Berita- Info ANDIKA

19 August 2019
Muktamar V PKB Akan Bahas Tiga Isu Prioritas
Radio ANDIKA-Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan diselenggarakan di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, akan membahas tiga isu prioritas.
 
Ketua DPP PKB sekaligus Ketua SC Muktamar V PKB, IDA FAUZIYAH, mengatakan isu tersebut selaras dengan concern Presiden JOKO WIDODO pada lima tahun yang akan datang yaitu pada SDM yang unggul untuk membangun Indonesia maju. IDA FAUZIYAH mengatakan, prioritas kedua adalah pihaknya akan memprioritaskan kepada pengembangan ekonomi kerakyatan dalam rangka memberdayakan kaum mustadh'afin, kaum yang lemah dan yang terlemahkan.
 
Ketiga adalah pengembangan dakwah sosial dan kebudayaan dalam rangka mewujudkan kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan yang damai yang beradab. Menurutnya, dakwah yang dikembangkan adalah dakwah yang Rahmatan lil Alamin yang memberikan kedamaian bagi seluruh warga bangsa.(antara-dip)
19 August 2019
Pengamat: Dukung Pemisahan Pilpres Dan Pileg
Radio ANDIKA-Pengamat hukum tata negara dari Universitas Nusa Cendana (Undana) JOHANES TUBA HELAN mengatakan, mendukung wacana pemisahan pemilu presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg). JOHANES TUBA mengemukakan hal itu, berkaitan dengan wacana pemisahan antara pemilu presiden dan pemilu legislatif yang mulai mengemuka saat ini.
 
Wacana pemisahan pilpres dan pileg itu, muncul kembali dalam Kongkres PDI Perjuangan di Bali 8-11 Agustus 2019. Salah satu rekomendasi dalam Kongres PDIP adalah pemisahan pelaksanaan pilpres, pileg, dan pilkada. PDIP merekomendasikan agar pemilu dibagi menjadi tiga. Pemilihan capres-cawapres digabung dengan pemilihan anggota DPD.
 
JOHANES TUBA menambahkan, berkaca pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, dimana pilpres dan pileg yang digelar serentak membuat banyak pihak kewalahan. Menurut JOHANES TUBA, seharusnya pemilu legislatif dilaksanakan terlebih dahulu baru pemilu presiden. (antara-dip)

19 August 2019
Muktamar V PKB Usung Tema
Radio ANDIKA-Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan diselenggarakan di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, pada 20-22 Agustus 2019 mengusung tema "Melayani Ibu Pertiwi". Ketua DPP PKB sekaligus Ketua SC Muktamar V PKB, IDA FAUZIYAH, mengatakan, tema itu diangkat juga sebagai harapan agar PKB mampu mewujudkan suatu pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mencapai tujuan nasionalnya.
 
Menurutnya, "Melayani Ibu Pertiwi" adalah pilihan tema yang sangat strategis karena selaras dengan komitmen Presiden RI JOKO WIDODO yang sudah berkomitmen untuk membangun Indonesia yang maju dan ingin meneguhkan SDM yang unggul.
 
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Muktamar V PKB LUKMANUL KHAKIM menjelaskan, kegiatan Muktamar akan dihadiri sekitar 3.000 orang peserta ditambah dengan penggembira yang hadir memeriahkan Muktamar sekitar 3.000 orang. (antara-dip)
19 August 2019
Anggota DPR Dukung Calon Menkominfo Dari Profesional
Radio ANDIKA-Anggota Komisi I DPR RI ROY SURYO menilai sosok Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ke depan harus tetap dari kalangan profesional, sehingga jangan sampai diserahkan kepada kader partai politik.
 
ROY menjelaskan alasan Menkominfo harus berasal dari profesional karena komunikasi dan informatika merupakan sektor strategis. Karena itu dia menilai agar tidak ada kepentingan bisnis di baliknya, maka Menkominfo ke depan harus dari kalangan profesional.
 
ROY mencontohkan, Kominfo merupakan regulator dari frekuensi yang merupakan ranah publik yang harus dijaga netralitasnya. ROY yang merupakan politisi Partai Demokrat itu menilai Menkominfo saat ini, RUDIANTARA yang berasal dari kalangan profesional menunjukkan kinerja yang sangat baik. (antara-dip)

19 August 2019
Ombudsman Tidak Setuju Rencana Blokir IMEI Ponsel Ilegal
Radio ANDIKA-Komisoner Ombudsman RI AHMAD ALAMSYAH SARAGIH tidak menyetujui langkah pemerintah yang akan melakukan pemblokiran IMEI ponsel ilegal karena dapat merugikan konsumen. Menurutnya, daripada melakukan pemblokiran, lebih baik dilakukan pembenahan sistem impor untuk mencegah masuknya ponsel ilegal.
 
Menurut AHMAD ALAMSYAH, pemblokiran gawai ilegal ini sebenarnya hanya menyelesaikan masalah di sektor hilir tanpa menyelesaikan permasalahan sektor hulu. Ia menyarankan agar pemerintah bisa menjelaskan terlebih dahulu rancangan untuk mencegah masuk dan beredarnya ponsel ilegal ke Indonesia yang bertujuan agar publik bisa memberikan masukan.
 
Namun jika pemerintah tetap bersikukuh ingin menjalankan aturan pemblokiran IMEI tersebut, AHMAD ALAMSYAH meminta agar kementerian teknis membuat terlebih dahulu standar pelayanan perlindungan konsumen. (antara-dip)
19 August 2019
Susi: Indonesia Telah Siapkan Program Besar Bangun SDM Unggul
Radio ANDIKA-Menteri Kelautan dan Perikanan SUSI PUDJIASTUTI mengemukakan Pemerintah Indonesia telah menyiapkan program besar untuk membangun sumber daya manusia unggul (SDM) unggul di masa depan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2045.
 
SUSI menambahkan saat ini pemerintah terus membangun infrastruktur, namun pemerintah juga harus memulai membangun SDM Indonesia yang unggul dengan makanan agar mampu menciptakan generasi sehat.
 
Lebih lanjut SUSI berkomitmen akan terus memerangi illegal fishing, destruktif fishing hingga sampah yang mengotori laut yang dapat merusak ekosistem dan mengurangi populasi ikan.(antara-dip)

19 August 2019
Pemkab Kediri, Tingkatkan IPM Wilayah Pendidikan Madrasah
Radio ANDIKA - Pemkab Kediri melalui Bakesbangpol mengadakan audiensi dengan pengurus yayasan dan guru Madrasah Diniyyah, Tsanawiyah, Aliyah, serta Raudhatul Athfal se-Kecamatan Mojo. Kegiatan ini diselenggarakan di Madrasah Ma'arif Desa Kraton, Kecamatan Mojo. Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, MUJAHID, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pembangunan wawasan kebangsaan bagi guru madrasah. Sekaligus wujud nyata sinergitas antara Pemkab Kediri dan Kantor Kemenag Kabupaten Kediri dalam rangka peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) wilayah pendidikan madrasah.

Dijelaskan kembali oleh MUJAHID, beragam upaya dilaksanakan Pemkab Kediri untuk bersinergi dengan kantor Kemenag Kabupaten Kediri dalam meningkatkan IPM Kabupaten Kediri. Terkhusus dalam hal pendidikan madrasah, beliau rutin memberikan bantuan GNOTA bagi siswa tidak mampu serta bantuan rehab bangunan madrasah. Sementara itu, Plt. Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, ENIM HARTONO, menjelaskan di Kabupaten Kediri terdapat 267 Roudhatul Athfal, 245 Madrasah Ibtidaiyah, 102 Madrasah Tsanawiyah, dan 44 Madrasah Aliyah. Dimana terdapat 5800 guru dan 98 ribu siswa didik di dalamnya.(atc/eva)
 
 
19 August 2019
Ratusan Siswa Berprestasi, Dapat Penghargaan Bupati Kediri
Radio ANDIKA - Ratusan siswa Kabupaten Kediri yang berprestasi di bidang olahraga dan seni mendapatkan penghargaan dari Pemkab Kediri. Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Kediri, dr. Hj. HARYANTI SUTRISNO, di Ruang Sekartaji Pendopo. Pemberian penghargaan ini merupakan wujud apresiasi Pemkab Kediri kepada siswa, sehingga diharapkan nantinya dapat memotivasi siswa untuk terus meningkatkan prestasinya, bahkan bisa memacu semangat siswa lain untuk berprestasi. Selain penghargaan dari Pemkab Kediri, secara pribadi Bupati HARYANTI juga memberikan hadiah berupa seragam dan sepatu.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, SUJUD WINARKO. menjelaskan, ratusan siswa ini berprestasi mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat internasional. Dengan rincian, juara tingkat internasional diraih 4 anak pada cabang tenis meja dan bulu tangkis, 7 anak meraih juara tingkat nasional di cabang renang dan pencak silat, serta 98 anak untuk juara tingkat provinsi di bidang olahraga dan seni. Seluruh siswa-siswi membanggakan tersebut mendapatkan beasiswa.

Sementara itu, Bupati Kediri dr. Hj. HARYANTI SUTRISNO mengatakan, diharapkan pemberian penghargaan ini dapat memotivasi siswa untuk terus berprestasi. Tak hanya itu, siswa lain pun turut terpacu untuk mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Penghargaan diberikan kepada siswa sekolah negeri dan sekolah swasta.(atc/eva)
18 August 2019
Depresi, Warga Grogol Kediri Nekat Tenggelamkan Diri Ke Sumur Radio ANDIKA - BUDIANTO, warga Ringinrejo Grogol Kediri ditemukan meninggal dunia tenggelam di dalam sumur, tadi siang sekitar jam 11.30 WIB. Diduga, BUDIANTO tenggelam di sumur karena sengaja bunuh diri.
 
AIPTU SRI SUBIAKTI, Kasi Humas Polsek Grogol menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh SUHARTO, pemilik warung di Jalan Rambutan Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Awalnya BUDIANTO datang ke warung milik SUHARTO sekitar waktu Subuh tadi. Dia bermaksud menemui temannya SUGIANTONO, pemilik rumah yang disewa oleh SUHARTO. Saat itu BUDIANTO terlihat depresi. Dia seperti memiliki masalah berat. Setelah bertemu, mereka sempat ngobrol sebentar. Kemudian BUDIANTO numpang istirahat. Sekitar jam 7 pagi, BUDIANTO yang masih tidur ditinggal berangkat kerja oleh SUGIANTONO.
 
Setelah bangun, BUDIANTO izin pada SUHARTO, pemilik warung untuk mandi. Namun ternyata dia tidak pergi ke kamar mandi melainkan ke sumur. Setelah itu terdengar suara seperti benda tercebur ke sumur. SUHARTO bergegas mendatangi lokasi. Dia melihat bagian kepala BUDIANTO terapung di air. Spontan, SUHARTO minta tolong kepada warga sekitar. Sebagian warga lain menghubungi keluarganya. Setelah JUMALI, kakaknya datang, dia langsung masuk ke dalam sumur berusaha menolong BUDIANTO. Saat berhasil dievakuasi, ternyata BUDIANTO sudah meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Grogol Kediri.
 
Petugas yang tiba ke lokasi memastikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kuat, BUDIANTO nekat bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri ke sumur karena mengalami depresi. (adr/stm)
 


18 August 2019
PBNU Minta Perkuat Pengetahuan Sejarah Bangsa Indonesia Radio ANDIKA - Memperingati HUT Kemerdekaan ke-74 RI, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan pemerintah untuk memperkuat sejarah bangsa Indonesia bagi generasi milenial. Ketua PBNU MARSUDI SYUHUD mengatakan, tujunnya supaya generasi muda mengerti dan memahami perjuangan pahlawan, tokoh serta kyai terdahulu dalam mendirikan bangsa Indonesia

PBNU minta supaya generasi milenial paham kebangsaan. Saat ini banyak di temui generasi milenial yang tidak mengerti tentang Indonesia dulu. 
MARSUDI SYUHUD melihat ada kesenjangan yang cukup besar di kalangan anak milienial saat ini dalam melihat Indonesia dan sejarah Indonesia.
 
Ini karena ulama dan kyai juga ikut berjuang merebut kemerdekaan Indonesia. 
MARSUDI SYUHUD mengatakan seluruh bangsa harus ikut merasa khawatir, karena umur manusia semakin bertambah, banyak tokoh-tokoh dan ulama berpulang, sehingga tidak ada lagi yang bisa menceritakan sejarah bangsa ini. (ant-rom)

Page 1 of 563      1 2 3 >  Last ›