Pemkab Kediri, Hapus Jeglongan Sewu Guna Perlancar Perekonomian

| More
24 September 2021
jeg.jpg
Radio ANDIKA-Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri dalam percepatan pembangunan ekonomi di berbagai sektor. Salah satunya jeglongan sewu yang rusak parah di bulan Maret lalu. Perbaikan Jalan utama dari Pare menuju Plosoklaten dan Wates ini, sudah mencapai 98%. Saat ini, hanya tinggal memasangkan talut atau pengaman pinggir jalan.
 
Jalan dari Kecamatan Pare menuju Plosoklaten dan Wates ini menjadi pusat perhatian masyarakat, karena menjadi akses utama jalur pariwisata dan pertanian. Dibidang pertanian, jeglongan sewu yang sudah hilang karena sudah dibangun menjadi jalan bermaterial beton tersebut menghubungkan dua wilayah agropolitan. Yakni Ngawasondat yaitu Kecamatan Ngancar, Wates, Plosoklaten, Kandat, Ringinrejo, Ngadiluwih, Kras, sebagai penghasil terbesar Nanas dan Pakanpucung yang berada di Kecamatan Pare, Badas, Kandangan, Puncu, dan Kepung.
 
Hal ini dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kediri, IRWAN CHANDRA. Menurutnya jeglongan sewu merupakan akses vital yang menghubungkan dua wilayah agropololitan tersebut.
 
IRWAN juga menyebutkan bahwa pembanguanan jalan ini lebih cepat dari target awal. Dengan kemudahan konektivitas via darat tersebut, petani nanas dan cabai yang menjadi komoditi utama Kabupaten Kediri dapat cepat mendistribusikan produknya.
 
Selain itu, hampir dirampungkannya jalan ini diharapkan juga mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Gunung Kelud. Aksesibilitas yang menjadi satu aspek yang menjadi sorotan untuk meningkatkan pembangunan pariwisata oleh Bupati Kediri, H. HANINDHITO HIMAWAN PRAMANA.
 
Mantan jalan jeglongan sewu ini menjadi jalur utama untuk menghubungkan antara destinasi unggulan Kabupaten Kediri yakni Wisata Budaya Candi Tegowangi dan Surowono menuju sentra kuliner bekicot di Plosoklaten dan tujuan akhir Wisata Alam Gunung Kelud.
 
Bupati Kediri menyebutkan, perbaikan infrastruktur terutama jalan adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri. Bupati berharap, kedepannya tidak akan ada lagi ruas jalan berlubang. Dan jalan-jalan tersebut mampu terkoneksi bukan hanya antar wilayah, namun juga seluruh Kabupaten Kediri.(atc/dip)