Berita- Info ANDIKA

21 March 2019
Radio ANDIKA - Kondisi di wilayah Papar sampai saat ini masih tergenang air. Saat ini Tim BPBD berada di lokasi.

Pak WINDOKO, Komandan Unit Reaksi Cepat BPBD Kab KEDIRI saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan banjir masih belum surut di Dusun Bulurejo dan Dusun Tawangrejo, Papar, Kediri. Di Bulurejo, air setinggi 80 cm sampai 1 m. Sementara di Dusun Tawangrejo.

Saat ini Tim BPBD, TNI, Polri, Dinkes Kabupaten Kediri membantu proses evakuasi warga. Ada 200 warga yang dievakuasi. Sampai kapan warga dievakuasi, tergantung cuaca dan kondisi banjir.(stm/eva)
21 March 2019
Tersesat Di Tulungagung, Kakek dari Ngancar Kediri Dijemput Keluarga Radio ANDIKA - Mbah SURATMIN, usia 70 tahun, warga Dusun Kutukan Desa Kunjang Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri yang tersesat di Sumbergempol Tulungagung sudah dijemput keluarganya tadi malam. BRIPKA BARRA BRAMANTYA Kasi Humas Polsek Ngancar Kediri mengatakan Mbah SURATMIN dijemput keluarga, didampingi Pak SUWOKO – Kepala Dusun Kutukan Desa Ngancar.
 
Berdasarkan keterangan dari keluarga, kondisi Mbah SURATMIN sebenarnya sehat dan tidak pikun, tetapi sering meninggalkan rumah dan tersesat di jalan. Bahkan bulan kemarin, Mbah SURATMIN tersesat sampai di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.
 
Sebelumnya, Petugas Piket Koramil Sumbergempol Tulungagung, Serda MILA BAGUS mengabarkan ke Gatekeeper Radio ANDIKA bahwa Mbah SURATMIN tersesat di Sumbergempol Tulungagung. Ketika sedang hujan deras kemarin sore, Mbah SURATMIN berteduh di Mako Koramil Sumbergempol Tulungagung.
 
Mbah SURATMIN ketika berteduh tidak membawa kartu identitas apapun. Dia mengaku pergi ke pasar sekitar satu minggu yang lalu dengan berjalan kaki. Namun ketika pulang, ia tersesat hingga ke Sumbergempol Tulungagung. (eva/stm)

21 March 2019
Banjir Di Jalan Raya Papar – Pare Kediri
Radio ANDIKA - Sampai saat ini situasi di Desa Bulurejo, Papar, Kediri masih banjir. Akibatnya jalan raya Papar – Pare masih tergenang air.

IPTU BAMBANG SUPARIJANTO SH, Kapolsek Papar Kediri menjelaskan hujan deras pada Selasa dari jam 15.30  s/d 20.00 WIB mengakibatkan tangkis sungai Dusun Tlanak Desa Ngampel jebol. Airnya meluap menggenangi pemukimam warga di 2 (dua) Dusun Tawangrejo dan Dusun Bulurejo Desa Papar. Tiga jam kemudian air surut. Rabu pagi, sekitar jam 07.00 s/ 10.00 WIB warga Dusun Tlanak Desa Ngampel kerja bakti  menutup tangkis yang jebol. Sorenya sekitar jam 16.00 s/d 20.00 WIB, hujan lebat lagi dan mengakibatkan banjir  serta menggenangi pemukiman warga Dusun Bulurejo, Ds Papar. Sejak jam 02.30 WIB hingga sekarang, jalan raya Papar- Pare mulai depan SMK  Pemuda Papar s/d Dusun Bulurejo arus lalu lintas macet akibat jalan tergenang air  20 hingga 30 cm.

 
AIPDA M BAHRONI, Kasi Humas Polsek Papar Kediri menambahkan Petugas Polsek Papar membantu pengaturan lalu lintas. Lalu lintas sistem bergantian. Dihimbau kepada pengguna jalan yang mengarah ke Pare dan sebaliknya khususnya roda empat jenis Sedan untuk tidak melewati jalan ini karena ketinggian air kurang lebih 30 cm. Dikhawatirkan nanti bisa mogok di tengah jalan.(stm/eva)
 

                                   
21 March 2019
Tanah Longsor Di Pagerwojo, Tulungagung
Radio ANDIKA - Hujan deras yang berlangsung lama di wilayah Pagerwojo, Tulungagung sejak jam 17.00 WIB mengakibatkan tanah longsor di jalan raya Dusun Kebonsari Desa Pagerwojo Kecamatan Pagerwojo sekitar jam 18.30 WIB.  Jalur yang menghubungkan  Desa Kradinan dengan Desa Pagerwojo itu tidak bisa dilewati kendaraan. Ukuran tanah longsor sepanjang 3 meter, ketinggian 6 meter dan lebar 1 meter. Tidak ada korban jiwa.

AIPTU SONI SINGGIH S. H, Kasi Humas Polsek Pagerwojo Tulungagung menginformasikan dengan adanya kejadian ini, warga langsung mengadakan kerja bakti. Beberapa jam kemudian jalur yang tertutup longsor sudah bisa dilalui oleh kendaraan lagi.

Selain itu, tanah tebing pinggir jalan di Desa Samar juga longsor. Akibatnya teras depan milik MUSIMAH, warga Dusun Krajan, RT 1 RW 3, Desa Samar tertimpa tanah. Tiang penyangga teras sampai roboh. Ukuran tebing tanah  yang longsor, panjang 10 meter,  lebar 8 meter dan ketebalan 1 meter.

Tidak hanya itu saja, tanah longsor juga mengakibatkan tiang listrik di tepi jalan roboh di Dusun Kampung Baru RT 1 RW 1 Desa Samar, Pagerwojo. Ukuran tanah longsor panjang 5 meter ketinggian 3 meter dan lebar 3 meter.

Rencananya hari ini Kepala Desa dan warga Desa Samar akan mengadakan kerja bakti. Dihimbau kepada warga untuk berhati-hati karena saat musim hujan sering terjadi bencana tanah longsor.(stm/atc)
20 March 2019
Radio ANDIKA - Wakil Walikota Kediri LILIK MUHIBBAH membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Kediri tahun 2019, bertempat di IKCC. Dalam sambutannya, LILIK MUHIBBAH mengatakan Musrenbang bertujuan untuk menggali aspirasi masyarakat dalam rangka menyempurnakan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020. Pada beberapa tahun terakhir pergerakan pembangunan di Kota Kediri semakin positif.
 
Sejumlah capaian juga di dapat dari berbagai indikator diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Kediri mencapai 77,13, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14%. Sedangkan, untuk pertumbuhan ekonomi non-industri tembakau mencapai 7,02%, tingkat kemiskinan 7,68%, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,63% serta inflasi berhasil turun di angka 1,97%.
 
Selain itu, wakil walikota menjelaskan, Pemkot telah meraih beberapa penghargaan. Diantaranya, sebagai TPID Terbaik se-Jawa Bali dua tahun berturut-turut, Kota Layak Anak tingkat Madya, Anugerah Parahita Ekapraya, Adipura, Opini WTP dan Sakip dengan nilai BB.(atc/asr)
20 March 2019
Radio ANDIKA – TAUFIK SAFILA, 16 tahun, remaja laki-laki asal Dusun Karangdowo, Desa Pehwetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri babak belur dihajar sekelompok anak punk. TAUFIK menjadi korban pengeroyokan anak punk gara-gara menolak diajak pesta minuman keras (miras).
 
Mas CECEP SUNARIYA, Staf Admin Regu 5 Satpol PP Kota Kediri menjelaskan, awalnya TAUFIK bersama IMAM, temannya jalan-jalan di kawasan wisata Gunung Klotok Kediri sore tadi. Saat bermaksud pulang, ada razia polisi lalu lintas. Mengetahui hal itu, mereka memutuskan menghindari dan masuk ke perkampungan warga di kawasan Mojoroto. Tapi ternyata mereka tersesat. Karena tidak tahu jalan, TAUFIK dan IMAM kemudian menanyakan jalur arah pulang ke Papar pada beberapa anak muda yang ditemuinya di jalan. Ternyata yang dijumpainya itu kelompok anak punk. Mereka kemudian mengajak TAUFIK dan IMAM ke sebuah warung. Alasannya, di sana mereka akan diberi petunjuk arah yang jelas.

Sesampainya di warung, ternyata anak-anak punk itu mengajak TAUFIK dan IMAM untuk minum miras. Ajakan itu ditolak oleh TAUFIK dan IMAM. Lalu keduanya dipaksa diajak ke bawah Jembatan Semampir untuk pesta miras. Lagi-lagi, ajakan itu ditolak oleh TAUFIK dan IMAM. Karena jengkel, gerombolan anak punk tersebut memukuli keduanya. IMAM berhasil melarikan diri dengan sepeda motornya. Sedangkan TAUFIK tertinggal sehingga menjadi bulan-bulanan anak punk. Dia dikeroyok hingga terjatuh ke Sungai Brantas. TAUFIK berteriak-teriak minta tolong sehingga gerombolan anak punk lari kocar-kacir ketakutan. Warga yang mendengar teriakan itu datang membantu mengevakuasi TAUFIK. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Satpol PP Kota Kediri.

Mas CECEP SUNARIYA ,
Staf Admin Regu 5 Satpol PP Kota Kediri mengatakan, karena sudah mengarah pada tindakan kriminal, kejadian yang menimpa TAUFIK kemudian dilimpahkan ke Polres Kediri Kota. Saat ini TAUFIK masih dimintai keterangan petugas. (adr/had)

20 March 2019

Radio ANDIKA - Kecelakaan beruntun terjadi di Jong Biru Gampengrejo Kabupaten Kediri, Selasa jam 21.00 WIB. Kecelakaan melibatkan Truk gandeng nopol AG 8214 UA yang di kemudikan ALI MUSTOFA alamat Dusun Cangak Kras Kabupaten Kediri dengan sepeda motor nopol AG 6181 JZ yang dikendarai ROHMAH SUJONO alamat Mojoroto Kota Kediri dan sepeda motor AG 6865 OB yang dikendarai ZAINAL ARIFIN alamat Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.

AIPTU AGUS HARI PURNOMO Anggota Unit Laka Satlantas Polres Kediri, menjelaskan, truk gandeng tersebut pakir di sebelah Timur menghadap ke arah Kota Kediri. Kecelakaan diduga karena cuaca hujan grimis dan minim lampu penerangan jalan, sepeda motor yang dikendarai ROHMAH menabrak truk yang sedang parkir dari arah yang sama. ROHMAH menabrak bagian belakang truk tersebut, kemudian di belakang ROHMAH ada sepeda motor yang dikendarai ZAINAL ARIFIN juga menabrak ROHMAH dari arah yang sama.

Akibat kecelakaan ini, ROHMAH dan ZAINAL ARIFIN mengalami luka-luka dan sudah ditangani oleh petugas untuk dilakukan perawatan. (vin/had)


20 March 2019
Modus Gandakan Uang, Sepasang Suami Istri Diciduk Polisi
Radio ANDIKA - Satreskrim Polres Trenggalek berhasil menangkap pasangan suami istri yang terlibat aksi penipuan. Pelaku bernama BAYU UUN, 50 tahun, warga Desa Sambong, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dan FEBRI MAYA ARIANI, 46 tahun, warga Kecamatan Sooko, Kota Mojokerto.
 
BAYU dan FEBRI ditangkap setelah melakukan penipuan dengan modus bisa menggandakan uang dan menawarkan pekerjaan. Korbannya atas nama JOHAN ADI PRANATA, 22 tahun, warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
 
AKP SUPADI Kasubag Humas Polres Trenggalek mengatakan, aksi penipuan berawal saat BAYU dan FEBRI menawarkan bisa mencarikan pekerjaan sebagai supervisor di perusahaan rokok. Bahkan untuk meyakinkan korbannya, BAYU dan FEBRI pura-pura menelpon seseorang yang diakunya sebagai bos perusahaan tersebut.
 
Selain itu, pasangan suami istri ini juga mengaku bisa menggandakan uang yang membuat JOHAN semakin tertarik. Dihadapan BAYU dan FEBRI, JOHAN menyerahkan uang sebesar Rp 15 Juta pada hari Jumat tanggal 8 Maret 2019. Uang tersebut oleh BAYU langsung dimasukkan ke dalam plastik berwarna hitam dan menukar uang tersebut dengan sebuah peci yang dilipat sehingga menyerupai segepok uang, tanpa sepengetahuan JOHAN.
 
Peci tersebut dibungkus plastik hitam dan diserahkan kepada JOHAN sambil berpesan untuk tidak membukanya hingga BAYU dan FEBRI kembali empat hari lagi. Di hari keempat yang telah disepakati, pasangan suami istri itu tidak kunjung datang. JOHAN yang penasaran, kemudian membuka bungkusan plastik tersebut dan kaget karena hanya menemukan sebuah peci berwarna hitam.
 
Karena merasa tertipu, JOHAN melaporkan kejadian ini ke polisi. Usai menerima laporan, polisi menangkap keduanya di wilayah Caruban Kabupaten Madiun hari Jumat, 15 Maret 2019. Dari hasil penyidikan keduanya ternyata juga melakukan aksi penipuan dengan modus serupa di wilayah Rembang dan Lamongan.(eva/had)
20 March 2019
Tidak Menyalakan Sein, Dua Sepeda Motor Tabrakan
Radio ANDIKA - kecelakaan terjadi tadi siang sekitar 14.30 WIB di Jalan Pahlawan tepatnya di utara SPBU Rejoagung Tulungagung depan Rumah Makan padang. Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, sepeda motor Honda Scoopy nopol AG 5528 RBC yang dikendarai INDRI WAHYUNI warga Dusun Sukorejo Desa Rejoagung Kecamatan Kedungwaru Tulungagung. Kontra dengan sepeda motor Honda Beat nopol AG 3899 RBX yang dikendarai NOVI FITRIANI warga Dusun Mojosari Desa Mojoagung Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung.

BRIPKA ENDRO PURNOMO Paur Humas Polres Tulungagung menjelaskan, kecelakaan ini berawal ketika sepeda motor Honda Scoopy dan Honda Beat sama-sama melaju dari arah Tulungagung menuju Ngantru Tulungagung. sepeda motor Honda Scoopy hendak belok ke arah kanan dengan tidak menyalakan lampu sein. Karena kaget sepeda motor Honda Beat yang melaju dibelakaangnya tidak bisa menghindar sehingga menabrak sepeda motor Honda Scoppy dari arah belakang.

Akibat kecelakaan ini kedua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dr Iskak Tulungagung.(asr/eva)
 

20 March 2019
Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Pesantren Kediri Roboh
Radio ANDIKA - Hujan yang disertai angin kencang, terjadi kemarin petang, merohkan atap serta sebagian dinding rumah milik Mbah IMAM ROJI usia 76 tahun warga Lingkungan Gande Kelurahan Bawang Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Pak BAMBANG RIHADI, Koordinator Dinas Sosial Tagana Kota Kediri saat On AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA mengatakan, akibat  disapu angin kencang rumah Mbah IMAM ROJI  sebagian rumahnya roboh dan tidak bisa ditempati lagi. Kondisi bangunan sudah rapuh, temboknya retak dan atapnya rawan roboh. Sewaktu kejadian Mbah IMAM ROJI berada di teras rumah sehingga tidak tertimpa reruntuhan rumah. Secara fisik kondisi Mbah IMAM ROJI sehat tapi pendengarannya berkurang.

Saat ini Tim TRC BPBD, TAGANA, Relawan, tokoh masyarakat, perangkat desa dan warga sekitar melakukan antisipasi, agar rumah tidak roboh seluruhnya. Kemudian membuatkan rumah hunian sementara untuk Mbah IMAM ROJI. (ikj/dip)
Page 3 of 418      < 1 2 3 4 5 >  Last ›