Berita- Info ANDIKA

24 May 2020
Dua Remaja Di Tulungagung Positif Covid-19
Radio ANDIKA - Total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tulungagung menjadi 52 orang, setelah hari Sabtu 23 Mei 2020 ada penambahan tiga pasien. Satu pasien masih berusia 15 tahun, tetapi belum diketahui asal penularannya.
 
Drs. BAMBANG TRIONO Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, dua pasien berasal dari Kecamatan Boyolangu dan satu keluarga berjenis kelamin laki-laki berusia 25 dan 15 tahun. Sedangkan satu pasien lainnya berasal dari klaster Desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol. 
 
Tim gugus tugas masih berusaha melakukan tracing asal penularan Corona pada dua pasien yang masih berusia muda tersebut. Rencananya hari Selasa besok, tim gugus tugas baru akan melakukan tracing.
 
Sebelumnya dua pasien asal Kecamatan Boyolangu tersebut mengeluhkan gejala yang mengarah pada Covid-19 yakni suhu tubuh yang meningkat dan sesak saluran pernafasan. Pasien kemudian dibawa ke Rumah Sakit Baptis Kota Kediri, dilanjutkan pengambilan swab dan hasilnya positif.
 
Saat ini kedua pasien asal Boyolangu sudah menjalani karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.(eko/daf)
24 May 2020
Tambahan Positif Corona Jombang Dari Transmisi Lokal
Radio ANDIKA - Lima warga Jombang kembali dinyatakan positif Covid-19 akibat transmisi lokal. Kelima warga tersebut tertular akibat sempat berhubungan langsung dengan pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, beberapa waktu lalu. Selain itu, ada juga dua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang mengalami perawatan medis di luar Kabupaten Jombang.
 
Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang, dr. PUDJI UMBARAN ketika On Air di Radio ANDIKA mengatakan, pasien pertama berjenis kelamin wanita, usia 18 tahun, warga Kecamatan Kota Jombang. Pasien kedua berjenis kelamin wanita, usia 50 tahun, warga Kecamatan Kota Jombang. Pasien Ketiga berasal dari kecamatan Sumobito Jombang. Pasien keempat berasal dari Kecamatan Tembelang Jombang. Pasien kelima berjenis kelamin 42 tahun, dari Kecamatan Jogorato Jombang. Kelima pasien memiliki kontak erat dengan keluarga yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif Covid-19.
 
Peningkatan kasus transmisi lokal menandakan masih terjadi penularan di tengah masyarakat akibat diabaikannya protokol kesehatan. Seperti penggunaan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menghindari keramaian, serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang terus mengantisipasi pertambahan kasus positif dari transmisi lokal.
(had/daf)
24 May 2020
Rapid Test di Pusat Keramaian, 14 Warga Trenggalek Reaktif
Radio ANDIKA - Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Trenggalek melakukan rapid test massal di sejumlah lokasi dan pusat keramaian. Rapid test dilakukan terhadap pemudik, pengunjung pusat perbelanjaan, karyawan pabrik, pedagang pasar, hingga tenaga medis. Hasilnya ditemukan 14 warga yang reaktif rapid test.
 
Bupati Trenggalek, MOCHAMAD NUR ARIFIN mengatakan, lebih dari seribu orang, sudah mengikuti rapid test di beberapa lokasi dan pusat keramaian. Langkah selanjutnya terhadap 14 warga yang reaktif, akan dilakukan pemeriksaan swab di laboratorium. Apabila hasil swab menunjukkan positif terpapar Covid-19, maka Pemkab Trenggalek akan melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat. 
 
Gugus Tugas juga akan melakukan karantina terhadap pasien di lokasi yang telah disiapkan. Tetapi jika hasilnya negatif, maka akan dilakukan rapid test ulang. Jika negatif maka warga tersebut terbebas dari Covid-19.(had/daf)
24 May 2020
Sehari, Dua Pasien Corona Trenggalek Sembuh
Radio ANDIKA - Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengumumkan dua pasien sembuh dari Covid-19. Merujuk hasil ini Bupati Trenggalek memerintahkan kepada Dinas Kesehatan Trenggalek untuk menerbitkan surat keterangan sehat kepada kedua pasien. Meskipun sudah sembuh kedua pasien ini harus tetap disiplin memakai masker, tetap melakukan physical distancing, sering cuci tangan dan mematuhi segala bentuk protokol kesehatan.
 
Bupati Trenggalek, MOCHAMAD NUR ARIFIN mengatakan, pasien 04 Trenggalek, berjenis kelamin laki-laki, usia 43 tahun asal Kecamatan Gandusari Trenggalek ini dinyatakan sembuh setelah swab kedua, 13 mei 2020 dan swab ketiga, 18 Mei 2020 dengan hasil negatif. Karena dua kali hasil swab test negatif maka pasien ini telah dinyatakan sembuh dari Virus Corona. Kontak erat pasien 04 yang terdiri dari istri, 3 anak dan 1 menantu telah menjalani isolasi lebih dari 14 hari dan rapid tes dua kali non reaktif.
 
Pasien 02 Trenggalek, berusia 57 tahun juga dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali tes swab ulang, pada 13 Mei 2020 dan 18 Mei 2020. Sebelumnya, pasien 02 Trenggalek ini sempat dirawat di RSUD dr. Soedomo Trenggalek hingga gejala sakit akibat Covid-19 dinyatakan hilang. Pasien sudah pulang dan berkumpul dengan keluarganya di Kecamatan Durenan Trenggalek. Pasien sudah kembali beraktivitas seperti semula.(had/daf)
23 May 2020
Rombongan Ronda Sahur Ditabrak Pengendara Mabuk, Satu Meninggal
Radio ANDIKA – Diduga mabuk, pengendara motor tabrak empat pemuda di Menang Pagu Kediri yang akan ronda sahur. Akibatnya satu orang korban meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka. Peristiwa terjadi Jumat dini hari kemarin.
 
AKP HARIYANTO, SH, Kapolsek Pagu yang dikonfirmasi Radio ANDIKA menjelaskan, awalnya PARWANTO, warga Dusun Mantren Desa Tengger Kidul Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion AG  2590 EAD. Dia melaju dari Kediri ke Pagu dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi, tak disangka motornya mengarah pada sejumlah pemuda yang saat itu sedang duduk-duduk di tepi jalan, tidak jauh dari portal akses masuk ke jalan desa. Para pemuda itu rencananya akan melakukan ronda sahur.

Seketika, empat orang pemuda itu tertabrak sepeda motor yang dikendarai PARWANTO. Masing-masing DIKI FERNANDA, NOVAN ARMA DWI, DONI EFENDI dan NIKO. Seluruhnya warga Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.
 
Akibatnya keempat korban mengalami luka-luka. Bahkan salah satu korban, NOVAN ARMA DWI, akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Aura Syifa, Pagu. Sementara PARWANTO, pengendara  motor Vixion mengalami luka patah tangan. Kasusnya kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Kediri.(adr/had)
23 May 2020
Gugus Tugas Covid-19 Jombang Jemput Langsung Pemudik Dari Stasiun
Radio ANDIKA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang terus berupaya memerangi wabah Covid-19. Mulai dari menyebar fasilitas cuci tangan hingga tempat karantina bagi pemudik. Sekitar 500 tandon tempat cuci tangan dipasang di sejumlah titik keramaian. Misal, area pasar, kawasan pertokoan, kantor desa dan juga Ruang Terbuka Hijau.
 
Ketua Bidang Penanganan Gugus Tugas Penanggulangn Covid-19 Kabupaten Jombang, dr. PUDJI UMBARAN mengatakan, selain tandon tempat cuci tangan, posko karantina yang berada di desa-desa juga sudah didirikan sebagai upaya pencegahan. Agar pendatang yang berisiko membawa virus tidak sampai menularkan kepada warga di Jombang. Di posko, juga diberi fasilitas yang layak. Seperti tempat tidur hingga makan dan minum juga ditanggung pihak desa.
 
Sebagai upaya pencegahan, Gugus Tugas juga memfasilitasi penjemputan bagi penumpang kereta api yang turun di Jombang. Setelah melalui pemeriksaan kesehatan dasar di stasiun, Gugus Tugas juga akan memberikan fasilitas pengantaran sampai desa tujuan untuk isolasi di posko. (had/adr)
23 May 2020
Mencuri di Rumah Tetangga, Warga Warujayeng Ditembak Polisi
Radio ANDIKA - Unit Reskrim Polsek Warujayeng Polres Nganjuk mengamankan GATOT warga Lingkungan Pengkol Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. GATOT diamankan  karena mencuri di rumah KHOIRUL NUR HUDA yang masih satu lingkungan.
 
Kapolsek Warujayeng Polres Nganjuk, KOMPOL EDY HARIADI mengatakan, pencurian dilakukan GATOT pada Kamis kemarin dini hari, ketika KHOIRUL sedang tidur. GATOT masuk ke dalam rumah melalui jendela lantai atas dengan cara mencongkel jendela menggunakan obeng. Selanjutnya GATOT mengambil uang yang ada di dalam tas sejumlah Rp 1,5 juta, voucher senilai Rp 15 juta, dan satu unit ponsel senilai Rp 4 juta. Saat KHOIRUL terbangun hendak makan sahur melihat barang-barangnya telah hilang dan melaporkannya ke Polsek Warujayeng Polres Nganjuk.
 
Polisi kemudian melakukan olah TKP untuk mengumpulkan keterangan dan alat bukti. Hasil penyelidikan mengarah kepada GATOT, terduga pelaku yang tinggal tidak jauh dari tempat tinggal KHOIRUL dan masih berada dalam satu lingkungan. Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap GATOT yang sedang bersembunyi di komplek belakang Pasar Warujayeng. GATOT ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri. GATOT mengaku telah 4 kali melakukan pencurian di rumah KHOIRUL dan total hasil curiannya senilai Rp 35 juta. (had/dip)
 
23 May 2020
Pengemudi Mabuk, Mobil Kijang Masuk Ke Sungai
Radio ANDIKA-Kecelakaan tunggal ini terjadi di jalan raya Kediri-Plosoklaten tepatnya di Desa Turus Kecamatan  Gurah Kabupaten Kediri, tadi  sekitar jam 6 petang.
 
Mobil yang mengalami kecelakaan  Toyota Kijang Super Nopol warna silver nopol AG 1716 AQ yang dikemudikan ALIM AGUS SETIONO, warga Desa Tiru Kidul Kecamatan  Gurah Kabupaten Kediri. Dalam mobil itu ada 2 orang penumpang yakni  HASAN FADLI  dan IMAM MU'ALIM keduanya warga Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten Kediri.
 
AIPTU HARI PAMUJI Kanit Sabhara Polsek Gurah mengatakan, semula mobil Kijang yang dikemudikan ALIM melaju dari arah Simpang Lima Gumul-SLG menuju ke Plosoklaten. Sopir, dalam kondisi mabuk berat. Sesampainya di lokasi kejadian ALIM   yang terpengaruh minuman keras,  tidak bisa mengendalikan kemudi  sehingga oleng ke kiri dan  masuk ke sungai.
 
Akibat kecelakaan, ALIM AGUS SETIONO dan  HASAN FADLI mengalami luka-luka, selanjutnya dibawa ke RS. SLG Kediri. Tindak lanjutnya  melimpahkan penanganan ke Unit Laka Satlantas Polres Kediri.(dip/had)
23 May 2020
 Positif Corona Kabupaten Kediri Muncul Dari Klaster Baru
Radio ANDIKA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri menyatakan total pasien positif Covid-19 menjadi 79 orang. Lima pasien dinyatakan positif setelah hasil tes swab-nya keluar hari ini. Semua pasien merupakan klaster baru. Ketika dilakukan tracing, pasien mengaku tidak pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya, maupun pemudik dari luar kota.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. AHMAD KHOTIB ketika On Air di Radio ANDIKA mengatakan, pasien pertama berjenis kelamin laki-laki, usia 40 tahun, dari Desa Banjarejo Ngadiluwih Kediri. Pasien kedua berjenis kelamin laki-laki, usia 74 tahun, berasal dari Desa Sidorejo Pare Kediri. Pasien ketiga berjenis kelamin laki-laki, usia 80 tahun, asal Desa Padangan Kayenkidul Kediri. Pasien keempat, berjenis kelamin wanita, usia 54 tahun, asal Desa Sumber Bendo Pare Kediri. Serta pasien kelima, berjenis kelamin laki-laki, usia 56 tahun, asal Desa Janti Papar Kediri. 
 
Pasien warga Desa Sidorejo Pare Kediri telah meninggal dunia sebelum hasil swabnya keluar. Sebelumnya pasien dirawat di RS HVA Toeloengredjo Pare Kediri. Untuk warga Desa Banjarejo Ngadiluwih Kediri dan warga Desa Janti Papar Kediri saat ini dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. Sedangkan dua pasien lainnya melakukan isolasi mandiri, dalam pengawasan tenaga medis. (had/daf)
23 May 2020
Nekad Takbir Keliling, Polres Kediri Kota Akan berlakukan Tes Kesehatan di Ruang Observasi
Radio ANDIKA - Polres Kediri Kota menggelar apel jelang Hari Raya idul Fitri 1441 Hijriyah. Apel gabungan yang digelar dalam rangka antisipasi takbir keliling memasuki wilayah hukum Polres Kediri Kota.
 
Apel gabungan yang terdiri dari JPU Polres Kediri Kota, TNI dan Satpol PP Kota Kediri akan menempati 6 titik lokasi penyekatan bagi warga yang nekad melaksanakan tabir keliling.
 
Kapolres Kediri Kota, AKBP MIKO INDRAYANA menjelaskan, pihaknya akan memberikan dua opsi bagi para warga yang nekad melakukan takbir keliling. Opsi yang pertama mengembalikan mereka ke daerah asal. Untuk opsi yang kedua memeriksa kesehatan dengan membawa barang ke ruang observasi yang sudah ditentukan dari dinas kesehatan. Akan ditentukan apakah mereka akan melakukan isolasi mandiri atau isolasi di tempat yang sudah disediakan.
 
Enam titik yang dilakukan penyekatan penjagaan antisipasi takbir keliling, yakni, yang pertama di daerah Mojo yang berbatasan dengan Tulungagung, kemudian perbatasan dengan Kabupaten Kediri Ngadiluwih. Penjagaan diwilayah Kecamatan Tarokan, antisipasi adanya lonjakan arus takbir keliling.
 
Hal tersebut dilakukan atas kesepakatan bersama di tiadakan takbir keliling, dan dilaksanakan di rumah masing masing. Kapolresta menghimbau kepada keamanan personilnya. Agar senantiasa menjunjung tinggi etika dengan sopan santun dalam melaksanakan tugas.
 
Dalam penyekatan antisipasi takbir keliling, Polres Kediri Kota, menerjunkan personil gabungan yang disiapkan di pos pos penjagaan sebanyak 318 personil gabungan dari Polri, TNI dan juga Satpol PP Kota Kediri.(atc/had)
Page 2 of 844      < 1 2 3 4 >  Last ›