222 M, ia memerintah dengan sewenang-wenang hingga timbul pemberontakan yang melemahkan kerajaan. Seperti pertentangan-pertentangan antara Kertjaya dengan golongan Pendeta.

Golongan Pendeta menyingkir ke Tumapel (Ken Arok) dan selanjutnya mengadakan pemberontakan. Penyerangan Tumapel (Ken Arok) pada tahun 1222 telah meruntuhkan kerajaan Kadiri, mulailah tahta kerajaan diduduki oleh Ken Arok dan Kerajaan dipindah ke Singosari.

Dalam masa kepemimpinan kerajaan Singosari, yang di pegang oleh Kertanegara, terdapat beberapa keberhasilan yang bisa diraih dalam pemerintahan Kartanegara tersebut, seperti :

  • Mempersatukan Nusantara
  • Pembinaan menjadi Negara Maritim yang teguh
  • Membantu perkembangan agama Syiwa dan Budha
  • Dengan berkembangnya kekuasaan Singosari, hal ini menimbulkan kecurigaan negara-negara sekitarnya, lebih-lebih kerajaan Mongol (Cina) dibawah Kaisar Kubilai Khan, yang ingin merebut tanah air kita.

Fase berikutnya masuk sejak dikuasainya Nusantara oleh pemerintahan Hindia Belanda.

Pada tahun 1906, berdasarkan Staasblad no. 148 tertanggal 1 maret 1906, mulai berlaku tanggal 1 April 1906 dibentuk Gemeente Kediri sebagai tempat kedudukan Resident Kediri, sifat pemerintahan otonom terbatas dan sudah mempunyai Gemeente Road sebanyak 13 orang, yang terdiri atas 8 orang golongan Eropa dan yang disamakan, 4 orang Pribumi (Inlander) dan 1 orang Bangsa Timur Asing, dan berdasarkan Stbl No. 173 tertanggal 13 Maret 1906 ditettapkan anggaran keuangan sebesar f. 15.240 dalam satu tahun, pada tanggal 1 Nopember 1928 berdasarkan Stbl No. 498 menjadi Zelfstanding Gemeenteschap mulai berlaku tanggal 1 Januari 1928 (menjadi otonom penuh).

Setelah Belanda menyerah kepada Jepang pada tanggal 10 Maret 1942, maka Kota Kediri pun mengalami perubahan pemerintahan. Karena wilayah kerja Gemeente Kediri yang begitu kecil dan tugasnya sangat terbatas oleh pemerintah Jepang daerahnya diperluas menjadi daerah kota sekarang daerah Kediri Shi dikepalai oleh Shicho.

Kediri Shi terdiri dari 3 Son dikepalai oleh Shoncho Son itu terdiri dari beberapa Ku dikepalai Kucho Pemerintahan Kediri Shi dipimpin oleh seorang Shicho (Walikotamadya) tidak saja menjalankan pemerintahan otonomi tetapi juga menjalankan algemeen bestuur (Pemerintahan Umum). Hanya di bidang otonomi tidak didampingi oleh DPRD. Wewenang penuh ditangan Kediri Shicho.

Setelah menyerahnya Jepang kepada Sekutu, habislah sejarah Pemerintah Jepang di Kediri, maka Pemerintah beralih kepada RI. Mula-mula walikota Kediri didampingi oleh Komite Nasional Kotamadya, kemudian daerah berkembang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.(eastjava.com-ink)
18 May 2017
Tentang Kabupaten Kediri Kabupaten Kediri berbatasan langsung dengan Kabupaten Jombang di utara, Kabupaten Malang di timur, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung di selatan, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ponorogo di barat, serta Kabupaten Nganjuk di barat dan utara.

Dengan luas wilayah 963,21 Km2, Kabupaten Kediri yang beribukotakan Kediri ini siap untuk pemindahan wilayah ibukota dari Kediri ke Kecamatan Pare.

Kediri merupakan salah satu wilayah penting dalam sejarah Indonesia, karena termasuk dalam satu wilayah kerajaan di masa lampau yaitu, Kerajaan Kediri. Dengan Raja Jayabaya sebagai Raja pada masanya, Kerajaan Kediri telah mengibarkan bendera kekuasaannya sampai ke Ternate, dengan bukti ditemukannya situs Tondowongsi pada tahun 2007.

Dengan adanya kerajaan Kediri di masa lampau, maka terdapat pula beberapa peninggalan yang masih bisa ditemukan sebagai salah satu obyek wisata Kediri seperti, candi Tegowangi dan petilasan Sri Aji Jayabaya. Obyek wisata lainnya juga tentu ada dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal ataupun luar negeri, Gunung Kelud, Puh Sarang dan Ubalan.(eastjava.com-ink)

 
10 May 2017
Tahu Kuning Tahu Kuning atau dikenal dengan sebutan Tahu Takwa adalah tahu yang berwarna kuning, yang disebabkan karena air rendaman tahu diberi kunyit atau pewarna sintesis

Tahu kuning merupakan makanan khas Kota Kediri, karena sentra (pusat) pembuatannya banyak dijumpai di Kediri. Tahu kuning memiliki bentuk kotak persegi empat dan agak pipih. 

Tahu ini juga memiliki kepadatan yang lebih baik dibandingkan tahu putih, sehingga ketika dipotong tahu tidak mudah hancur. Selain itu, tahu kuning memiliki tekstur kenyal, berpori halus, dan lembut. 

Dari segi rasanya, tahu kuning memiliki rasa yang gurih tanpa rasa asam sama sekali. Jika digoreng, bagian luarnya akan berubah menjadi kering dan renyah, sedangkan bagian dalam tetap lembut dan kenyal.

Sejarah :
Pada tahun 1900, terdapat ribuan warga Tiongkok yang bermigrasi ke Indonesia. Sebagian dari mereka kemudian memasuki wilayah Kediri.

Tiga orang dari beberapa imigran tadi merupakan pelopor pembuatan tahu kuning. Mereka adalah Lauw Soe Hoek (lebih dikenal dengan Bah Kacung), Liem Ga Moy, dan Kaou Loung

Hingga saat ini, keturunan dari mereka tetap melestarikan dan melanjutkan usaha dari para leluhur mereka, kecuali keturunan dari Kaou Loung.

Faktor utama yang mendorong para imigran Tiongkok memilih lokasi pembuatan tahu di Kediri, karena terdapat kesamaan karakteristik air dengan yang terdapat di Tiongkok. Hal tersebut dikarenakan, proses pembuatan tahu ini tidak mudah dan harus menyesuaikan dengan jenis air, yang nantinya akan mempengaruhi pada hasil akhirnya.

Pada tahun 1912, Lauw Soe Hoek (Bah Kacung) mulai mendirikan usaha tahu.[ Sedangkan Liem Ga Moy mengawali usahanya pada tahun 1948, tetapi usahanya baru dikenal oleh masyarakat pada tahun 1950.  Saat ini usaha tahu Bah Kacung dilanjutkan oleh cucunya A. Herman Budiono putra dari Yosef Seger Budi Santoso (Lauw Sing Hian) yang meninggal pada bulan Mei 2008.


Kandungan nutrisi :
Untuk setiap 113 gram tahu kuning mengandung 86 kalori.[6] Di samping itu, pada setiap 113 gram juga terdapat beberapa nutrisi yang terkandung di dalamnya, antara lain:
·         Kalsium : 39.7%
·         Mangan : 34.5%
·         Besi : 33.8%
·         Protein : 18.3%
·         Omega-3 : 15%
·         Fosfor : 11%


Manfaat :
Manfaat (khasiat) dari tahu kuning tidak jauh berbeda dengan jenis-jenis tahu lainnya,karena memiliki bahan dasar yang sama, yaitu kedelai.  
 
Tahu kuning memiliki unsur protein kedelai yang berfungsi menurunkan risiko penyakit jantung. Karena di dalamnya mengandung fitosterol (minyak tumbuhan) yang baik untuk menurunkan kadarkolesterol dan mencegah penyumbatan jantung. Selain itu, di dalamnya juga mengandung isoflavon yang dapat mencegah penyakit kanker, seperti kanker payudara dan dankanker prostat.

Tahu kuning hasil fermentasi juga dapat meingkatkan pembentukan vitamin K yang baik untuk mencegah pendarahan berlebih pada saat terjadi luka. Tahu kuning yang memiliki bahan utama dari kacang kedelai, dapat meningkatkan produksi hormon insulin, yaitu hormon yang dapat menurunkan kadar gula darah untuk para penderita diabetes.( Wikipedia bahasa Indonesia-ink)
 

03 May 2017
Cerita Dibalik Mitos Presiden Takut Masuk Wilayah Kediri Mitos Kota Kediri selama ini dianggap sebagai wilayah 'wingit' yang tak boleh didatangi oleh presiden Republik Indonesia sangat kuat. Sebab dari enam presiden yang berkuasa di republik ini hanya dua presiden yang berani datang ke Kota Kediri yakni Soekarno dan Gus Dur, dan kedua-duanya akhirya diturunkan dari kursi presiden dengan cara politik. 

Dari penelusuran sejarah yang dilakukan merdeka.com, hampir semua pendapat menyatakan hal tentang 'wingitnya' Kota Kediri dibandingkan kota lain di Indonesia bagi penguasa nusantara. 

Salah satunya adalah akibat kutukan Kartikea Singha suami Ratu Shima yang juga penguasa Kerajaan Kalingga (pra Mataram Hindu abad ke-6) di Keling Kepung Kabupaten Kediri.

"Kutukannya cukup jelas, siapa kepala negara yang tidak suci benar masuk wilayah Kota Kediri maka dia akan jatuh," jelas Kiai Ngabehi Agus Sunyoto, budayawan penulis Atlas Walisongo saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (17/5).

Dijelaskan pria yang akrab disapa Mas Agus itu, pada masa pemerintahan Kartikea Singha, sebagai kepala negara dia menyusun kitab tentang hukum pidana pertama di nusantara yang diberi nama Kalingga Darmasastra yang terdiri dari 119 pasal.

"Ini sangat tergantung kepada keyakinan sebenarnya untuk masuk wilayah Daha (Kota Kediri), namun sebagian besar tidak berani masuk wilayah Kota Kediri," tambahnya.

Ditanya lokasi Kerajaan Kalingga yang sebenarnya, sebab ada yang menyebut Kalingga berada di wilayah Jepara Jawa Tengah, Agus menjelaskan bahwa Ratu Shima memang berasal dari Jepara atau yang dikenal dengan nama Kalingga Utara. Sedangkan suaminya Kartikea Singha berasal dari Keling Kepung Kediri atau yang dikenal dengan Kalingga Selatan.

Dalam sejarah nusantara di daerah Keling Kepung ini pernah kembali berjaya pada periode akhir Majapahit, tatkala kerajaan itu mengalami disintegrasi, rupanya penguasa Kediri bangkit kembali dan pada tahun 1474 berhasil menumbangkan hegemoni majapahit.

Jawa dalam keadaan pecah belah itu kekuasaannya sampai tahun 1527, bergeser kembali ke Kediri (Daha) dengan pusat kekuasaan di Keling (Kepung-Kediri) di bawah Dinasti Girindrawardhana. Dalam Prasasti Jiu disebutkan bahwa pada tahun 1486 M, nama kerajaannya: Wilwatikta Daha Jenggala Kadiri.

Dan kerajaan ini pun berakhir akibat perluasan Islam, oleh intervensi Giri yang menganggap dinasti yang berkuasa bukanlah kelanjutan dinasti yang memerintah majapahit terdahulu.

Catatan merdeka.com, disaat Indonesia merdeka dari penjajahan pada tahun 1945 selain Soekarno dan Gus Dur yang berani masuk wilayah Kota Kediri, lainnya rata-rata hanya diwakilkan kepada wakil presidennya.

Informasi intelejen TNI maupun Polri juga memberikan keterangan yang sama kepada merdeka.com yakni rata-rata Presiden RI tidak berani masuk wilayah Kota Kediri.

"Kalaupun berani mereka masuk wilayah pinggiran Kediri tetapi tidak berani masuk jantung pemerintahan. Rata-rata selalu was-was mereka," kata sumber merdeka.com dari intel TNI dan Polri. 

Ki Tuwu salah seorang pengamat sejarah Kota Kediri yang sekaligus seorang paranormal, menyatakan bahwa Kediri ini adalah kota wingit dan semua pihak mengakuinya.

"Sabdo nya Kartikea Singha itu masih berlaku di Kediri. Begitu pun jika ada pejabat di Kota Kediri yang berani membawa harta dari Kota Kediri dengan cara yang tidak halal maka dia akan keluar dari Kota Kediri dengan tidak punya apa-apa," ungkapnya.(merdeka-ink)
23 April 2015
Sejarah Pertama Kali Ditemukannya Buku
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kapan buku itu ditemukan, merupakan pertanyaan yang menarik untuk diuraikan. Buku ditemukan ternyata berhubungan dengan penulisan Al-Kitab, pada jaman dahulu sekitar abad awal-awal masehi, dimana manusia sadar akan pentingnya tulisan untuk merekam kejadian ataupun pencatatan surat-surat di dalam kitab suci kaum Nasrani.
Kesadaran dokumentasi, sangat diperlukan untuk melestarikan naskah-naskah Injil mula-mula. Naskah-naskah mula-mula itu ditulis pada lembaran kertas kuno mula-mula yang disebut Papirus dalam bahasa Yunani. Kertas kuno Papirus ini berbentuk lembaran berserat kasar terbuat dari tanaman air daun alang-alang. Naskah-naskah tersebut berbentuk gulungan-gulungan untuk memudahkan proses penyimpanan atau pengarsipan. Seiring perjalanan waktu, gulungan-gulungan ini ternyata merepotkan dan tidak efektif dalam menyimpan sejumlah tulisan. Akhirnya muncul ide untuk menyatukan lembaran-lembaran itu dengan cara disatukan atau di jilid salah satu sisinya. Ide ini juga mengefektifkan area kertas yang pada saat sistem gulung hanya satu sisi, kemudian dibuat dua sisi setiap lembarnya.
Dengan teknik ini otomatis jumlah huruf akan lebih banyak ditulis dalam satu lembar Papirus. Dan inilah buku pertama muncul, dan teknik ini juga menyadarkan pentingnya memberikan penomoran halaman untuk mempermudah pencarian halaman. Buku ini disebut Codex oleh seorang pujangga Roma bernama Marcus Valerius Martialis pada tahun 84-86 M.
02 March 2015
Filateli Dan Filatelis
Radio – ANDIKA – Kediri – Jatim - 29 Maret di Indonesia merupakan dirayakannya peringatan hari filateli. Filateli ini merupakan aktivitas atau hobi mengumpulkan prangko dan benda-benda pos lainnya seperti Sampul Hari Pertama. Pengumpulan benda-benda pos itu kebanyakan mengutamakan edisi lama, meski edisi baru juga ikut dikumpulkan. Semakin tua usia benda pos tersebut, maka harganya semakin tinggi. Di Indonesia, kegiatan Filateli mendapat dukungan dari PT Pos Indonesia. Di setiap kantor pos besar terdapat loket atau ruang filateli.

Filatelis adalah Pengumpul Benda Filateli. Kata ini sebenarnya salah kaprah, karena yang disebut Filatelis adalah seorang spesialis, yang sangat mendalami satu bidang di dunia filateli saja. Misalnya hanya mendalami koleksi filateli bertema Palang Merah saja yang terbit di Indonesia saja. Jadi sebenarnya para pengumpul prangko cukup menyebut dirinya sebagai Stamps Collector atau Pengumpul Prangko. Tapi karena terlalu panjang sering menyingkat dan menyebut dirinya Filatelis. (Anto)
10 February 2015
fenomena imlek
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Imlek selalu identik dengan warna merah dan kuning atau emas yang menghiasi rumah. Warna bukan satu-satunya sesuatu yang unik dari hari raya ini, makanan-makanan tertentu juga menjadi ciri khas dari perayaan. Hal yang melebihi keduanya adalah ikatan dalam sebuah keluarga dan ikatan antarkeluarga. Keduanya dapat kembali terjalin dalam hari raya imlek. Seluruh keluarga berkumpul di rumah saudara tertua, saling berbagi cerita, berbagi kebahagiaan di dalamnya.
 
Sebagian besar masyarakat China meyakini bahwa hari Perayaan Tahun Baru tersebut bersamaan dengan pergantian Simbol Tahun/ Shio, dari Shio Kelinci ganti jadi Shio Naga. Saat Tahun Baru tiba, otomatis periode Astrologi Shio akan berganti corak dan warna yg memengaruhi kehidupan tiap orang. Namun, penjabaran yg sdh terlanjur menyebar ini ternyata ‘Salah Kaprah’, krn menurut Astrologi China Purba, pergantian Simbol Shio hrs dihitung berdasarkan konsep berakhirnya musim Dingin ke musim Semi, atau periode Li Chun. Konsep ini lbh dpt dipertanggung jawabkan, sebab Siklus Matahari terhadap Bumi tdk menggunakan Konsep Rembulan. (Anto)
15 January 2015
Fenomena Gadget Mobile Di kalangan Remaja Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Hp Sudah merupakan hal yang wajib bagi para masyarakat tentunya karena merupakan media komunikasi yang sangat efektif dalam hal waktu dan juga sangat mudah karena bisa di bawa kemana-mana. Hp sekarang sudah mulai canggih karena tidak hanya smsan dan nelpon saja fungsinya contohnya smsan dengan sahabatt atau pacar kalau gk teleponan. sekarang sudah ada yang bisa memakai internetan dan juga membuat dokumen-dokumen di hp contohnya Ipad atau galaxy yang sudah diberi banyak fitur sehingga memudahkan segala aktifitas pengguna internet dapat di jalankan dengan gadget tersebut. 

Nah di kalangan remaja sekarang itu sudah pasti sangat familiar bukan hanya karena kecanggihanya saja yang di cari namun ada juga karena ingin mengikuti trend kalau gk ada blackberry gk keren dan gk gaul padahal kalau blackberry sudah dibeli yang dipakai toh hanya buat smsan, teleponan ,dan BBman saja padahal banyak kegunaan yang bisa kita ambil dari Blackberry bisa berjualan barang-barang dari BBM sehingga orang-orang akan melihat barang-barang yang kita jual dan juga di blackberry tersendiri memiliki Fitur PUSH Mail sehingga sangat berguna bagi yang suka menerima email atau mengirim karena kemudahannya dan cepat dalam mengirim suatu text atau file. Di kalangan remaja sekarang pun tidak terlalu peduli terhadap hebatnya fitur canggih gadget yang dia miliki yang  hanya dia pikirkan hanya karena untuk mengikuti gaya dan trend gadget masa kini. sangat Rugi bukan bahwa gadget yang canggih contohnya IPhone yang banyak memiliki banyak fasilitas yang memudahkan kita dalam berkomunikasi. intinya gunakanlah gadget itu semaksimal mungkin dan bermanfaat buat kita jangan suka habisin uang ortu untuk membeli pulsa terus-menerus kalau uang sendiri gpp kalau sudah bisa menghasilkan uang yang penting jangan sampai ada penyesalan dan jangan jadi seorang yang konsumtif. (Anto)
 
15 November 2014
Lensa Kontak Mata, Antara Tren Dan Kebutuhan
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Menggunakan kontak lensa atau biasa disebut dengan kontak lensa mata menjadi tren di kalangan remaja saat ini. Tujuannya sebagai ajang gaya-gayaan sebagian anak muda, agar terlihat gaul dan keren. Namun, banyak efek negatif yang tidak disadari oleh pengguna kontak lensa mata.
 
Lensa kontak, disebut sebagai "kontak lens", adalah lensa korektif, kosmetik, atau terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata. Lensa kontak, biasanya mempunyai kegunaan yang sama dengan kacamata konvensional, atau kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tidak nampak saat dipakai. Warnanyapun macam macam, tetapi paling banyak diwarnai biru, kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain, untuk mengubah penampilan mata pemakainya.
 
Diperkirakan, ada 125 juta orang di dunia yang menggunakan lensa kontak. banyak orang yang menggunakan lensa kontak saat ini, karena begitu sangat mudah dipakai. Namun, tetap harus berhati-hati menggunakan lensa kontak karena dapat merusak mata. Ketika kita gagal memakai, merawat, dan membersihkan lensa kontak kita, mata kita menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
 
Ada beberapa aturan saat akan menggunakan lensa kontak yakni. Pastikan tangan Anda bersih, Cuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak Anda atau mata Anda, potong kuku Anda sehingga Anda tidak berisiko merobek atau menggores lensa Anda. Jangan menggunakan air keran atau air liur untuk mencuci lensa Anda. Jangan terlalu lama memakai lensa kontak, karena Lensa kontak menghambat oksigen untuk mata Anda. Jika Anda memakainya semalaman atau lebih lama dari yang diresepkan oleh dokter mata, anda meningkatkan risiko ulkus kornea yang dapat menyebabkan kebutaan.
 
Ketakutan akan resiko ini membuat sejumlah remaja tidak tertarik memakai lensa kontak mata. Seperti Muafiyah warga Bandar Kediri. Meski beberapa temannya memakai lensa kontak mata, tetapi dirinya tidak pernah tertarik untuk ikut ikutan.  Sebab menurutnya ribet,  pemakaian lensa kontak harus dengan resep dokter.
Banyak pantangan yang harus ditaati oleh pengguna kontak lensa salah satunya jangan menggunakan lensa kontak jika itu melewati tanggal kedaluarsa. Tidak diperbolehkan mentransfer lensa kontak ke dalam wadah yang lebih kecil, untuk perjalanan atau dibawa dalam tas Anda. Hal Itu, dapat meningkatkan risiko kontaminasi. Kemudian harus selalu membawa obat tetes mata, ini perlu ketika mata terlalu kering karena lensa kontak menutupi permukaan mata dan membatasi oksigen.
 
Abraham, mahasiswa asal NTB yang kuliah di Kediri mengaku sudah lama menjadi pengguna kontak lensa mata. Iapun mengakui resiko memakai kontak lensa mata. Dirinya sering memakai lensa kontak, hingga mengalami mata kering, dan iritasi. Tetapi resiko ini tetap dia hadapi karena sebagai pemain band, dia harus menjaga penampilan.
 
Berbagai pendapat mengatakan, jika memakai lensa kontak, sangat membahayakan untuk kesehatan mata. Namun, itu tergantung pemakaian dan perawatan. Dr Basuki Rohmad, dokter spesialis mata di Kota Kediri mengatakan, pemakaian lensa kontak ada negatif dan positifnya. Jika pemakaian lensa kontak tidak mematuhi aturan, dimungkinkan akan terjadi iritasi pada mata. Jika pemakaian lensa kontak mentaati aturan yang ada, tetap tidak akan membahayakan mata.
 
Dr Basuki menambahkan, bahan lensa kontak saat ini, sudah semakin bagus. Tidak seperti lensa kontak pada jaman dahulu. Pemakaian kacamata di atas minus 2 disarankan untuk menggunakan lensa kontak, agar tidak merasa pusing. Semua, tergantung pemakaiannya, apakah untuk kesehatan, ataukah hanya untuk mengikuti tren.(Anto Kristian)
Page 1 of 10      1 2 3 >  Last ›