Berita- Info ANDIKA

23 May 2020
Gugus Tugas Covid-19 Jombang Jemput Langsung Pemudik Dari Stasiun
Radio ANDIKA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang terus berupaya memerangi wabah Covid-19. Mulai dari menyebar fasilitas cuci tangan hingga tempat karantina bagi pemudik. Sekitar 500 tandon tempat cuci tangan dipasang di sejumlah titik keramaian. Misal, area pasar, kawasan pertokoan, kantor desa dan juga Ruang Terbuka Hijau.
 
Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang, dr. PUDJI UMBARAN mengatakan, selain tandon tempat cuci tangan, posko karantina yang berada di desa-desa juga sudah didirikan sebagai upaya pencegahan. Agar pendatang yang berisiko membawa virus tidak sampai menularkan kepada warga di Jombang. Di posko, juga diberi fasilitas yang layak. Seperti tempat tidur hingga makan dan minum juga ditanggung pihak desa.
 
Sebagai upaya pencegahan, Gugus Tugas juga memfasilitasi penjemputan bagi penumpang kereta api yang turun di Jombang. Setelah melalui pemeriksaan kesehatan dasar di stasiun, Gugus Tugas juga akan memberikan fasilitas pengantaran sampai desa tujuan untuk isolasi di posko. (had/adr)
23 May 2020
Mencuri di Rumah Tetangga, Warga Warujayeng Ditembak Polisi
Radio ANDIKA - Unit Reskrim Polsek Warujayeng Polres Nganjuk mengamankan GATOT warga Lingkungan Pengkol Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. GATOT diamankan  karena mencuri di rumah KHOIRUL NUR HUDA yang masih satu lingkungan.
 
Kapolsek Warujayeng Polres Nganjuk, KOMPOL EDY HARIADI mengatakan, pencurian dilakukan GATOT pada Kamis kemarin dini hari, ketika KHOIRUL sedang tidur. GATOT masuk ke dalam rumah melalui jendela lantai atas dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng. Selanjutnya GATOT mengambil uang yang ada di dalam tas sejumlah Rp 1,5 juta, voucher senilai Rp 15 juta, dan satu unit ponsel senilai Rp 4 juta. Saat KHOIRUL terbangun hendak makan sahur melihat barang-barangnya telah hilang dan melaporkannya ke Polsek Warujayeng Polres Nganjuk.
 
Polisi kemudian melakukan olah TKP untuk mengumpulkan keterangan dan alat bukti. Hasil penyelidikan mengarah kepada GATOT, terduga pelaku yang tinggal tidak jauh dari tempat tinggal KHOIRUL dan masih berada dalam satu lingkungan. Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap GATOT yang sedang bersembunyi di komplek belakang Pasar Warujayeng. GATOT ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri. GATOT mengaku telah 4 kali melakukan pencurian di rumah KHOIRUL dan total hasil curiannya senilai Rp 35 juta. (had/dip)
 
23 May 2020
Pengemudi Mabuk, Mobil Kijang Masuk Ke Sungai
Radio ANDIKA-Kecelakaan tunggal ini terjadi di jalan raya Kediri-Plosoklaten tepatnya di Desa Turus Kecamatan  Gurah Kabupaten Kediri, tadi  sekitar jam 6 petang.
 
Mobil yang mengalami kecelakaan  Toyota Kijang Super Nopol warna silver nopol AG 1716 AQ yang dikemudikan ALIM AGUS SETIONO, warga Desa Tiru Kidul Kecamatan  Gurah Kabupaten Kediri. Dalam mobil itu ada 2 orang penumpang yakni  HASAN FADLI  dan IMAM MU'ALIM keduanya warga Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kediri.
 
AIPTU HARI PAMUJI Kanit Sabhara Polsek Gurah mengatakan, semula mobil Kijang yang dikemudikan ALIM melaju dari arah Simpang Lima Gumul-SLG menuju ke Plosoklaten. Sopir, dalam kondisi mabuk berat. Sesampainya di lokasi kejadian ALIM   yang terpengaruh minuman keras,  tidak bisa mengendalikan kemudi  sehingga oleng ke kiri dan  masuk ke sungai.
 
Akibat kecelakaan, ALIM AGUS SETIONO dan  HASAN FADLI mengalami luka-luka, selanjutnya dibawa ke RS. SLG Kediri. Tindak lanjutnya  melimpahkan penanganan ke Unit Laka Satlantas Polres Kediri.(dip/had)
23 May 2020
 Positif Corona Kabupaten Kediri Muncul Dari Klaster Baru
Radio ANDIKA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri menyatakan total pasien positif Covid-19 menjadi 79 orang. Lima pasien dinyatakan positif setelah hasil tes swab-nya keluar hari ini. Semua pasien merupakan klaster baru. Ketika dilakukan tracing, pasien mengaku tidak pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya, maupun pemudik dari luar kota.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. AHMAD KHOTIB ketika On Air di Radio ANDIKA mengatakan, pasien pertama berjenis kelamin laki-laki, usia 40 tahun, dari Desa Banjarejo Ngadiluwih Kediri. Pasien kedua berjenis kelamin laki-laki, usia 74 tahun, berasal dari Desa Sidorejo Pare Kediri. Pasien ketiga berjenis kelamin laki-laki, usia 80 tahun, asal Desa Padangan Kayenkidul Kediri. Pasien keempat, berjenis kelamin wanita, usia 54 tahun, asal Desa Sumber Bendo Pare Kediri. Serta pasien kelima, berjenis kelamin laki-laki, usia 56 tahun, asal Desa Janti Papar Kediri. 
 
Pasien warga Desa Sidorejo Pare Kediri telah meninggal dunia sebelum hasil swabnya keluar. Sebelumnya pasien dirawat di RS HVA Toeloengredjo Pare Kediri. Untuk warga Desa Banjarejo Ngadiluwih Kediri dan warga Desa Janti Papar Kediri saat ini dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. Sedangkan dua pasien lainnya melakukan isolasi mandiri, dalam pengawasan tenaga medis. (had/daf)
23 May 2020
Nekad Takbir Keliling, Polres Kediri Kota Akan berlakukan Tes Kesehatan di Ruang Observasi
Radio ANDIKA - Polres Kediri Kota menggelar apel jelang Hari Raya idul Fitri 1441 Hijriyah. Apel gabungan yang digelar dalam rangka antisipasi takbir keliling memasuki wilayah hukum Polres Kediri Kota.
 
Apel gabungan yang terdiri dari JPU Polres Kediri Kota, TNI dan Satpol PP Kota Kediri akan menempati 6 titik lokasi penyekatan bagi warga yang nekad melaksanakan tabir keliling.
 
Kapolres Kediri Kota, AKBP MIKO INDRAYANA menjelaskan, pihaknya akan memberikan dua opsi bagi para warga yang nekad melakukan takbir keliling. Opsi yang pertama mengembalikan mereka ke daerah asal. Untuk opsi yang kedua memeriksa kesehatan dengan membawa barang ke ruang observasi yang sudah ditentukan dari dinas kesehatan. Akan ditentukan apakah mereka akan melakukan isolasi mandiri atau isolasi di tempat yang sudah disediakan.
 
Enam titik yang dilakukan penyekatan penjagaan antisipasi takbir keliling, yakni, yang pertama di daerah Mojo yang berbatasan dengan Tulungagung, kemudian perbatasan dengan Kabupaten Kediri Ngadiluwih. Penjagaan diwilayah Kecamatan Tarokan, antisipasi adanya lonjakan arus takbir keliling.
 
Hal tersebut dilakukan atas kesepakatan bersama di tiadakan takbir keliling, dan dilaksanakan di rumah masing masing. Kapolresta menghimbau kepada keamanan personilnya. Agar senantiasa menjunjung tinggi etika dengan sopan santun dalam melaksanakan tugas.
 
Dalam penyekatan antisipasi takbir keliling, Polres Kediri Kota, menerjunkan personil gabungan yang disiapkan di pos pos penjagaan sebanyak 318 personil gabungan dari Polri, TNI dan juga Satpol PP Kota Kediri.(atc/had)
23 May 2020
Tiga Motor Terlibat Kecelakaan, Satu Pengendara Meninggal Dunia
Radio ANDIKA - RIZKA HAUDI SETIYO, warga Jalan Mangga, Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung, Jombang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan. Kecelakaan  terjadi di Jalan Raya  Mojoagung, Jombang sekitar jam 00.15 WIB dini hari tadi. 
 
Kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor ini, juga mengakibatkan M ABIDIN, WAHYU BUDI PURNOMO dan ZANUAR AFIT RIANTO, mengalami luka serius. Ketiganya merupakan warga Dusun Karangmenjangan Desa Karangwinongan Kecamatan Mojoagung, Jombang.
 
Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, IPTU SULAIMAN mengatakan, kecelakaan bermula ketika WAHYU BUDI PURNOMO memboceng ZANUAR AFIT RIANTO mengendarai sepeda motor Honda GL nopol S 6044 Q melaju di jalan Raya Mojoagung-Bareng Jombang. Sesampainya di jalan Desa Dukuhmojo Kecamatan Mojoagung, Jombang, sepeda motor oleng ke kanan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Suzuki Smash, dikendarai RIZKA HAUDI SETIYO. Sehingga kedua kendaraan saling bertabrakan. Sementara dari arah belakang juga melaju sepeda motor Honda GL nopol S 3219 YK yang dikendarai M ABIDIN.
 
Hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan disebabkan karena pengendara sepeda motor Honda GL nopol S 6044 Q, WAHYU BUDI PURNOMO kurang memperhatikan kondisi jalan dan melaju terlalu kekanan. Ketiga korban mengalami luka-luka dan RIZKA HAUDI SETIYO meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Tiga sepeda motor yang terlibat kecelakaan dengan kondisi rusak berat, langsung dibawa ke kantor Unit Laka Satlantas Polres Jombang sebagai barang bukti. (had/dip)
 
23 May 2020
Ratusan Petasan Siap Ledak Diamankan Polres Tulungagung, 4 Tersangka Ditangkap
Radio ANDIKA - Empat orang laki-laki ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Gondang Polres Tulungagung karena membuat dan memperjualbelikan petasan berukuran besar. Tiga pelaku merupakan warga Desa Ngrendeng Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Sedangkan satu orang lainnya warga Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.

AKP SISWANTO, S.H., M.M Kapolsek Gondang Tulungagung saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan ketiga pelaku berinisial PW, BH dan YW. Mereka diamankan polisi di rumah masing-masing pada Jumat malam. Penangkapan ketiga laki-laki itu berdasar informasi dari warga yang resah dengan keberadaan para pelaku yang membuat petasan berukuran besar. Dari rumah tersangka PW, polisi menyita barang bukti petasan siap ledak sebanyak 27 buah.

Hasil pemeriksaan petugas, ketiga tersangka mengaku memperoleh bahan petasan dari seseorang yang beralamat di Blitar. Selanjutnya pada Sabtu pagi tadi, tersangka AS, warga Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar berhasil diamankan. Dari tangan tersangka AS, petugas menyita barang bukti berupa 127 petasan siap ledak dan 35 bahan petasan yang belum terisi bubuk petasan.

Keempat tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat no 12 tahun 1951 tentang pengawasan senjata api dan bahan peledak. Mereka terancam hukuman penjara 20 tahun.(stm/adr)
23 May 2020
Sempat Berstatus PDP, Pemakaman Warga Ngronggo Dilakukan Petugas Satpol PP Radio ANDIKA - Pemakaman jenazah warga Kelurahan Ngronggo Kota Kediri Sabtu, 23 Mei 2020 dini hari tadi, sempat terkendala tenaga. Pasien ini, sempat menyandang status PDP Covid-19. 

MIFTAHUL ROZAK, Lurah Ngronggo menyampaikan, tenaga pemakaman saat dini hari cukup sulit didapat. Akhirnya ROZAK meminta bantuan Satpol PP Kota Kediri. Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, NUR KHAMID sanggup membantu proses pemakaman dengan menggunakan APD sesuai prosedur pemakaman Covid 19. 

Menanggapi hal tersebut, dr. FAUZAN ADIMA, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota kediri sewaktu On Air di Radio ANDIKA memberikan klarifikasi. Pasien berinisal AW, 65 tahun, warga Kelurahan Ngronggo tersebut sebelumnya memang dirawat di RS Gambiran. AW mengeluhkan demam, batuk, pilek, dan sesak nafas sehingga dijadikan suspect PDP. Tetapi, dari hasil tes swab yang keluar Jumat, 22 Mei 2020 kemarin siang, pasien tersebut dinyatakan negatif virus corona. 

Pasien akhirnya meninggal dunia Jum'at malam kemarin, jam 21.45 WIB di RS Gambiran Kediri. Pihak RS Gambiran mengeluarkan surat keterangan bahwa AW meninggal bukan karena Covid-19. dr. FAUZAN berpesan agar jangan mudah percaya berita hoaks yang belum diketahui kebenarannya. (sha/aut/daf)


23 May 2020
Delapan Orang Pengedar Narkoba Diamankan Polres Blitar Kota
Radio ANDIKA - Satreskoba Polres Blitar Kota menangkap delapan orang pengedar narkoba jenis pil dobel L dan sabu. 

BRIPKA SUPRIYADI, Staf Humas Polres Blitar Kota, saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, delapan orang ini berinisial HT, DH, dan SA. Ketiganya warga Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Kemudian MHS, warga Kecamatan Sutojayan, AW, warga Kecamatan Ponggok, AK, warga Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, MF, warga Kecamatan Sananwetan Kota Blitar dan IA, warga Kecamatan Udanawu, Blitar. Dari hasil penangkapan, petugas juga mengamankan 700 butir pil dobel L dan 500 gram sabu. Penangkapan ini berdasarkan perkembangan kasus terkait penangkapan pengguna narkoba selama satu bulan terakhir. 

Saat ini, delapan orang pengedar diamankan di Mapolresta Blitar untuk dilakukan perkembangan kasus sampai ke pemasok narkoba. Para pengedar narkoba, terancam hukuman penjara diatas 10 tahun. (vin/stm)
23 May 2020
Warga Blabak Tambah Jumlah Pasien Positif Corona di Kota Kediri
Radio ANDIKA - Pasien terkonfirmasi positif virus corona di Kota Kediri bertambah satu orang, per Jum'at, 22 Mei 2020. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Kediri dr. FAUZAN ADIMA, M.Kes saat On Air di Radio ANDIKA menjelaskan, pasien seorang perempuan, berinisial P, usia 56 tahun, warga Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren. 
 
Pasien terkonfirmasi covid-19 dari klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung. Saat ini, pasien melakukan isolasi mandiri karena berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Saat ini, total 28 pasien terkonfirmasi positif corona di Kota Kediri.
 
dr. FAUZAN ADIMA mengingatkan warga Kota Kediri untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rutin cuci tangan dan mengenakan masker saat keluar rumah. Meskipun situasi Lebaran, warga diharapkan dapat menahan diri untuk tidak berkunjung ke saudara ataupun keluarga. (sha/eva/daf)
Page 3 of 845      < 1 2 3 4 5 >  Last ›