Lensa Kontak Mata, Antara Tren Dan Kebutuhan

| More
15 November 2014
lensa_kontak_mata.jpg
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Menggunakan kontak lensa atau biasa disebut dengan kontak lensa mata menjadi tren di kalangan remaja saat ini. Tujuannya sebagai ajang gaya-gayaan sebagian anak muda, agar terlihat gaul dan keren. Namun, banyak efek negatif yang tidak disadari oleh pengguna kontak lensa mata.
 
Lensa kontak, disebut sebagai "kontak lens", adalah lensa korektif, kosmetik, atau terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata. Lensa kontak, biasanya mempunyai kegunaan yang sama dengan kacamata konvensional, atau kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tidak nampak saat dipakai. Warnanyapun macam macam, tetapi paling banyak diwarnai biru, kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain, untuk mengubah penampilan mata pemakainya.
 
Diperkirakan, ada 125 juta orang di dunia yang menggunakan lensa kontak. banyak orang yang menggunakan lensa kontak saat ini, karena begitu sangat mudah dipakai. Namun, tetap harus berhati-hati menggunakan lensa kontak karena dapat merusak mata. Ketika kita gagal memakai, merawat, dan membersihkan lensa kontak kita, mata kita menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
 
Ada beberapa aturan saat akan menggunakan lensa kontak yakni. Pastikan tangan Anda bersih, Cuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak Anda atau mata Anda, potong kuku Anda sehingga Anda tidak berisiko merobek atau menggores lensa Anda. Jangan menggunakan air keran atau air liur untuk mencuci lensa Anda. Jangan terlalu lama memakai lensa kontak, karena Lensa kontak menghambat oksigen untuk mata Anda. Jika Anda memakainya semalaman atau lebih lama dari yang diresepkan oleh dokter mata, anda meningkatkan risiko ulkus kornea yang dapat menyebabkan kebutaan.
 
Ketakutan akan resiko ini membuat sejumlah remaja tidak tertarik memakai lensa kontak mata. Seperti Muafiyah warga Bandar Kediri. Meski beberapa temannya memakai lensa kontak mata, tetapi dirinya tidak pernah tertarik untuk ikut ikutan.  Sebab menurutnya ribet,  pemakaian lensa kontak harus dengan resep dokter.
Banyak pantangan yang harus ditaati oleh pengguna kontak lensa salah satunya jangan menggunakan lensa kontak jika itu melewati tanggal kedaluarsa. Tidak diperbolehkan mentransfer lensa kontak ke dalam wadah yang lebih kecil, untuk perjalanan atau dibawa dalam tas Anda. Hal Itu, dapat meningkatkan risiko kontaminasi. Kemudian harus selalu membawa obat tetes mata, ini perlu ketika mata terlalu kering karena lensa kontak menutupi permukaan mata dan membatasi oksigen.
 
Abraham, mahasiswa asal NTB yang kuliah di Kediri mengaku sudah lama menjadi pengguna kontak lensa mata. Iapun mengakui resiko memakai kontak lensa mata. Dirinya sering memakai lensa kontak, hingga mengalami mata kering, dan iritasi. Tetapi resiko ini tetap dia hadapi karena sebagai pemain band, dia harus menjaga penampilan.
 
Berbagai pendapat mengatakan, jika memakai lensa kontak, sangat membahayakan untuk kesehatan mata. Namun, itu tergantung pemakaian dan perawatan. Dr Basuki Rohmad, dokter spesialis mata di Kota Kediri mengatakan, pemakaian lensa kontak ada negatif dan positifnya. Jika pemakaian lensa kontak tidak mematuhi aturan, dimungkinkan akan terjadi iritasi pada mata. Jika pemakaian lensa kontak mentaati aturan yang ada, tetap tidak akan membahayakan mata.
 
Dr Basuki menambahkan, bahan lensa kontak saat ini, sudah semakin bagus. Tidak seperti lensa kontak pada jaman dahulu. Pemakaian kacamata di atas minus 2 disarankan untuk menggunakan lensa kontak, agar tidak merasa pusing. Semua, tergantung pemakaiannya, apakah untuk kesehatan, ataukah hanya untuk mengikuti tren.(Anto Kristian)