Berita- Info ANDIKA

15 April 2010
KPUD Kabupaten Sudah Buat Tatib Kampanye

ANDIKA FM, Kediri - KPUD Kabupaten Kediri, sudah membuat tata tertib dan peraturan kampanye, mendekati pelaksanaan kampanye Calon Bupati Kediri..

 

Tata tertib dan aturan kampanye tersebut, diberlakukan saat kampanye Calon Bupati pada 19 April hingga 8 Mei untuk rapat tertutup. Termasuk juga untuk rapat terbuka pada 25 April hingga 8 Mei mendatang. Salah satu aturannya tidak boleh menempelkan baliho atau spanduk di pohon pohon di pinggir jalan, yang bisa mengganggu pengguna jalan. Agus Edi Winarto, Ketua KPUD Kabupaten Kediri mengatakan, dengan adanya aturan tersebut, diharapkan semua pasangan calon dapat mentaatinya.

 

Agus Edi Winarto menambahkan, tata tertib dan peraturan kampanye dibuat untuk menciptakan suasana yang kondusif. Jika ada pasangan calon yang melakukan pelanggaran, akan diberikan sanksi administrasi maupun  pidana.(Anto Kristian)

15 April 2010
Herlinati : RSBI Siap Umumkan Kebutuhan Belajar

ANDIKA FM, Kediri - Lembaga sekolah di Kota Kediri yang berstatus RSBI, bersedia melaporkan riancian kebutuhan proses belajar mengajar pada publik, sebagai bentuk transparansi.

 

Sekolah berstatus RSBI di Kota Kediri bersedia mengumumkan pada publik rincian biaya yang dibutuhkan, salah satunya SMA Negeri 2. Kesediaan itu disampaikan setelah ada desakan dari komisi C DPRD Kota Kediri. Herlinarti, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kota Kediri mengakui, selama ini memang tidak ada pengumuman secara terbuka untuk kebutuhan biaya proses belajar siswa. Tapi pihaknya selalu melaporkan besaran kebutuhan sekolah pada Dinas Pendidikan. Herlinati juga menyambut positif himbauan dewan, untuk mengumumkan kebutuhan sekolah secara terbuka pada publik sebagai wujud transpransi. Hanya saja, terkait teknis pengumumannya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan dewan.

 

Sesuai informasi sebelumnya, dalam hearing dengan Dinas Pendidikan dan beberapa kepala sekolah, Komisi C DPRD Kota Kediri mendesak diumumkannya kebutuhan sekolah secara terbuka. Dengan maksud, agar siswa dan para orang tua bisa menentukan sekolah yang dituju, sesuai dengan kemampuannya. (Hadi Kusuma)

15 April 2010

 

ANDIKA FM, Kediri - Mayat Heni, guru Taman Kanak-kanak asal Desa Wates  Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, ditemukan pencari kayu di Hutan Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, dipastikan dibunuh.

 

 

Kasubbag Reskrim Polwil Kediri Kompol Andris Wewengkang mengatakan berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim Buser Polwil Kediri, sebelum  meninggalkan rumah pada  23 Februari 2010 lalu, korban sempat meminta cerai dari suami. Karena hubungan rumah tangganya yang sudah tidak harmonis, korban pergi tanpan pamit suaminya. Dari hasil investigasi, korban beralasan ada acara di monument Simpang Lima Gumul – SLG. Korban pergi bersama BM dan SD pria asal Ngoro Kabupaten Jombang. Kompol Andris Wewengkang mengatakan, BM dan SD diduga pria yang memiliki hubungan dekat dengan korban. Saat pergi, korban sempat berkomunikasi melalui HP nya. Namun, hingga sampai sore hari, tiba-tiba HP terputus. Sampai akhirnya muncul kabar di media massa.

 

Andris menduga kematian korban ada kaitannya dengan perselingkuhan dengan pihak ketiga. Hingga kini, anggota Buser Polwil Kediri masih mencari pria yang berinisial BM dan SD tersebut agar jelas, serta penyebab kematiannya korban.(Diki Pramana)

15 April 2010

ANDIKA FM, Blitar - Pujiono, warga Desa Sidomulyo Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, melapor ke Polsek Selorejo, karena menjadi korban pencurian sepeda motor.

 

Aksi pencurian yang menimpa Pujiono, diketahui jam 5 pagi. Saat itu, Pujiono bangun tidur dan mendapati pintu belakang rumahnya dalam keadaan terbuka, dan kunci pintu bekas dibuka paksa. Selain itu, jendela dapur rumah, juga dalam keadaan terbuka. Saat di cek, ternyata sepeda motor Suzuki Smash Nopol AG 4208 MT miliknya yang berada di dapur sudah tidak ada. Pujiono, sempat mencari ke sekitar rumah namun tetap tidak ada. Merasa menjadi korban pencurian, Pujiono melaporkan kejadian tersebut ke Markas Polsek Selorejo.

 

Petugas yang mendapat laporan langsung melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi saksi. Petugas juga menghimbau pada masyarakat, agar memberikan pengaman tambahan pada kendaraannya, meski berada di dalam rumah. Akibat menjadi korban pencurian, Pujiono menderita kerugian sebesar 7 juta rupiah.(Anto Kristian)       

15 April 2010

ANDIKA FM, Kediri - Petugas Polresta Kediri, masih mencari identitas mayat perempuan tua, yang tergeletak di dalam gardu listrik di Kelurahan Pocanan Kecamatan Kota Kediri.

 

Mayat tanpa identitas tersebut, pertama kali diketahui Subani, tukang becak warga Desa Sonorejo Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Pagi itu, Subani sedianya buang air kecil di sekitar gardu listrik. Namun, Subani terkejut melihat seorang perempuan yang tergeletak di dalam gardu. Subani berusaha membangunkannya, tetapi ternyata perempuan itu sudah meninggal dunia. Setelah memberitahu warga, Subani lalu melaporkannya ke Markas Polresta Kediri. Petugas yang mendapat laporan, langsung melakukan olah TKP dan membawa mayat tersebut ke rumah sakit guna kepentingan otopsi.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban. Diduga, korban meninggal dunia karena sakit. Sementara itu, mayat perempuan tersebut bercirikan usia diperkirakan 75 tahun, kulit sawo matang, badan kurus, rambut panjang beruban dan memakai kaos warna hitam. Petugas menghimbau pada masyarakat, apabila ada anggota keluarga yang hilang, bisa melapor ke Polresta Kediri.(Anto Kristian)

15 April 2010

 ANDIKA FM, Trenggalek - Petugas Polres Trenggalek, mengamankan Suryanto penjual minuman keras tanpa ijin, yang disinyalir menjadi pemicu tindak kriminal di masyarakat.

 

Suryanto, warga Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, diamankan petugas karena terbukti menjual minuman keras tanpa ijin. Penangkapan Suryanto berdasar laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya penjualan minuman keras. Dari kios milik Suryanto, petugas menyita barang bukti berupa 2 botol miras keras merk anggur orang tua, 5 botol Vodka, 7 botol Whisky. Bersama barang bukti, Suryanto kemudian dibawa ke markas Polres Trenggalek.

 

Dari hasil pemeriksaan petugas, Suryanto nekat menjual minuman keras, dengan alasan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. Setelah dilakukan pemeriksaan Suryanto dilepas kembali dan hanya dikenakan hukuman wajib lapor. Petugas menghimbau, agar pemilik warung dan kios, tidak menjual minuman keras, karena melanggar hukum.(Anto Kristian)   

15 April 2010

ANDIKA FM, Blitar - Petugas Polres Blitar, berhasil mengamankan pengedar narkoba warga Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang sudah lama menjadi target operasi.

 

Pengedar narkoba yang sudah lama dincar petugas tersebut yakni Ali Sodiq, warga Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Tersangka diamankan berdasar laporan masyarakat yang resah dengan adanya peredaran narkoba di desa mereka. Petugas, lantas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Ali meski sempat berusaha kabur. Dari tangan Ali, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 41 butir pil jenis Lexotan, 65 butir Double L dan satu buah bungkus rokok tempat menyimpan narkoba.

 

Selanjutnya, bersama barang bukti, Ali dibawa ke markas Polres Blitar guna proses hukum lebih lanjut. Saat ini, petugas terus melakukan pengembangan penyidikan, guna menangkap bandar yang memasok narkoba pada Ali.(Anto Kristian)

14 April 2010
Tebing di Kawasan Jugo Mojo  Longsor

ANDIKA FM, Kediri - Akibat diguyur hujan deras, tebing setinggi 30 meter di Dusun Ampel Gading Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri mengalami  longsor.

 

Longsor terjadi di Dusun Ampel Gading Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri setelah hujan lebat turun selama hampir 7 jam. Tebing yang longsor mencapai 15 meter dengan material tanah bercampur batu menutup badan jalan selebar 3 meter. Suparman Sekretaris Desa Jugo Kecamatan Mojo mengatakan, akibat longsoran  tersebut, akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo tertutup. Terutama kendaraan roda 4, terpaksa harus memutar sekitar 5 kilometer. Untuk membersihkan material tanah dan batu yang longsor, warga masyarakat dengan dibantu aparat TNI dan staf Dinas PU Kabupaten Kediri bekerja bakti, meski dilakukan secara manual. Karena alat berat yang didatangkan, sampai Rabu siang belum bisa  dioperasikan, sebab belum adanya operator. Selain mengakibatkan tertutupnya akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo, longsor juga mengancam keselamatan 16 KK yang tinggal di atas tebing.

 

Pemerintah Desa setempat mengaku telah memberikan himbauan agar mereka bersedia mengungsi, apabila setiap saat hujan kembali turun. Namun himbauan itu ditolak warga dan memilih bertahan di rumahnya masing masing. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kediri secepatnya membangun penguat tebing yang rawan longsor, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(Diki Pramana)

14 April 2010
KPUD Lakukan Sosialisasi Pada Pemilih Pemula

 ANDIKA FM, Kediri - Mendekati Pemilukada, KPUD Kabupaten Kediri mulai melakukan sosialisasi pada pemilih pemula terutama pemilih usia SMA.

 

Mulai 12 hingga 23 April, KPUD Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi ke sekolah sekolah tingkat SMA di semua wilayah Kabupaten Kediri. Rabu pagi, tim sosialisasi dari KPUD melakukan sosialisasi di 2 sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kras, dan SMA Negeri 1 Mojo. Diharapkan, sosialisasi tersebut, dapat memberikan pengertian pada pemilih pemula, untuk menyalurkan pilihannya. Agus Edi Winarto, Ketua KPUD Kabupaten Kediri mengatakan, dengan membawa alat peraga berupa contoh surat suara, dan tata cara pencoblosan, para pemilih pemula tidak lagi kebingungan saat berada dalam bilik suara.

 

Agus Edi Winarto menambahkan, rencananya, Kamis pagi, KPUD Kabupaten Kediri akan melakukan sosialisasi ke SMA Negeri 1 Ngadiluwih, dan SMA Negeri 1 Papar. Selain itu, KPUD juga akan mensosialisasikan tata cara penciclosan pada masyarakat umum di wilayah Kecamatan Plosoklaten, Puncu, Purwoasri, Wates, dan Kecamatan Pare.(Anto Kristian)

14 April 2010
Rebutan Lahan, Warga dan Pekerja Perkebunan Nyaris Bentrok

ANDIKA FM, Kediri - Ratusan warga Desa Sempu Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Rabu pagi melakukan sweping terhadap pekerja perkebunan PT Sumber Sari Petung (SSP).

 

Aksi yang dilakukan dengan latar belakang rebutan lahan ini nyaris ricuh. Warga mendatangi sekitar 100 pekerja perkebunan yang tengah mengerjakan lahan. Dengan membawa sejumlah alat perkebunan, seperti sabit dan cangkul warga berusaha mengusir pekerja yang dianggap illegal. Bentrokan nyaris terjadi karena pekerja juga berusaha mempertahankan aktivitasnya. Beruntung, sekitar 200 personil kepolisian yang diterjunkan berhasil menenangkan kedua belah pihak dan membubarkannya. Sugianto, Kepala Desa Sempu mengatakan, aksi warga ini dilatarbelakangi kekecewaan atas sikap Perkebunan PT SSP yang secara sepihak menyewakan lahan perkebunan.

 

Warga menganggap tindakan tersebut menyalahi aturan, karena berdasarkan keputusan pengadilan, lahan tersebut belum memiliki Hak Guna Usaha secara tetap. Sugianto menambahkan, aksi ini juga dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dianggap membiarkan tindakan PT SSP. (Anto Kristian)

Page 747 of 748     ‹ First  < 745 746 747 748 >