Berita- Info ANDIKA

07 July 2020
Terekam CCTV, Maling Sepeda Motor di Rusunawa Dandangan Kota Kediri Ditangkap Polisi
Radio ANDIKA - ABDUR ROHIM, warga Desa Turus Kecamatan Gurah Kediri dan SITI MASLAKAH yang tinggal di Rusunawa Kelurahan Dandangan Kota Kediri ditangkap polisi. Aksi keduanya mencuri motor di parkiran barat, Rusunawa Kelurahan Dandangan Kecamatan Kota Kediri pada hari Minggu kemarin terekam CCTV.
 
Kasi Humas Polsek Kediri Kota, AIPDA JOHAN HARIJANTO mengatakan, pada hari Minggu, sekitar jam 10.00 WIB, SUROSO, penghuni Rusunawa Kelurahan Dandangan Kota Kediri, memarkir  sepeda motor Honda Beat nopol AD 5708 OA di parkiran barat Rusunawa. Namun pada hari Senin sekitar jam 09.00 WIB sewaktu sepeda motor akan dipakai oleh anaknya, ternyata sepeda motor sudah tidak ada di parkiran. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pos Satpam Rusunawa dan Polsek Kediri Kota.
 
Dari keterangan sejumlah saksi dan rekaman CCTV terlihat dua pelaku yang mengambil sepeda motor milik SUROSO ini. Polisi kemudian mengamankan SITI MASLAKAH yang tinggal di Rusunawa Dandangan. Saat diintrogasi, SITI MASLAKAH mengakui telah mengambil motor milik SUROSO bersama ABDUR ROHIM, warga Desa Turus Kecamatan Gurah Kediri.
 
Sepeda motor curian tersebut oleh kedua pelaku dititipkan di tempat penitipan sepeda motor yang ada di simpang empat Sukorejo, Gurah, Kediri. Saat ini kedua pelaku  beserta barang bukti sudah dibawa ke Mako Polsek Kediri Kota untuk proses hukum lebih lanjut. (had/rom)
07 July 2020
Dispendukcapil Kediri Batasi Pelayanan Hanya 150 Orang Setiap Hari

Radio ANDIKA - Ditengah pandemi Covid-19, Kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri tetap melayani pengurusan dokumen kependudukan. Pelayanan dengan menerapkan protokol kesehatan ini hanya menerima 150 pemohon saja setiap harinya.
 
Kabid Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kabupaten Kediri, SRI ILHAM WAHYU SUBEKTI saat ON AIR di Radio ANDIKA mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 pelayanan di Kantor Dispendukcapil tetap dilayani, tetapi jumlah pemohon dibatasi. Kalau biasanya pemohon lebih dari 200 orang, sekarang hanya melayani 150 pemohon. Mengingat lokasi ruangan yang sempit dan harus jaga jarak.
 
Dispendukcapil Kabupaten Kediri juga memiliki sejumlah terobosan dalam pelayanan. Pelayanan pengurusan dokumen yang biasanya dilakukan di Kantor Dispendukcapil, saat ini bisa dilakukan secara online di kantor desa. Pemohon cukup datang ke kantor desa dengan membawa berkas persyaratan. Dispendukcapil juga membuka pelayanan di 26 kecamatan. Serta akan mengaktifkan kembali pelayanan keliling di hari Sabtu untuk dua desa dan hanya melayani 100 pemohon.(ssi/had)
07 July 2020
Gugus Tugas Optimistis Kejar Target  90 Persen, Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri
Radio ANDIKA – Gugus Tugas Kabupaten Kediri optimistis  mengejar target kesembuhan pasien Covid-19 di wilayahnya. Ditargetkan, angka prosentase kesembuhan bisa segera mencapai 90 persen dari kondisi saat ini yang masih berkutat di angka sekitar 30 persen.
 
Melalui On Air di Radio ANDIKA, dr. AHMAD KHOTIB, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri mengatakan, meski target itu berat tapi pihaknya tetap berupaya meningkatkan angka kesembuhan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kediri. Menurutnya, kunci kesembuhan pasien adalah terletak pada imunitas tubuh yang baik. Selain memberi obat-obatan untuk meningkatkan kondisi imun pasien, gugus tugas juga terus berupaya memberi motivasi pada pasien agar cepat sembuh. AHMAD KHOTIB meyakini, tingkat virulensi atau keganasan virus corona bisa dilawan dengan stabilnya kondisi imun tubuh pasien.
 
AHMAD KHOTIB mengatakan, hari ini ada tambahan 7 pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Kediri. Ketujuh pasien ini meliputi 6 orang warga Semen, Kediri dan 1 orang dari Kandangan, Kediri. Selama ini, ketujuh pasien selalu menjalani isolasi di rumah sakit. Saat menjalani isolasi, ketujuh pasien terus menunjukkan peningkatan kondisi tubuh hingga akhirnya tes swab terakhir mereka hari ini, menunjukkan hasil negatif.
 
Selain penambahan 7 pasien sembuh, Kabupaten Kediri juga mencatat adanya tambahan 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien tersebut, wanita, 67 tahun, warga Desa Ringinrejo Kecamatan Ringinrejo. Dia tertular  virus corona saat bepergian ke Kudus, Jawa Tengah. Satu pasien lainnya, laki-laki, 50 tahun, warga Desa Tunge Kecamatan Wates Kabupaten Kediri yang merupakan klaster baru. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri masih melakukan tracing terhadap pasien klaster baru ini. Sampai 6 Juni 2020, total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kediri 247 orang. Meliputi 170 pasien dalam perawatan, 62 pasien sembuh, dan 15 pasien meninggal dunia. (vin/adr/aut)


06 July 2020
Pemkab Blitar Gratiskan Rapid Test Untuk Semua Calon Mahasiswa Peserta UTBK
Radio ANDIKA - Pemerintah Kabupaten Blitar memberi fasilitas rapid test gratis untuk semua calon mashasiswa peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tanpa pengecualian. Hal ini dilakukan karena setiap mahasiswa diharuskan membawa surat hasil rapid test apabila akan mengikuti test UTBK di Surabaya. 
 
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Blitar, KRISNA YEKTI, ketika On Air di Radio ANDIKA menjelaskan, setiap calon mahasiswa bisa menggunakan fasilitas rapid test gratis hanya dengan menunjukkan KTP. Apabila alamat KTP menujukkan benar-benar berasal dari Kabupaten Blitar, langsung bisa dilakukan rapid test. Fasilitas ini disediakan di semua puskesmas di wilayah Kabupaten Blitar. 
 
KRISNA YEKTI menambahkan, selama stok masih tersedia, rapid test gratis bisa dimanfaatkan untuk memenuhi persyaratan mengikuti test UTBK. Tetapi, 2000 buah stok alat rapid test yang tersedia, tidak hanya disediakan untuk calon peserta UTBK saja. Stok tersebut digunakan untuk semua kebutuhan rapid test di Kabupaten Blitar. Apabila stok habis, calon mahasiswa yang masih memerlukan rapid test harus menunggu ketersediaan alat rapid test lagi atau melakukan rapid test yang berbayar. (nis/vin)
06 July 2020
Polres Tegaskan Maklumat Kapolri Masih Berlaku di Nganjuk
Radio ANDIKA - Polres Nganjuk menegaskan, Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 hingga kini masih berlaku di Kabupaten Nganjuk meskipun sudah dicabut sejak 25 Juni 2020 lalu. Karena status Kabupaten Nganjuk masih berada di zona oranye atau waspada Covid-19.
 
Kasubag Humas Polres Nganjuk, IPTU RONI YUNIMANTARA ketika On Air di Radio ANDIKA menjelaskan pencabutan Maklumat Kapolri itu hanya berlaku bagi kota/kabupaten yang sudah berstatus zona hijau. Sedangkan wilayah yang masih berada di zona merah dan oranye, tetap diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk di Kabupaten Nganjuk, karena persebaran Covid-19 di kota ini masih cukup tinggi. 
 
Karenanya tim gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP Kabupaten Nganjuk masih terus melakukan patroli di tempat-tempat keramaian warga, memberikan imbauan dan pendisiplinan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sasaran utama patroli adalah pasar tradisional, warung dan cafe yang biasanya ramai dan menimbulkan kerumunan. 
 
IPTU RONI YUNIMANTARA meminta kesadaran masyarakat agar menahan diri tidak melakukan kegiatan berkumpul dan tetap harus mematuhi prokotol kesehatan supaya Kabupaten Nganjuk bisa secepatnya menuju zona hijau.(nis/adr)
06 July 2020
Tenggelam di Bendungan Kalidawir Tulungagung, Pelajar Usia SD Meninggal Dunia

Radio ANDIKA - Seorang pelajar SD berinisial DL, 9 tahun, asal Desa Tanjung Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung meninggal dunia setelah tenggelam di Bendungan Desa Betak Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Peristiwa ini terjadi sekitar jam 10.00 WIB, pagi tadi.

Pejabat Sementara Paur Humas Polres Tulungagung, BRIPKA ENDRO PURNOMO yang dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA menjelaskan, awalnya DL bermain di pinggir bendungan bersama dua temannya. Saat asyik bermain, DL tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke bendungan. Karena tidak mampu menolong DL, kedua temannya meminta pertolongan kepada warga sekitar yang berada di sekitar bendungan.

Penjaga bendungan dan warga juga melaporkan kejadian ini ke perangkat desa dan Polsek Kalidawir. Pencarian dilakukan dengan penyelaman. Tidak berselang lama, sekitar jam 11.30 WIB, DL berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. (nis/vin)


06 July 2020
Hindari Jalan Berlubang, Pengendara Motor Asal Nganjuk Meninggal
Radio ANDIKA - Gara-gara menghindari jalan berlubang, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. Korban bernama SUKARMAN, warga asal Desa Ngrengket Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.

IPDA DYAH AYU, Kanit Laka Lantas Polres Kediri Kota saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan laka tunggal ini terjadi di Jalan P.B. Sudirman Dusun Bulawen Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri sekitar jam 10.00 WIB pagi tadi. Korban kecelakaan, SUKARMAN, warga Desa Ngrengket Sukomoro Nganjuk, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi K 5041 WG.

Kronologi kecelakaan, awalnya SUKARMAN mengendarai sepeda motor dari Desa Parang arah Tiron. Sesampainya di lokasi kejadian, mendadak dia menghindari jalan berlubang sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya, kemudian terjatuh. Akibat kecelakaan ini, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia saat dibawa ke RSM Achmad Dahlan Kota Kediri.(stm/aut)                        
06 July 2020
Melaju Kecepatan tinggi, Pick Up Tabrak Pemotor di Tulungagung

Radio ANDIKA - Melaju dengan kecepatan tinggi, sebuah mobil pick up menabrak pemotor di Jalan Raya Rejotangan, Tulungagung hingga mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia. Kecelakaan terjadi sekitar jam 10.30 WIB, pagi tadi.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor yamaha nopol AG 6978 JC yang dikendarai MOH NURHADI warga asal Desa Aryojeding Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung dan mobil pick up nopol S 8511 WG dikemudikan YUKI BUDI LESTARI warga Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar.

Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung, IPTU DION FITRIANTO yang dikonfirmasi gatekeeper Radio ANDIKA menjelaskan, kecelakaan berawal saat sepeda motor melaju dari Blitar mengarah ke Tulungagung. Sesampainya di lokasi kejadian, melaju mobil pick up dari arah berlawanan. Karena melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga laju kendaraan tidak terkendali. Akhirnya pick up oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor. Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor, MOH NURHADI luka parah dan meninggal dunia di lokasi. (nis/art)


05 July 2020
Anak Usia TK dan SD Asal Ngasem Kediri Terkonfirmasi Positif Covid-19
Radio ANDIKA - Dua anak yang masih berusia TK dan SD di Kabupaten Kediri terkonfimasi positif Covid-19, hari ini. Kedua pasien itu masing-masing laki-laki usia 5 tahun berasal dari  Desa Sumberejo Kecamatan Ngasem, dan  perempuan usia 8 tahun asal Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem. Mereka diduga tertular virus corona dari keluarganya yang sudah terpapar.

Juru  Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, dr. AHMAD KHOTIB saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan selain dua anak di bawah umur tersebut, hari ini juga ada penambahan 10 pasien lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang tersebar di 3 kecamatan, masing-masing Kecamatan Ngasem, Semen dan Purwoasri.

Kecamatan Ngasem terdapat 2 orang pasien asal Desa Sumberejo. Kecamatan Semen ada tambahan 6 orang. Masing-masing dari Desa Kedak 2 orang, Semen 2 orang, Puhrubuh 1 orang dan Desa Puhsarang 1 orang.  Sedangkan dari Kecamatan Purwoasri ada 2 orang. Mereka berasal dari Desa Purwoasri dan Desa Woromarto.

dr. AHMAD KHOTIB menambahkan kondisi seluruh pasien cukup baik. Mereka termasuk OTG (Orang Tanpa Gejala). Saat ini mereka menjalani isolasi. Dua warga Desa Kedak menjalani isolasi di Desa. Sedangkan lainnya menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan dari gugus tugas. Evaluasi juga dilakukan, meliputi kelayakan rumah termasuk kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah, kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan hasil pantauan terhadap kondisi kesehatan pasien, apakah perlu dilakukan perawatan di rumah sakit atau cukup isolasi mandiri.

Selain ada penambahan 12 pasien positif Covid-19, di Kabupaten Kediri juga mencatatkan penambahan empat pasien sembuh. Mereka berasal dari Desa Sukorejo Ngasem, Desa Puhrubuh dan Bobang Semen, serta Desa Toyoresmi Ngasem.  Dengan demikian, secara kumulatif  saat ini terdapat 245 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. Rinciannya 175 orang dirawat, 55 orang sembuh dan 15 orang meninggal.(stm/adr)
05 July 2020
Pemkab Kediri Berikan Fasilitas Rapid Test Gratis Bagi Calon Mahasiswa Peserta UTBK
Radio ANDIKA-Pemerintah Kabupaten Kediri, memberikan fasilitas gratis Rapid Test untuk calon mahasiswa yang akan mendaftarkan diri ke jenjang perguruan tinggi diwilayah Surabaya. Fasilitas rapid test gratis ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan mendaftarkan diri ke perguruan tinggi lewat jalur UTBK ( Ujian Tulis Berbasis Komputer) di wilayah Surabaya yang mensyaratkan surat keterangan hasil rapid test.
 
dokter AHMAD KHOTIB Juru Biacara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, semua calon mahasiswa yang akan mengikuti rapid test diwajibkan membawa dokumen kependudukan sebelum mengambil surat pengantar dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri. Surat pengantar ini nantinya yang dibawa ke RSUD Pelem Pare atau di RSUD SLG, sebagai pelaksana rapid test.
 
Rapid test akan dimulai hari Senin sampai batas waktu yang tidak ditentukan, menyesuaikan dengan kebutuhan calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke wilayah yang memiliki syarat dokumen rapid test.(eko/atc)
Page 1 of 878      1 2 3 >  Last ›