Berita- Info ANDIKA

23 February 2019
Rumah Kos Berijin
Radio ANDIKA - Pada Kamis, 21 Februari 2019 sekira jam 09.25 WIB sampai selesai, Satpol PP Kota Kediri bersama Polsek Kota Kediri menggelar Giat Operasi Gabungan Cipta Kondisi di Wilayah Kecamatan Kota Kediri.
 
Pak NUR KHAMID, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri mengatakan sasaran operasi gabungan di rumah kos wilayah Kelurahan Kampung Dalem dan Ngronggo, Kota Kediri. Hasilnya, ada beberapa rumah kos yang belum bisa menunjukkan perijinan. Diantaranya adalah :
 
1. Pak YOHANES
2. Pak RIDWAN
3. Pak SUJADI
4. Bu SUNARTI
5. Pak ENDRA
 
Dari kelima pemilik rumah kos tersebut, sampai hari ini yang sudah datang ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk menunjukkan perijinan dan pajak hanya Pak RIDWAN, pemilik rumas kos di jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Harapannya, pemilik kos lain yang belum berijin, segera mengurus ijin.(stm/rom)
 
23 February 2019
Millenial Road Safety Festival Di GOR Lembu Peteng Tulungagung
Radio ANDIKA - Saat ini dilaksanakan  MRSF “Millenial Road Safety Festival”  di GOR Lembu Peteng Tulungagung. Kegiatan dimulai pada jam 13.00 WIB.
 
IPTU TRISAKTI, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Tulungagung saat ON AIR menjelaskan kegiatan MRSF dihadiri beberapa club baik roda dua maupun roda empat. Club mobil maupun sepeda motor ini berkeliling kota dimulai dari GOR Lembu Peteng - simpang empat Gledug - Pasar Wage – simpang empat Cuiri – simpang tiga Jetaan - masuk ke GOR kembali. Saat ini, club roda empat sudah sampai finish di GOR.
 
Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan keselamatan berlalu lintas dan menekankan bahwa kecelakaan sangat tinggi di Indonesia. Selain itu juga memberi pelajaran agar tertib berlalu lintas di jalan, membawa kelengkapan surat dan menghargai sesama pengguna jalan.
 
Peserta roda empat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini berjumlah 120 mobil. Sementara peserta roda dua berjumlah 100 sepeda motor. Pantauan kondisi lalu lintas di seputaran GOR Lembu Peteng Tulungagung masih relatif lancar, tidak terjadi kemacetan.(stm/rom)
23 February 2019
Kecelakaan antara Sepeda Motor dengan Sepeda Pancal, Korban Luka-luka.
Radio ANDIKA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya KDP Slamet Mojoroto Kota Kediri atau depan gereja merah sekitar jam 11.00 WIB. Kendaraan yang terlibat sepeda motor Honda Scoopy Nopol AG 4071 RAT dikendarai DANIEL DIAN PRATAMA PUTRA warga Wonoasri Grogol Kediri dengan sepeda pancal yang dikendarai SULIYEM warga Mojoroto Kota Kediri.

IPDA YULIANA PLANTIKA Kanit Laka Satlantas Polres Kediri Kota menjelaskan,kecelakaan tersebut berawal saat sepeda motor honda scoopy berjalan dari Bandar kearah Bundaran Sekartaji. Sesampai di lokasi ada sepeda pancal yang menyeberang dari arah timur ke barat. Karena pengendara sepeda motor kurang waspada kalau ada sepeda pancal yang akan menyeberang, akhirnya sepeda motor honda scoopy menabrak sepeda pancal tersebut. Korban pengendara sepeda pancal atas nama SULIYEM warga Mojoroto Kota Kediri mengalami luka-luka.(ssi/rom)
 
22 February 2019
Warga Ngancar Temukan Perhiasan
Radio ANDIKA – Pak PRIYONO, Warga Babadan, Ngancar Kediri, On Air di Radio ANDIKA menceritakan, sekitar setahun yang lalu, istrinya menemukan sebuah perhiasan emas dengan berat sekitar 10 gram.

Perhiasan tersebut ditemukan di halaman rumahnya, sewaktu istrinya menyapu halaman. Diduga, perhiasan itu jatuh dari pemakainya, karena pengaitnya longgar.

Pak PRIYONO dan istri sudah berusaha menyampaikan kepada tetangga di sekitar rumahnya, barangkali ada yang merupakan pemilik perhiasan tersebut. Tetapi sampai saat ini tidak ada yang mengklaim atau mengambil perhiasan tersebut.

Dengan bercerita On Air di Radio ANDIKA, Pak PRIYONO berharap ada pendengar yang kehilangan perhiasan tersebut dan menghubungi Gatekeeper Radio ANDIKA di 0354-778800. (stm/rom)
22 February 2019
Angin Puting Beliung Melanda Kota Kediri
Radio ANDIKA - Hari Jumat sore, Kota Kediri diguyur hujan deras mulai jam 15.30 WIB – 16.00 WIB. Hujan lebat tersebut disertai angin kencang.

Pak BAMBANG, Koordinator Tagana Dinas Sosial Kota Kediri menyampaikan, hujan deras dan angin kencang tersebut menyebabkan atap 3 rumah warga rusak di lingkungan RT 02 RW 04 Kelurahan Ngronggo Kota Kediri. Tiga rumah tersebut milik Pak ARJUN, Pak MUKSON, dan Pak ABDUL ROHMAN. Ketiga rumah tersebut mengalami rusak ringan pada sisi tepi atau gimbalan atap depan dan belakang.

Setelah informasi diterima, tim TRC BPBD Kota Kediri, Lurah Ngronggo, Babinkamtibmas dan Babinsa Ngronggo dan Tagana Kota Kediri langsung menuju lokasi. Setelah melakukan assesment awal, dua rumah langsung diperbaiki dan malam ini bisa langsung ditempati lagi. Sementara satu rumah masih belum sempat dibenahi, karena waktu sudah malam. Rencana akan dibenahi sendiri oleh pemilik, besok pagi. (rom/stm)
22 February 2019
Angin Puting Beliung Di Ngunut Tulungagung
Radio ANDIKA - Angin puting beliung terjadi di wilayah Kecamatan Ngunut, Tulungagung tadi sore. Ada beberapa desa yang terdampak. Selain pohon tumbang disepanjang jalan, ada korban luka karena tertimpa pohon.

KOMPOL NURINSANA NATSIR, Kapolsek Ngunut Tulungagung saat ON AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA mengatakan ada beberapa desa yang terdampak angin puting beliung diantaranya Desa Gilang, Desa Kalangan, Desa Ngunut. Daerah yang paling banyak terjadi pohon tumbang berada di Desa Gilang. Bahkan ada seorang anak sekolah yang tertimpa pohon di depan pemakaman Jatiwayang. Warga kemudian membawa ke Rumah Sakit untuk segera mendapatkan pertolongan. Korban mengalami luka ringan.

Setelah kejadian ini, Petugas Polsek Ngunut Tulungagung melakukan pengamanan dan pembersihan pohon tumbang. Karena ada banyak pohon yang tumbang di beberapa lokasi, pembersihan akan dilanjutkan besok pagi. Selain itu ada beberapa pohon yang belum roboh, tapi kondisinya membahayakan pengguna jalan. Untuk itu dihimbau kepada pengguna jalan menghindari jalur Desa yang terjadi banyak pohon tumbang.(stm/rom)
22 February 2019
Meski Diduga Gangguan Jiwa, Polisi Tetap Lanjutkan Proses Hukum Pada Pembunuh Istri dan Balitanya di Blitar Radio ANDIKA - Polres Blitar tetap melanjutkan proses hukum NARDIAN, 38 tahun, tersangka pembunuhan terhadap istri dan bayinya. Meskipun lelaki warga Desa Sumberurip Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar ini diduga mengalami gangguan jiwa. NARDIAN saat ini masih menjalani observasi kejiwaan di RS Bhayangkara Kediri dan telah ditetapkan tersangka.
 
Kapolres Blitar AKBP ANISSULLAH M RIDHA yang dihubungi Gatekeeper Radio ANDIKA hari ini menuturkan, apa pun hasil observasi kejiwaan NARDIAN, proses hukum akan tetap berjalan. Pembuktian pelaku atas tindakannya, nanti menjadi kewenangan hakim di pengadilan yang memutuskan. Sejauh ini polisi masih menunggu hasil observasi dari RS Bhayangkara Kediri.
 
Sebelumnya, NARDIAN menganiaya istrinya, SRI DEWI, 30 tahun dan VIKA NADHIRA, anaknya yang masih berusia 7 bulan hingga meninggal dunia. 
Peristiwa maut itu terjadi Sabtu 16 Februari 2019 malam. Kepada dokter tim psikiatri RS Bhayangkara Kediri, NARDIAN mengaku melihat bayangan hitam laki-laki yang mendekati istrinya. Karena itu, dia membunuh istrinya. Hasil penelusuran kepolisian, seminggu sebelum tragedi maut, NARDIAN mencoba mempraktikkan ibadah yang tidak lazim. Saat salat Subuh berjamaah, dia meminta para jamaah membaca doa Qunut seusai salat, bukan pada saat salat. Ajakan tidak lazim itupun langsung ditolak jamaah.
 
Seperti diberitakan, NARDIAN menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih berusia 7 bulan. Korban ditusuk dengan pisau dapur.  Usai membunuh, NARDIAN melepas seluruh bajunya dan lari keluar rumah. Dalam kondisi telanjang, dia juga mengumandangkan adzan di tengah jalan. (adr/rom)


22 February 2019
GOW Kota Kediri, Gelar Seminar Bertema Menoupause
Radio ANDIKA - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Kediri menggelar seminar kesehatan bertema "Menopause ? Siapa Takut". Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua GOW Kota Kediri lilik muhibbah, yang bertempat di Ruang Joyoboyo Pemerintah Kota Kediri. Seminar ini menghadirkan narasumber yakni dr.DONNY IRAWAN, Sp.OG, M.Kes. Dalam sambutannya, LILIK MUHIBBAH mengatakan seminar ini digelar agar para anggota GOW Kota Kediri memahami tentang menopause. Apalagi gejala menopause pada setiap wanita berbeda.

Wakil Walikota mengungkapkan agar anggota GOW tidak takut dan khawatir saat menghadapi menopause. Ning LIK berharap seminar yang diberikan bermanfaat dan setelah mengikuti seminar ini, anggota GOW dapat membagikan ilmu yang didapat pada lingkungan sekitar. Karena setiap wanita harus mengetahui dan peduli terhada menopause yang pasti akan dialami.

Pada kegiatan ini dr. DONNY IRAWAN, Sp.OG, M.Kes, menjelaskan kepada peserta mengenai menopause dan gejala-gejala yang terjadi ketika wanita akan mengalami menopause. Menurutnya, setiap wanita harus mengetahui semua hal mengenai menopause dan keluhan-keluhan apa saja yang harus diketahui wanita saat terjadi menopause.(atc/stm)
22 February 2019
Walikota Kediri, Resmikan Rumah Aman, Bagi Korban Kekerasan
Radio ANDIKA - Rumah yang aman, nyaman dan hangat dengan keharmonisan di dalamnya pastinya menjadi idaman semua orang. Tua muda, lelaki maupun perempuan, bahkan anak-anak pun juga ingin merasakan hal yang sama. Namun, saat suasana tidak sesuai dengan keinginan, hadirnya sebuah tempat untuk memulihkan trauma yang mungkin terjadi dalam diri menjadi sangat dibutuhkan, terutama untuk anak-anak. Melihat hal tersebut, dibentuklah sebuah yayasan yang menangani pemulihan terhadap anak-anak korban kekerasan fisik maupun psikis yang dikelola secara swadaya oleh para pekerja sosial, psikolog, relawan TRC, PPA dan di dampingi pemerintah Kelurahan Pojok bernama Yayasan Rodhiyah yang berada di Perum Wilis Indah II Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
 
Hari ini, secara resmi Rumah Aman yang di kelola oleh Yayasan Rodhiyah di launching oleh Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR . Walikota Kediri menyampaikan beberapa waktu yang lalu ada sebuah yayasan yang luar biasa, yang menyampaikan gagasan yang sangat luar biasa, yaitu Yayasan Rodhiah ini. Yayasan Rodhiyah ini akan menjadi safe house, rumah aman. Itu biasanya jika ada kekerasan terhadap perempuan, laki-laki maupun anak-anak. Sejak beberapa tahun yang lalu untuk berhati-hati dengan globalisasi. Dari globalisasi yang terjadi memang dapat lebih mudah membuat cepat pintar, namun akhlak bisa tergerus akibat perkembangan teknologi yang cepat. Ada media sosial yang gencar digunakan, ada beragam informasi hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan ada hal lainnya juga, bahkan ada pelecehan, human traficking.(atc)
22 February 2019
Pencarian Korban Tenggelam Di Sungai Brantas Purwoasri Kediri Dilanjutkan
Radio ANDIKA - Upaya pencarian SAMSUL ARIFIN, 33 tahun, warga Dusun Bandardowo Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kediri yang tenggelam di Sungai Brantas Purwoasri Kediri dilanjutkan kembali. Setelah tadi siang, operasi pencaraian sempat dihentikan karena memberi kesempatan tim SAR melaksanakan Sholat Jumat.

Pak SUPRIYO, Relawan Singo Wande Kertosono Nganjuk saat ON AIR DI Dermaga Raya Radio ANDIKA mengatakan, pencarian menyisir dua lokasi sejak jam 14.00 WIB Yakni di bawah Jembatan Kertosono yang hampir ambruk dan bantaran sungai Brantas.

Hingga saat ini pencarian belum membuahkan hasil. Belum ada tanda-tanda keberadaan SAMSUL ARIFIN. Jika cuaca mendukung pencarian akan dilakukan hingga jam 17.00 WIB. (ikj/rom)
Page 1 of 814      1 2 3 >  Last ›