Ikuti Kemenkes, Kota Blitar Terapkan PPKM Level 2 dan Longgarkan Aktivitas

| More
23 September 2021
covid8.jpg
Radio ANDIKA - Pemkot Blitar memilih menerapkan kebijakan level 2 berdasarkan assesmen Kemenkes dan melonggarkan aktivitas warga. Namun dalam Instruksi Mendagri no 43 tahun 2021 tentang PPKM Covid-19, status Kota Blitar masih berada di level 3.
 
Kabid P2P Dinkes Kota Blitar, DIDIK JUMIANTO saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, indikator dari Kemenkes dan Kemendagri memang berbeda. Kemenkes mengacu pada pengendalian wabah, sedangkan Kemendagri mengacu pada pengendalian wabah, pencapaian vaksinasi, dan wilayah aglomerasi. Perbedaan tersebut sempat membuat Satgas Covid-19 Kota Blitar menjadi kebingungan, karena kebijakan yang berbeda-beda akan berpengaruh hajat hidup masyarakat. Meskipun begitu, Pemkot Blitar tetap menerapkan kebijakan PPKM level 2.
 
Pemilihan kebijakan tersebut berdasarkan dari data Pemkot Kota Blitar, prosentase vaksinasi di Blitar tercatat terakhir Rabu 22 September kemarin, dari target vaksinasi telah mencapai 88,58% untuk dosis satu. Sedangkan untuk dosis dua mencapai target sasaran sebanyak 55,75% dan dosis tiga khusus untuk nakes, telah mencapai 60,20%. Sedangkan, jumlah kasus baru selama sepekan ini, rata-rata di bawah angka 5. Selain itu, dari rilis Gubernur Jawa Timur data dari Kemenkes, Kota Blitar masuk dalam zona kuning.
 
Dengan diterapkannya status level 2, beberapa lokasi wisata mulai melakukan uji coba pembukaan, begitu juga waktu operasional tempat usaha dan proses pembelajaran tatap muka. DIDIK berharap, dengan kelonggaran ini, warga Kota Blitar tidak terlena dengan euforia berlebihan, agar bisa turun status lagi menjadi level 1.(kin/dip)