Berita- Info ANDIKA

02 August 2017
Masa Depan Neymar Masih Abu-Abu Dengan PSG, Al-Khelaifi: Semoga Proses Transfer Segera Rampung Dalam Waktu Dekat Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, telah menyarankan agar penandatanganan kontrak dengan penyerang Barcelona, Neymar, bisa segera mendekati penyelesaian sebelum penutupan bursa transfer pemain musim panas 2017.

Spekulasi di Prancis mengatakan kontrak dengan nominal hingga menyentuh 222 juta euro atau setara Rp3,4 triliun akan segera rampung dalam beberapa hari mendatang.

Selain itu ada kabar yang mengatakan saat ini Neymar tengah berada di Doha untuk melakukan tes kesehatan. Namun nyatanya pemain berusia 25 tahun tersebut sedang terbang kembali menuju Spanyol dengan sebuah penerbangan komersial dari China.

Mendengar kabar tersebut Al-Khelaifi menolak berkomentar lebih banyak mengenai hal tersebut. Ia hanya mengisyaratkan mengenai adanya perkembangan yang akan datang dan enggan melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai masa depan Neymar.

 “Saya kita pertanyaan ini agak tergesa-gesa. Hari ini Neymar adalah pemain Barcelona dan kami akan melihat apa yang akan terjadi dengannya,” terang Al-Khelaifi, sebagaimana diberitakan Soccerway, Rabu (2/8/2017).

“Namun kami menghormati semua kontral yang ditandatangani antara klub dan pemain lain. Saya tidak benar-benar ingin membicarakannya saat ini. Saya berharap bisa membicarakan hal ini di lain waktu. Saya lebih memilih untuk tidak memberikan persentasi, biarkan waktu yang memberitahu semuanya,” tuntasnya.(okezone-ink)
 

02 August 2017
Hanafi Rais Minta Jokowi Lebih Tegas Wakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi Rais meminta Presiden Joko Widodo lebih tegas dalam membela keberpihakan untuk menyelamatkan anak muda dari rokok.

"Soal pajak tembakau, itu tergantung Pak Presiden Jokowi asalkan punya political will selamatkan generasi muda supaya salah satunya menaikkan cukai," paparnya dalam diskusi di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta (1/8).

Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah dengan tegas meminta negara-negara di Asia Tenggara untuk menurunkan angka perokok pemula. Tentu saja, harga rokok dinilai masih terlalu murah.

Salah satu caranya dengan melalui kenaikan pajak tembakau dan larangan iklan rokok. DPR pun kini tengah menggodok revisi Undang-Undang Penyiaran untuk melarang iklan rokok dalam bentuk apa pun.

Hanafi melanjutkan, manfaat dari kebijakan menaikkan cukai rokok nantinya akan dirasakan oleh generasi penerus bangsa. Hanya saja, kata dia, tentu kebijakan tersebut ada risiko politiknya.

"Petani protes. Pengusaha rokok yang sering nyumbang pun pasti keberatan. Sehingga ini perlu dikalkulasi pemerintah," katanya.

Hanafi menyebut rokok sudah menjadi candu di kalangan anak-anak. Walaupun ada wacana soal kenaikan harga rokok, dirinya yakin rokok akan tetap laku.

"Harga naik pun orang tetap ingin beli. Cukai naik tetap saja beli rokok. Padahal menurut data yang diperoleh. Pengeluaran rumah tangga besar itu setelah beras, paling besar adalah rokok," jelasnya.

Hanafi menambahkan, jika Undang-Undang Penyiaran larangan iklan rokokterwujud, maka tak serta merta akan merugikan industri rokok. Pasalnya tak ada iklan pun, kata dia, rokok akan tetap laku.
Hanya saja, rokok tak boleh lagi diiklankan di media televisi dan radio dalam bentuk apapun sekalipun itu beasiswa atau hanya logo.

Sebelumnya WHO menyarankan ada pengendalian penggunaan tembakau dengan meningkatkan pajak tembakau lewat WHO Framework Convention on Tobacco Control’ (FCTC).

Direktur Regional WHO untuk Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh mengatakan, laporan terbaru mengenai epidemi tembakau global, sebanyak 63 persen populasi dunia sudah berada di bawah payung hukum satu ukuran pengendalian tembakau komprehensif yang dimandatkan oleh FCTC. Ada juga peringatan grafis untuk melarang iklan tembakau.(jpnn-ink)
 

02 August 2017
Ini Alasan Pemerintah Gencar Gelar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPP Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Dadang Sunendar mengatakan, pemerintah menargetkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional.

Karena itu, pemerintah gencar mengadakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).
UKBI merupakan tes standar yang dikembangkan Badan Bahasa untuk mengukur kemahiran penutur bahasa Indonesia, baik sejati maupun asing. 

"Sebelum undang-undang tentang kebahasaan lahir, gagasan UKBI telah dihadirkan sebagai wujud komitmen para ahli bahasa, ahli pengajaran bahasa, dan praktisi berbagai bidang dalam Kongres Bahasa Indonesia V pada 1988," kata Dadang saat membuka Seminar Nasional Pengembangan Kemahiran Berbahasa Indonesia di Jakarta, Selasa (1/8).

Situasi kebahasaan di Indonesia yang memiliki karakteristik multilingual, menurut Dadang, menuntut pengambil kebijakan bahasa untuk secara aktif, kreatif, dan bijaksana.

"Bahasa Indonesia berada di antara 646 bahasa daerah terkodifikasi dan di antara belasan bahasa asing yang aktif digunakan dalam berkomunikasi di Indonesia," tuturnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah mempunyai UKB di Singapura dan Paris.
Nantinya, orang asing masuk ke Indonesia, baik sebagai mahasiswa atau tenaga kerja harus mempunyai level bahasa yang sesuai.(jpnn-ink)

01 August 2017
Sebenarnya Bu Susi Berpihak ke Nelayan Atau Pengusaha? Anggota Komisi IV DPR Ono Surono menilai rencana Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta PT Pertamina mencabut subsidi solar bagi nelayan adalah bukti kebijakannya tidak berpihak ke nelayan kecil di Indonesia.
“Jika begitu, beliau lebih mendukung neoliberalisme yang diusung kekuatan-kekuatan global atau asing,” ujarnya, Selasa (1/8).

Politikus PDI Perjuangan ini mengindikasikan Indonesia saat ini sedang ditekan oleh kekuatan global yang dimotori oleh organisasi negara-negara besar.

Mereka mendorong kebijakan pengelolaan perikanan yang pro lingkungan dan antisubsidi yang sangat merugikan nelayan Indonesia.

“Coba kita cermati juga subsidi yang diberikan kepada petani. Benih, pupuk dan obat-obatan selalu hadir dan tetap dipertahankan oleh menteri pertanian-nya,” tegasnya.

Menurut Ono, subsisi bahan bakar minyak (BBM) hanya diberikan untuk kapal denga ukuran 30 GT ke bawah.
Hal itup diatur oleh Undang-undang nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam.

Mayoritas nelayan di Indonesia adalah nelayan kecil yang ukuran kapalnya 30 GT ke bawah.
"Sehingga diharapkan dengan subsidi tersebut, nelayan kecil bisa lebih sejahtera karena komponen biaya melaut 60-70 persennya adalah BBM,” jelasnya.

Seperti diketahui, Susi mengusulkan pencabutan subsidi solar untuk nelayan kecil.

Susi beralasan bahwa selama ini, banyak nelayan kecil justru tidak mendapatkan solar subsidi.
Bahan bakar yang sebagian harganya ditanggung pemerintah itu justru banyak dinikmati perusahaan.(jpnn-ink)

01 August 2017
Usai kasus Novel, Jokowi minta penanganan korupsi dan HAM dipercepat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penanganan seluruh kasus korupsi harus segera dituntaskan. Hal sama juga diminta oleh Kepala Negara untuk dapat sesegera mungkin menyelesaikan kasus-kasus penganiayaan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang belum selesai.

"Penanganan kasus-kasus korupsi, penganiayaan, pelanggaran HAM, dan lai-lain yang belum selesai, harus dipercepat demi rasa keadilan masyarakat," kata Jokowi melalui akun resmi twitter-nya, Selasa (1/8).

Jokowi mengatakan hal ini tak lama usai mencuit tentang kasus teror terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi meminta teror terhadap Novel Baswedan harus segera dituntaskan.

"Kasus yang menimpa Pak Novel Baswedan harus segera dituntaskan," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kasus yang menimpa Novel Baswedan telah mengalami kemajuan. Hal ini terlihat dari langkah Kapolri yang mengumumkan sketsa dugaan pelaku.

"Pengusutannya terus mengalami kemajuan, -Jkw," cuit Jokowi.(merdeka-ink)

01 August 2017
Lukaku Cetak 25 Gol Musim Lalu, Mourinho Tidak Peduli Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengaku tidak peduli dengan rasio gol yang dicetak penyerang anyar The Red Devils –julukan Man United, Romelu Lukaku. Bagi pelatih berkebangsaan Portugal itu, yang penting adalah bagaimana penggawa 24 tahun itu memberikan kontribusi untuk tim.

Man United akhirnya resmi mendatangkan Lukaku pada bursa transfer musim panas 2017. Klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut harus merogoh kocek senilai 75 juta poundsterling atau sekira Rp1,3 triliun untuk mendapatkan jasa pemain Timnas Belgia tersebut.

Namun, sepertinya harga yang dikeluarkan Man United sebanding dengan kualitas yang dimiliki Lukaku. Musim lalu, ia berhasil mengemas 25 gol serta enam assist bersama Everton di Liga Inggris.

Tidak hanya itu, Lukaku juga sudah membuktikan kualitasnya selama tur pramusim. Mantan pemain Chelsea itu terlihat langsung terlihat langsung berpadu dengan skema 4-2-3-1 racikan Jose Mourinho. Terbukti, Lukaku sukses mengemas tiga gol bagi Man United selama menjalani tur pramusim.

“Sangat bagus, Anda tahu, penyerang sepertinya (Lukaku) harus mencetak gol. Tapi itu tidak penting bagi saya, tapi mungkin penting baginya,” ujar Mourinho, seperti dikutip dari Daily Express, Selasa (1/8/2017).

“Kami pelatih, kami sudah sangat senang dengan mereka meski mereka tidak mencetak gol karena permainan mereka, organisasi tim, serta strategi permainan. Tapi bagi mereka, mencetak gol selalu penting,” jelasnya.(okezone-ink)
 

01 August 2017
Pemerintah targetkan 95 persen anak Indonesia ikut imunisasi MR Presiden Jokowi menghadiri acara pencanangan imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Yogyakarta, Selasa (1/8). Didampingi Menteri Kesehatan dan Menteri PMK Puan Maharani, Jokowi melakukan pencanangan gerakan nasional imunisasi MR di MTsN 10, Ngemplak, Sleman, DIY.

Jokowi mengatakan, idealnya saat ini 95 persen anak Indonesia akan mendapatkan imunisasi MR. Tetapi, sambung Jokowi, saat ini baru 0,05 persen anak Indonesia yang mendapatkan imunisasi MR.

"Imunisasi MR harusnya bisa dilakukan pada semua anak Indonesia. Ini harus bisa kita lakukan. Jangan meremehkan Campak dan Rubella. Ini berbahaya sekali," terang Jokowi.

Jokowi meminta kepada kementerian terkait untuk turun ke masyarakat dan menjelaskan pada orang tua betapa pentingnya imunisasi MR bagi anak. Harus bisa, kata Jokowi, menggandeng semua pihak baik sekolah, madrasah, pesantren agar gerakan imunisasi MR bisa berjalan dengan baik.

"Buka lebar pintu posyandu, puskesmas, rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang ditunjuk mengadakan imunisasi MR. Gandeng semuanya. Ini semua demi anak-anak kita," ungkap Jokowi.

Sedangkan menurut Menko PMK Puan Maharani, imunisasi nasional MR ini harus mencapai target 95 persen anak Indonesia mendapatkan imunisasi MR. Untuk itu, imunisasi akan dilakukan melalui dua fase.

"Fase pertama Agustus 2017 di Jawa. Sedangkan fase kedua, 2018 untuk seluruh propinsi di Indonesia," tutupnya.(merdeka-ink)

01 August 2017
Jokowi: Kasus Novel Baswedan harus segera dituntaskan! Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepolisian segera menuntaskan kasus penyerangan terhadap Penyidik Senior Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) Novel Baswedan. Jokowi mengatakan hal ini satu hari usai mendapatkan laporan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait perkembangan kasus yang telah lebih dari seratus hari belum terungkap ini.
 
"Kasus yang menimpa Pak Novel Baswedan harus segera dituntaskan," kata Jokowi melalui akun resmi twitternya, Selasa (1/8).
 
Menurut Jokowi, kasus yang menimpa Novel Baswedan telah mengalami kemajuan. Hal ini terlihat dari langkah Kapolri yang mengumumkan sketsa dugaan pelaku.
 
"Pengusutannya terus mengalami kemajuan, -Jkw," cuit Jokowi.
 
Penyidik senior KPK Novel Baswedan ragu Polri dapat mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadapnya. Sebab, empat orang yang diduga terkait justru malah dilepaskan oleh polisi. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, keempat orang tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan para pelaku. Karenanya, mereka akhirnya dilepaskan.
 
Kapolri lantas memperlihatkan sketsa foto orang yang diduga pelaku. Menurutnya, sketsa itu belum di-publish karena baru jadi dua hari lalu.
 
"Ini baru dua hari lalu, belum di-publish. Kalau ada di media lain saya tidak tahu," kata Tito dalam jumpa pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara,Jakarta, Senin (31/7).
 
Tito menjelaskan, sketsa itu berhasil dibuat berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi kunci yang meminta identitasnya dirahasiakan. Saksi kunci itu memberi informasi saat subuh, sebelum peristiwa penyiraman terjadi, ada orang tak dikenal berdiri di dekat masjid.
 
Sosok orang itu sangat mencurigakan. Diduga, orang itu merupakan pengendara sepeda motor yang membonceng pelaku penyerangan terhadap Novel.
 
"Ada saksi cukup penting tapi dia enggak mau disebutkan identitas demi keamanan, dia lihat ada orang berdiri di dekat masjid dan sosoknya mencurigakan. Dia diduga pengendara sepeda motor, sepeda motor penyerang Novel," kata Tito.
 
Dari keterangan saksi tersebut, pihaknya lantas bekerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan AFP, kepolisian Australia, untuk membuat sketsa foto pelaku. Alhasil, sketsa orang yang diduga sebagai pengendara sepeda motor penyerang Novel itu berhasil dibuat.
 
"Ini ada di dekat masjid dan kita duga dia adalah pengendara sepeda motor," katanya.
 
Kapolri mengatakan ciri-ciri pelaku tersebut yakni memiliki tinggi badan antara 167 cm hingga 170 cm, berwarna kulit agak hitam, berambut keriting, dan memiliki badan cukup ramping.(merdeka-ink)

01 August 2017
Sudah Beli Banyak Pemain, Milan Masih Incar Diego Costa Geliat raksasa Liga Italia, AC Milan, pada bursa transfer musim panas 2017 sangat luar biasa. Kedatangan investor baru, membuat Rossoneri –julukan Milan– tak segan-segan dalam membelanjakan uangnya.

Sejauh ini, Milan sudah menggelontorkan uang tunai senilai 189,5 juta euro atau sekira Rp2,98 triliun untuk membeli sekira 10 pemain. Meski begitu, ternyata aktivitas Rossoneri di bursa transfer musim panas 2017 belum selesai.

Menurut berita yang dimuat Football Italia, Selasa (1/8/2017), Milan masih berburu satu pemain untuk mengisi pos penyerangan. Nama yang masuk radar Rossoneri adalah striker Chelsea, Diego Costa.

Bahkan Milan dikabarkan tengah menjalin pembicaraan dengan Chelsea dan agen sang pemain, Jorge Mendes untuk membicarakan kemungkinan transfer Costa ke San Siro musim ini. Namun, sepertinya langkah tim asuhan Vincenzo Montella untuk mendapatkan tanda tangan pemain berpaspor Spanyol itu cukup sulit.

Pasalnya, Costa justru ingin kembali ke mantan klubnya, Atletico Madrid. Penggawa 28 tahun itu berniat kembali ke mantan klubnya setelah dirinya dikabarkan tidak masuk dalam rencana manajer The Blues –julukan Chelsea, Antonio Conte.

Mantan pelatih Timnas Italia itu bahkan pernah menyuruh Costa untuk mencari klub baru. Pernyataan tersebut cukup mengagetkan mengingat ia merupakan kunci sukses Chelsea merebut titel Liga Inggris musim lalu.(okezone-ink)

 
01 August 2017
Sori, KPK Belum Mau Ikut Tim Investigasi Kasus Novel Bentukan Polri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan belum akan bergabung dalam tim investigasi gabungan yang digagas Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengusut kasus penyerangan terhadap. KPK masih menunggu hasil penyidikan Polri yang sudah lebih dari 3,5 bulan berlalu.

"KPK belum membentuk tim gabungan karena KPK belum mengetahui peran yang akan dilakukan dalam Tim Gabungan tersebut," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat dihubungi wartawan, Selasa (1/8).

Menurut Syarif, KPK akan menunggu perkembangan terakhir dari Polri tentang hasil penanganan kasus Novel. "Karena sampai hari ini kami belum dapat update terakhir dari tim Polda (Metro Jaya, red),” ujar Syarif.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menambahkan, kasus Novel yang masuk dalam kategori pidana umum merupakan kewenangan Polri. Karena itu, KPK menghormati kewenangan Polri untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel.

Menurut Febri, Kapolri sudah menyampaikan pembentukan tim investigasi itu ke KPK beberapa waktu lalu. Menurut dia, KPK akan berkoordinasi kembali setelah ada pernyataan terbuka dari Tito.

Febri menuturkan, sebagaimana UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pengusutan kasus tindak pidana umum tidak masuk dalam tugas dan kewenangan lembaga antirasuah itu. “Karena domain kasus ini adalah tindak pidana umum, kami kira kita perlu menunggu perkembangan hasilnya dari Polri," ujar Febri.(jpnn-ink)

Page 2 of 748      < 1 2 3 4 >  Last ›