Teropong

16 June 2014
Klepon Wonosari Pagu Gurah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Klepon, makanan manis berbentuk bola kecil berisi gula cair yang dibalut ketan pastinya sudah banyak orang yang mengenal.Klepon bila dbawa pulang, dbandrol 15ribu
Klepon memang lebih dikenal sebagai oleh-oleh dari Pasuruan. Dan Kediri yang terkenal adalah tahu dan getuk pisangnya.Namun, di desa kecil bernama Wonosari, pagu atau yang lebih dikenal Gurahnya karena dekat dengan ibukota kecamatan Gurah juga punya oleh-oleh jajanan khas yaitu Klepon.Dengan lokasi, belok ke kiri di perempatan jembatan gurah dari arah SLG/Gumul, 100meter menuju arah Kambingan ntar ada perempatan kecil, belok kiri kembali 100 meter kemudian akan ada tulisan gang Klepon.Di sekitar sini juga banyak klepon tembakannya/ tiruan. Ingat yg asli lokasinya masuk.

Bahan:
250 g tepung ketan
1 sdm air daun pandan suji
1 sdt air kapur sirih
½ sdt garam
150 ml air matang
Isi:
150 g gula merah, sisir halus

Cara membuat:
 

  • Aduk tepung ketan dengan air daun pandan, air kapur sirih dan garam hingga rata.
  • Tuangi air sedikit demi sedikit sambil aduk hingga adonan dapat dibentuk. Diamkan selama 15 menit.
  • Ambil 1 sdt adonan, bulatkan, pipihkan, isi dengan sedikit gula merah, bulatkan kembali.
  • Rebus dalam air mendidih hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
  • Gulingkan dalam kelapa parut hingga rata.
  • Sajikan dalam mangkuk daun pisang (sudi)

 

11 June 2014
Sate Tahu
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sate adalah makanan khas Indonesia. Selama ini, sate identik dengan menu olahan dari daging seperti dari ayam dan sapi ataupun dari ikan.

Namun, di Kediri, terdapat menu makanan baru yang dibuat sate, yaitu tahu. Makanan kaya akan protein ini tentunya sehat, karena nonkolesterol. Beda dengan daging yang risiko kolesterolnya tinggi.

Sate tahu di Kediri berbeda dengan sate-sate lainnya. Bahan utamanya, tentu saja tahu, makanan khas Kediri. Namun, tahu itu dicampur dengan berbagai macam olahan dari tepung, sehingga rasanya juga cukup unik.

Revi, penjual sate tahu mengatakan resep membuat sate ini ia peroleh secara otodidak mencari ke situs di jaringan komputer "internet". Ia meramu menu olahan itu dengan berbagai bumbu.

"Saya belajarnya di 'internet'. Karena ini unik, akhirnya mencoba jualan," kata perempuan yang masih berusia 19 tahun ini.

Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Kota Kediri itu mengatakan untuk membuat sate tahu, bahan dasarnya adalah tahu biasa, tepung terigu, serta berbagai bumbu rempah-rempah.

Awalnya, tahu digoreng. Di samping itu, terigu diolah dengan campuran bumbu rempah-rempah lalu diberi air sedikit agar lumer. Setelah matang, bumbu dimasak terlebih dahulu, dan agar ketika dibakar tidak rusak. Bumbu tepung itu dibalut dengan tahu saat dimasak dengan dikukus, lalu dipotong bentuk dadu ditusuk dengan tusuk sate. Setelah jadi, sate tahu itu ditaruh dalam tempat yang steril dan siap untuk dibakar ketika pelanggan datang.

Saat adonan sate sudah jadi, tinggal membuat adonan untuk bumbu sate, yang terdiri dari kacang tanah yang disangrai dengan diberi bumbu-bumbu dan penyedap agar rasanya lebih gurih.

Sate baru dibakar ketika ada yang membeli. Prosesnya, sama seperti membakar sate pada umumnya dengan dipanggang sampai sate matang. Di sela-sela itu, sate diberi olesan kecap agar rasanya lebih sedap dan merasuk ke dalam sate tahu.

Dipanggang sekitar 10 menit, sate akhirnya jadi. Sate tahu tinggal dibungkus, diberi kuah sate, diberi kecap manis dan taburan bawang merah mentah. Biar lebih nikmat, sate ditambah dengan sambal. Jadi, lengkap lah sudah, sate tahu.

Harga satu porsi, kata Revi cukup terjangkau hanya Rp3.500 saja dengan isi 10 tusuk sate tahu. Setiap hari, ia bisa menjual sate sampai 1.000 tusuk, lebih besar daripada hari-hari sebelumnya yang hanya ratusan tusuk saja.

Hata, rekan yang membantu Revi mengatakan mereka biasanya mulai jualan sore sekitar pukul 17.00 WIB sampai sekitar pukul 21.30 WIB. Seluruh barang dagangan biasanya ludes terjual.

Mereka bersyukur. Kendati baru tiga bulan jualan, dagangan mereka laris manis. Selain harganya murah, selama ini belum ada saingan dan menu makanan ini unik. Ia biasanya berjualan di Jalan KDP Slamet, dekat dengan rumah dinas Kepala Polres Kediri Kota. Lapaknya sederhana, lapak pedagang kaki lima, tapi selalu ramai diserbu pembeli.

Nisa, salah seorang pembeli mengatakan rasa satenya cukup enak. Ada rasa kenyal seperti bakso, tapi lebih gurih karena dibakar dan diberi bumbu sate.
07 June 2014
Soto Ayam Bok Ijo
Radio Andika - Kediri - Jatim. Soto ini khas  KEDIRI, kenapa di namakan BOK IJO....karena dulunya ada sekumpulan pedagang soto yang berjualan di sekitar Bok ijo. Suasana nya khas banget....tapi sekarang udah di pindahkan ke area terminal Kediri.

Rasanya gurih, menggunakan santan untuk kuahnya. Dijual dalam porsi kecil...makan satu porsi gak akan cukup. Harganya murah sekitar 5000.

Ini resepnya

Bahan :
1 kg paha ayam
3 bj daun sereh memarkan
4 lembar daun jeruk
3 cm lengkuas memarkan
3 cm jahe memarkan
200 ml santan sedang
2 lbr daun bawang iris2
Gula
Garam
Merica

Bumbu halus :
10 siung bawang merah
8 siung bawang putih
1 cm kunyit
2 cm kencur
4 bj kemiri
1 sdt bubuk pala
1 sdt ketumbar



Pelengkap :
Bawang putih goreng, hancurkan dengan tangan saja
Seledri iris halus
Kubis iris tipis
Sambal kecap
Jeruk nipis

Cara membuat :
- Rebus ayam bersama kurleb 2 liter air, daun jeruk, sereh, lengkuas, dan jahe 
- Tumis bumbu halus dengan api kecil sampai bumbu matang dan sedikit mengering
- Masukkan bumbu yang sudah di tumis ke dalam rebusan ayam
- Masukkan santan
- Masukkan Gula, garam dan merica
- Masukkan daun bawang
- Tes rasa, lalu angkat ayam nya saja. Matikan api
- Goreng sebentar ayam nya dan iris tipis2

Penyajian :
- Sajikan kuahnya bersama ayam yang sudah di iris tipis bersama kubis. Tambahkan bawang goreng dan seledri. Siap di santap bersama sambal kecap dan jeruk nipis
02 June 2014
Gurihnya Ampok Goreng
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Nasi ampok. Beragam menu dari makanan yang bahan dasarnya jagung ini banyak dijumpai baik dijadikan bahan kue, air minum, gula, maupun untuk makanan pengganti nasi.

Di masyarakat umum, ampok atau nasi jagung biasa digunakan pengganti nasi. Biasanya, makanan ini dicampur dengan beragam lauk ataupun sayur. Contohnya, ampok sayurnya adalah sayur lodeh kacang panjang dengan pepaya dan lauknya ikan asin.

Atau, ampok ditamburi dengan garam lalu dicampur dengan parutan kelapa dan gula merah. Rasanya juga sangat nikmat. Namun, hal itu sudah lumrah alias banyak masyarakat yang sudah mengetahui.

Namun, apakah pernah merasakan ampok yang digoreng alias ampok goreng. Di Kabupaten Kediri, makanan ini ada di warung Pak Mis. Ia menjual ampok goreng, yang ternyata rasanya juga sangat nikmat.

Dipadu dengan beragam sayuran, daging, serta ikan teri membuat ampok ini mempunyai citarasa unik. Gurihnya ampok dan nikmatnya ikan membuat lidah rasanya tidak ingin berhenti untuk makan.

Misharianto (40), penjual ampok goreng mengatakan sengaja ingin membuat inovasi baru. Ia sudah biasa melihat ampok yang dijual dengan beragam lauk dan sayur, tapi yang digoreng jarang.

"Ingin buat yang baru, biar ada citarasa yang membuat pelanggan terus dekat, ya ini membuat ampok goreng," ujarnya.

Untuk membuat ampok goreng, Mis mengatakan tidak terlalu sulit. Bumbunya sama seperti membuat nasi goreng, ada bawang putih, garam, cabai, serta kecap. Beberapa sayur maupun protein seperti telur dan daging ayam disiapkan.

Awalnya, minyak dipanaskan, dimasukkan telur, bumbu-bumbu, maupun sayur seperti bunga kol, sawi ditumis sampai setengah matang. Setelah itu, ampok atau nasi jagung dimasukkan dimasak di atas api sedang. Agar lebih nikmat, masaknya bisa menggunakan arang.

Setelah itu, dimasukkan untuk penyedap seperti minyak wijen, minyak ikan, kecap manis, sampai saus tomat. Semua diaduk menjadi satu dan ditaruh di atas piring yang diberi alas kertas.

Dicampur dengan irisan mentimun agar lebih segar, serta diberi taburan ikan teri goreng dan kerupuk. Ampok goreng terasa sangat nikmat untuk disantap.

Selain ampok goreng, Mis juga menjual tiwul (makanan dari bahan baku singkong) goreng, ayam goreng, dan sejumlah makanan lain. Namun, yang banyak dicari pelanggan adalah ampok goreng.

Setiap hari, Mis menyebut biasa menjual sekitar 11 kilogram. Dari total bahan makanan itu, untuk ampok bisa sampai setengahnya. Jumlah itu akan lebih besar lagi jika saat musim liburan.

Harga jualnya, kata dia, sangat terjangkau. Per porsi dijual dengan harga Rp6.000. Harga ini cukup murah, dan masyarakat pun tidak keberatan.

Suasana makan pun juga sangat mendukung. Kawasan warung ini berada di sentra pedagang kaki lima, sehingga suasanya mirip dengan "angkringan" di Jogjakarta. Jam bukanya juga sore, sekitar pukul 16.00 WIB sampai malam. Ditambahi iringan lagu dari para musisi jalanan, membuat suasana juga sangat syahdu. Kawasan sentra para pedagang ini juga tambah menyenangkan karena berada di lokasi Simpang Lima Gumul (SLG). Jadi, selain bisa wisata kuliner, juga bisa menikmati wisata di lokasi yang mirip dengan "Arc de Triomphe" di Paris.
28 May 2014
RUJAK CINGUR Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Masakan khas dari Indonesia sangat beraneka ragam, salah satunya adalah Rujak Cingur. Rujak Cingur merupakan panganan tradisional khas Surabaya, Jawa Timur. Cingur sendiri dalam bahasa Jawa memiliki artian “mulut”, karena bahan dasar untuk membuat rujak cingur ini yaitu potongan mulut sapi yang direbus hingga empuk lalu dicampur kedalam bumbu kacang. Sebagai tambahan lainnya yaitu berupa irisan-irisan sayuran seperti layaknya gado-gado.

Bahan-bahan :

1. 250 gr cingur sapi (mulut, tulang rawan hidung sapi) dan dapat ditambah kikil sapi.
2. 50 gr tauge (bersihkan bagian ujungnya).
3. 1 ikat kangkung atau banyaknya sesuai selera (ambil bagian daun saja).
4. 100 gr kacang panjang (potong kecil).
5. 100 gr tahu (goreng lalu potong dadu).
6. 100 gr tempe (goreng lalu potong dadu).

Bahan untuk membuat bumbu kacang :

1. 100 gram kacang tanah (disangrai).
2. 200 gram petis udang.
3. 50 gram gula merah (sisir kasar).
4. 1 buah pisang klutuk/batu (parut).
5. 5 buah cabai rawit.
6. 1 siung bawang putih (goreng).
7. ½ sdm air asam jawa.
8. Garam secukupnya.
9. Air matang secukupnya.

Cara membuat :
  1. Pertama, cuci dan bersihkan cingur sapi dan kikil sapi kemudian rebus cingur sapi dan kikil sapi hingga empuk. Seteleh direbus, angkat dan potong-potong kecil cingur dan kikil sapi sesuai selera.
  2. Selanjutnya, cuci dan bersihkan juga kangkung dan kacang panjang lalu rebus secara terpisah antara kangkung dan kacang panjang. Untuk merebus kangkung dan kacang panjang baiknya direbus jangan terlalu matang agar kandungan vitaminnya tidak terbuang dan tetap segar. jika telah selesai angkat dan tiriskan kangkung dan kacang panjang.
  3. Setelah itu, haluskan semua bumbu yang dihaluskan hingga menjadi seperti bumbu kacang pada gado-gado.
  4. Kemudian tata rapi cingur, kikil, tahu goreng, tempe goreng serta sayuran rebus tadi diatas piring saji.
  5. Terakhir, sajikan rujak cingur bersama dengan bumbu kacang dan rujak cingur siap disantap.
Rujak cingur nikmat disantap bersama nasi putih hangat atau bisa diganti dengan potongan lontong. Selamat mencoba resep dan cara membuat rujak cingur enak dan lezat khas Surabaya. Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
23 May 2014
SAMBAL TUMPANG KEDIRI
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sambal tumpang disajikan tanpa banyak variasi yaitu: nasi, sayuran(daun pepaya, daun kenikir, nangka muda, pepaya muda, dsbnya), serta lauk rempeyek dan krupuk nasi(puli). Nasi tumpang ini ada 2 jenis yaitu tumpang biasa yang menggunakan tempe “busuk” biasanya kuahnya tidak terlalu kental dan ada bulir tempenya, aroma sedapnya sudah tercium dari jarak beberapa meter.  Jenis kedua adalah sambal tumpang yang kental, biasanya ditambahkan tepung untuk pengentalnya dan menggunakan tempe biasa, aromanya nyaris tidak ada umumnya jenis sambal tumpang ini ada di Kediri kota. Terkadang ada lauk tambahan seperti tempe, tahu, telur puyuh, ayam, sate usus dsbnya.
Penjual nasi tumpang dapat di jumpai hampir di setiap desa di kediri. Umumnya jam buka adalah pagi sekali – subuh – atau malam. Biasanya penjual nasi tumpang juga menyediakan sambal pecel, jadi nanti ada nasi campur yaitu tumpang campur pecel. Saya paling suka tumpang campur kalau sambal tumpangnya jenis kedua yang memakai tempe “waras” atau tempe biasa.
 
nasi tumpang sendok suru
Terkadang nasi tumpang ini di sajikan dalam daun pisang yang di bentuk pincuk dan menggunakan sendok dari daun pisang juga (suru).

Bahan / bumbu :
  • 200 gr tempe semangit 
  • 1 centimeter lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 150 ml santan kelapa
  • ¼ liter air

Bumbu yang dihaluskan :
  • 3 buah cabe merah besar
  • Cabe rawit, sesuai selera
  • 9 siung bawang merah 
  • 5 siung bawang putih 
  • 1 centimeter kencur
  • 1 buah kemiri
  • 1 sendok teh ketumbar, sangrai
  • 6 lembar daun jeruk
  • ½ sendok teh terasi
  • garam dan gula pasir secukupnya

Pelengkap :
  • 1 ikat kacang panjang (10), potong, rebus hingga layu
  • 1 ikat bayam, siangi, rebus hingga layu
  • 50 gram tauge, siangi, rebus hingga layu
  • Kerupuk atau rempeyek kacang
 
 
17 May 2014
Resep Kuping Gajah Mojokerto
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Camilan Khas Mojokerto yang satu ini yaitu Kuping Gajah biasanya dijual satu grup dengan keciput, pilus cincin ataupun tiktak manis. Harganyapun sangat terjangkau dan renyah, manis, gurih rasanya yang penting yang harus diperhatikan pada saat penyimpanan harus ditempat kedap udara alias didalam toples tertutup rapat.
Camilan Kuping Gajah rasanya renyah, manis, gurih dan masih banyak dijual di toko-toko kue di Mojokerto. Kuping gajah ini memiliki bentuk yang unik sesuai dengan namanya bentuknya yang pipih, bulat melebar mirip dengan kuping gajah meskipun kuping gajah beneran lebih lebar.. hehehe.
Berikut cara membuat Kuping Gajah.

Bahan Camilan Kuping Gajah Mojokerto:
  • 300 gram tepung terigu, diayak halus.
  • 2 sendok makan margarin
  • 1 butir telur
  • 75 gram gula halus
  • 11/2 sendok makan cokelat bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh vanili bubuk
  • 75 ml santan kental (dari parutan 1/2 butir kelapa), dimasak dan dinginkan
  • Minyak goreng secukupnya


Cara Membuat Kue Kuping Gajah Mojokerto :
  • Campurkan bahan-bahan  margarin, tepung terigu, gula, garam, dan vanili, aduk hingga adonan tercampur rata.
  • Masukkan telur, tuang dengan santan sedikit-sedikit sampai adonan tidak lengket.
  • Tambahkan cokelat bubuk pada 1/4 adonan pada wadah terpisah, aduk-aduk hingga rata. Diamkan sisa adonan tetap berwarna putih.
  • Pipihkan tipis adonan putih kira-kira setebal 2 mm. Demikian juga untuk adonan cokelat kira-kira sama dengan ukuran adonan warna putih.
  • Taruh lapisan adonan cokelat di atas lapisan adonan putih, gulunglah kedua adonan sambil padatkan secara perlahan-lahan. Masukkan dan diamkan adonan selama 2 jam dalam lemari es sampai adonan mengeras.
  • Setelah 2jam keluarkan, potong-potong adonan gulung dengan tebal kira-kira 1 mm dengan pisau tajam lalu tipiskan lagi adonan yang telah dipotong tadi.
  • Goreng hasil potongan adonan dalam minyak yang banyak dan panas sampai matang dan berwarna kuning agak kecoklatan. Setelah dirasa matang angkat lalu tiriskan.
Sajikan Kue Kuping Gajah Mojokerto dalam stoples kedap udara untuk menjaga kerenyahan kue dan lebih tahan lama.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
09 May 2014
Soto Dok, Makanan Khas Jombang
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Jombang Kota Beriman, memiliki sebuah ikon kota yang bernama “ringin contong”. Di dekat ringin contong inilah ada tempat makan yang terkenal bagi orang asli Jombang baik yang masih tinggal di sana maupun yang sudah merantau ke kota lain. Tempat makan tersebut hanya menjual soto dhog. Tempat makan yang mengutamakan kesederhanaan, membuat banyak orang yang memiliki kenangan akan tempat ini merasa nyaman.

Tempatnya tidak luas, karena dibuka di teras di depan sebuah rumah. Tersedia dua meja yang di atasnya terdapat beberapa piring yang berisi lauk pauk (perkedel, hati sapi, paru sapi, dll), dan kita dibebaskan untuk memilih sendiri lauknya begitu pula jumlahnya. Salah satu mejanya langsung berhadapan dengan penjual, sedangkan meja yang lain di atasnya diletakkan berbagai macam minuman, diantaranya sinom, minuman bersoda, dll. Untuk tempat duduknya tidak disediakan tempat duduk individu, namun 4 tempat duduk panjang yang masing-masing bisa muat untuk 3 hingga 4 orang.

Makanan yang ditawarkan menurutku tidak cukup untuk memuaskan rasa laparku, namun bagi seorang perempuan menu itu sudah cukup untuk mengisi perut yang sedang keroncongan. Isinya standard menu soto dhog, nasi putih berkuah soto yang berisi daging sapi, ditaburi sedikit tauge pendek, dan terkahir diberi bumbu yang ditaruh di sebuah botol. Biasanya botol tersebut akan digedhog di meja, namun di sini tidak dilakukan, mungkin sang penjual yang telah berusia tak muda lagi sehingga kemampuan menggedhog botol tak seperti dulu ketika masih muda.

Jam buka tempat makan ini dimulai pada pukul 17.00 WIB. Dan ditutup ketika dagangannya telah habis, biasanya habis pada pukul 20.00 WIB namun ketika hujan turun maka baru habis pukul 21.00 WIB. Tidak ada tempat parkir resmi, namun mampu menampung beberapa mobil dan sepeda motor.

Banyak langganan yang datang, bahkan ada keluarga dari Surabaya yang merasa tidak lengkap jika tidak mampir ke sana ketika bepergian ke kota Jombang. Karena selain makanannya yang enak juga harganya yang dari dulu hingga sekarang yang tidak menguras isi dompet dari pembeli.
Memang Soto Dok Sotonya Kota Santri Jombang
 
05 May 2014
Nasi Goreng Jancuk
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Banyak turis tak melewatkan wisata kuliner saat ke Surabaya. Ya, kota ini memang menyimpan banyak makanan lezat, sebut saja nasi goreng jancuk. Selain porsinya yang jumbo, rasa pedasnya bikin lidah ingin terus bergoyang.

Apa yang Anda ketahui tentang Kota Surabaya selain sebagai ibukota Jawa Timur? Patung Ikan Suro dan Buaya? Kota Pahlawan? Bagaimana dengan wisata kulinernya? Sudahkah Anda pernah mendengar atau mencoba Nasi Goreng Jancuk?

Istilah 'jancuk' memang cukup populer di kalangan anak muda Surabaya. Awalnya, istilah 'jancuk' cukup kasar di telinga kita karena artinya yang kasar. Lambat laun, 'jancuk' dipakai untuk mengungkapkan kemarahan seperti halnya kata umpatan karena kesal.

Sudjiwo Tedjo, seorang seniman asal Jember sempat mempopulerkan istilah 'jancuk' dalam bukunya berjudul 'Republik Jancukers'. Sejak itu, orang-orang mulai terbiasa dengan istilah 'jancuk'. Bahkan, dalam hal bercanda, orang-orang mulai sering menggunakan kata ini.

Lantas, kenapa di Surabaya terdapat menu Nasi Goreng Jancuk yang sangat terkenal? Apa istimewanya sehingga menu ini diberi nama Nasi Goreng Jancuk?

Eko Sugeng Purwanto, koki yang meracik Nasi Goreng Jancuk ini. Hanya karena iseng membuat racikan nasi goreng untuk teman-temannya, yang berbeda dari biasanya.
Dia memakai cabai rawit
25 April 2014
Sate Lele Khas Kertosono
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim- Anda penggemar sate ? silahkan Anda mencoba sate yang satu ini yaitu sate lele yang dibakar dengan bumbu kacang. Setelah dibersihkan, ikan lele dibumbui dan digoreng seperti biasa. setelah ditiriskan dan agak dingin, lele goreng dibakar hingga merata. Saat itulah, sembari ikan lele dibakar, bumbu-bumbu sate dipersiapkan. Seperti kacang, bawang merah, bawang putih, garam dan bumbu lainnya. Bumbu sate yang hendak dibuat adalah bumbu kacang seperti umumnya. Nah, bila Anda penyuka rasa pedas, bisa ditambahkan cabe beberapa biji sesuai selera.

Sate lele ini bisa Anda jumpai di Warung Mewah di Desa Bangsri, Kertosono. Ny. Kalimi sang pemilik usaha memang sengaja menjadikan sate lele sebagai menu andalan. Selain sate lele, ia juga menyediakan ayam goreng dan ayam bakar. Dengan terpaan angin sawah yang menepuk lembut wajah ini, menyantap sate lele jadi terasa lebih nikmat.

Ny Kalimi memang membuat lokasi usaha secara sederhana dengan gubuk yang mirip dengan sebuah gazebo dibuat senatural mungkin, apalagi tiang-tiangnya terbuat dari bambu dengan atap rumbia membuat Kesan alami sangat terasa kental. Kenyamanan menyantap sajian khas Ny. Kalimi sepertinya menjadi ciri khas dengan letak gubuk yang disebut Warung Mewah alias Warung Mepet Sawah.!
Page 3 of 8      < 1 2 3 4 5 >  Last ›