Berita- Info ANDIKA

14 April 2010
KPUD Lakukan Sosialisasi Pada Pemilih Pemula

 ANDIKA FM, Kediri - Mendekati Pemilukada, KPUD Kabupaten Kediri mulai melakukan sosialisasi pada pemilih pemula terutama pemilih usia SMA.

 

Mulai 12 hingga 23 April, KPUD Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi ke sekolah sekolah tingkat SMA di semua wilayah Kabupaten Kediri. Rabu pagi, tim sosialisasi dari KPUD melakukan sosialisasi di 2 sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kras, dan SMA Negeri 1 Mojo. Diharapkan, sosialisasi tersebut, dapat memberikan pengertian pada pemilih pemula, untuk menyalurkan pilihannya. Agus Edi Winarto, Ketua KPUD Kabupaten Kediri mengatakan, dengan membawa alat peraga berupa contoh surat suara, dan tata cara pencoblosan, para pemilih pemula tidak lagi kebingungan saat berada dalam bilik suara.

 

Agus Edi Winarto menambahkan, rencananya, Kamis pagi, KPUD Kabupaten Kediri akan melakukan sosialisasi ke SMA Negeri 1 Ngadiluwih, dan SMA Negeri 1 Papar. Selain itu, KPUD juga akan mensosialisasikan tata cara penciclosan pada masyarakat umum di wilayah Kecamatan Plosoklaten, Puncu, Purwoasri, Wates, dan Kecamatan Pare.(Anto Kristian)

14 April 2010
Rebutan Lahan, Warga dan Pekerja Perkebunan Nyaris Bentrok

ANDIKA FM, Kediri - Ratusan warga Desa Sempu Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Rabu pagi melakukan sweping terhadap pekerja perkebunan PT Sumber Sari Petung (SSP).

 

Aksi yang dilakukan dengan latar belakang rebutan lahan ini nyaris ricuh. Warga mendatangi sekitar 100 pekerja perkebunan yang tengah mengerjakan lahan. Dengan membawa sejumlah alat perkebunan, seperti sabit dan cangkul warga berusaha mengusir pekerja yang dianggap illegal. Bentrokan nyaris terjadi karena pekerja juga berusaha mempertahankan aktivitasnya. Beruntung, sekitar 200 personil kepolisian yang diterjunkan berhasil menenangkan kedua belah pihak dan membubarkannya. Sugianto, Kepala Desa Sempu mengatakan, aksi warga ini dilatarbelakangi kekecewaan atas sikap Perkebunan PT SSP yang secara sepihak menyewakan lahan perkebunan.

 

Warga menganggap tindakan tersebut menyalahi aturan, karena berdasarkan keputusan pengadilan, lahan tersebut belum memiliki Hak Guna Usaha secara tetap. Sugianto menambahkan, aksi ini juga dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dianggap membiarkan tindakan PT SSP. (Anto Kristian)

14 April 2010
Budi Siswantoro : Peresmian GOR Menunggu Persetujuan Walikota

ANDIKA FM, Kediri - Peresmian Gelanggang Olah Raga (GOR) Jayabaya di Kelurahan Banjarmlati masih menunggu persetujuan dari Walikota Samsul Ashar.

 

Asisten Sekretaris Daerah Kota Kediri Bidang Pembangunan Budi Siswantoro menuturkan, secara fisik bangunan GOR Jayabaya sudah siap dan tinggal dioperasikan. Hanya saja untuk persemian awal, pihaknya masih menunggu persetujuan dan petunjuk Walikota Samsul Ashar. Selain itu, juga mencari waktu yang tepat. Budi mengakui, peresmian GOR Jayabaya molor dari jadwal yang ditentukan. Tetapi menurutnya, kemoloran ini dikarenakan alasan teknis, seperti pembahasan nama gelanggang dan penyelesaian akses jalan yang berhubungan dengan tanah warga yang kini tinggal di luar pulau. Budi Siswantoro mengatakan, jika sudah ditetapkan waktunya, GOR Jayabaya akan segera diresmikan.

 

Budi Siswantoro menambahkan, nantinya pengelolaan GOR Jayabaya diserahkan pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Diharapkan keberadaan GOR bisa menambah pemasukan Pendapatan Asli daerah ( PAD) Kota Kediri. (Hadi Kusuma)

14 April 2010
Dewan Pendidikan Himbau Sekolah Membuat RAPBS

ANDIKA FM, Kediri - Dewan Pendidikan Kota Kediri menghimbau pihak sekolah terutama yang berstatus RSBI, untuk membuat Rencana Angaran, Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS), guna mengetahui rincian kebutuhan.

 

Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri Mustain Abbas menuturkan, keputusan lembaga sekolah menarik biaya dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) terutama untuk sekolah RSBI, disebabkan karena sekolah tidak punya rincian kebutuhan. Bahkan kerapkali tarikan itu ditentukan jumlahnya sehingga memberatkan siswa. Untuk PSB tahun ini, diharapkan setiap sekolah bisa membuat Rencana Angaran, Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Dengan adanya rincian kebutuhan, bisa diperoleh presentase anggaran pemenuhannya, baik dari tingkat pusat maupun daerah, serta berapa biaya yang harus ditarik dari siswa. Kata Mustain Abbas, rincian kebutuhan sekolah, juga harus diumumkan ke publik sehingga orang tua maupun siswa bisa memperkirakan kemampuannya.

 

Mustain Abbas menambahkan, selama ini, lembaga sekolah memang sudah membuat Rencana Angaran, Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Tetapi hanya disampaikan ke Dinas Pendidikan dan tidak pernah diumumkan secara terbuka pada publik. (Hadi Kusuma)

Page 748 of 748     ‹ First  < 746 747 748