Batik Garuda Muka Kediri, Kebanggan Karya Lokal

| More
28 October 2014
20141002Peragaan-Busana-Batik-Khas-Kediri-021014-RM-2.jpg
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Setiap daerah di tanah air, mempunyai batik khas yang menunjukan jati diri dan ciri tersendiri dengan sejumlah motif. Termasuk Kota Kediri, yang mempunyai batik khas diberi nama batik garuda muka,  Munculnya batik khas Kediri ini, membuat pengrajin banyak mendapatkan pesanan dari konsumen dari berbagai daerah di indonesia.
 
Batik garuda muka, memang baru saja ditetapkan oleh Pemerintah Kota Kediri, sebagai batik khas. Penetapan ini, mampu membangkitkan produksivitas dari pengrajin batik di Perum Permata Hijau Kelurahan Ngronggo Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Konsumenpun banyak yang memesan batik khas dari Kota Kediri ini, bermotif garuda muka, tahu kuning, serta getuk pisang yang juga merupakan kuliner Khas Kota Kediri.
 
Suminar, warga Perum Permata Hijau Kelurahan Ngronggo Kecamatan Pesantren Kota Kediri menuturkan, dirinya merintis kerajinan batik khas kediri, sejak tahun 1994 silam, dan hingga sekarang telah memiliki karyawan sebanyak 30 orang.
 
“awalnya memang mencoba tetapi karena semakin banyak yang menyukai akhirnya terus kami kembangkan, “kata Suminar.
 
Menurut Suminar Ide membuat batik ini berawal, dari ketertarikannya melihat batik dari kota–kota lain di Jawa Tengah. Sehingga, dirinya berminat untuk menciptakan batik khas kediri. Sedangkan pemilihan motif garuda muka karena Kediri dulunya merupakan  bekas kerajaan dimana terdapat simbol-simbol garuda muka, yang sudah dipakai ketika jaman kerajaan kediri. Sehingga sangat tepat saat ini garuda muka dijadikan motif khas batik kota kediri.
 
Batik khas Kediri buatan Suminar ini banyak diminati konsumen, karena motifnya bagus dan bahan yang digunakan nyaman dipakai dan tidak panas. Konsumen yang memesanpun dari berbagai daerah di tanah air seperti jakarta, dan kota-kota di Jawa Timur. Untuk harga, pengrajin mematok harga dari Rp 90 ribu hingga 6 ratus ribu rupiah. Tergantung bahan dan motif yang diinginkan.
 
Sementara itu, Andi Yunadi salah satu pembeli batik khas Kota Kediri mengaku bangga memakai batik khas dari Kota Kediri. Menurutnya ada rasa yang beda ketika memakai batik dengan corak umum yang diperjual belikan di toko dengan memakai batik lokal khas Kota Kediri.
 
“bukan hanya persoalan membanggakan produk Kota Kediri tetapi nilai lokal yang kental membuat saya merasa nyaman dan percaya diri,”katanya.
 
Kota Kediri memang berpotensi sebagai kota wisata. Baju batik khas Kota Kediri, diharapkan akan semakin mengundang wisatawan dari luar kota, hingga manca negara. Sehingga, usaha tersebut harus dikembangkan sebagai penunjang wisata di Kota Kediri.
 
Batik, adalah ciri khas kebudayaan suatu daerah. Sehingga, batik selalu digemari terutama dari masyarakat setempat. Batik pun kini pemakaiannya fleksibel, dapat dipakai dalam acara resmi maupun santai.(anto kristian)