Tanpa Kirab, Pemkot Kediri Kibarkan Merah Putih Raksasa di Bukit Klotok

| More
17 August 2021
17_agustus_2045.jpg
Radio ANDIKA - Untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke -76, Pemerintah Kota Kediri kembali mengibarkan bendera merah putih di Bukit Klotok. Bendera merah putih dipasang pada Senin 16 Agustus  malam dengan hanya 20 personil pengibar. Kegiatan tahunan ini kembali dilaksanakan setelah sempat absen di tahun 2020 saat awal pandemi. 
 
Walikota Kediri ABDULLAH ABUBAKAR mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegigihan masyarakat Kota Kediri yang ingin sekali adanya Kirab Merah Putih ini. Namun karena masih dalam kondisi pandemi maka Pemerintah Kota Kediri tetap mengibarkan bendera merah putih di Bukit Klotok tanpa kirab. 
 
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Kediri NUR MUHYAR menyampaikan untuk pengibaran bendera merah putih akan dibantu oleh tim Himpunan Kadiri Pecinta Alam (HIKAPALA).
 
Bedanya tahun ini dengan tahun 2019, bendera akan langsung dibawa dari Disbudparpora oleh HIKAPALA menuju Bukit Klotok tanpa kirab agar tidak menimbulkan kerumunan. Selain itu, para pengibar juga tetap kami himbau mematuhi protokol kesehatan. 
 
NUR MUHYAR menjelaskan, pada tahun lalu peserta Kirab Merah Putih mencapai 2500 orang. Mereka mengikuti kirab mulai depan Balai Kota Kediri hingga Area Goa Selomangleng. 
 
Nantinya, Bendera merah putih berukuran 40x60 meter ini dikibarkan di ketinggian 530 mdpl hingga tanggal 22 Agustus 2021. Sehingga selama sepekan, masyarakat Kota Kediri dapat melihat bendera merah putih bertengger di Bukit Klotok.
 
Mengenai pengkondisian kegiatan pengibaran bendera merah putih, Ketua HIKAPALA ANIS YUNIATI menyampaikan bahwa sebelum pendakian ke Bukit Klotok, ia dan tim mengecek terlebih dahulu fisik para pengibar yang akan berangkat. Cek kondisi fisik ini perlu dilakukan karena pendakian memakan waktu kurang lebih 2 jam, dan dilanjutkan pemasangan bendera.
 
Ia menambahkan, setelah 20 orang yang telah dicek fisiknya memenuhi syarat, mereka mulai mendaki pada pukul 21.00 atau lebih. Lalu tim pengibar mulai memasang pukul 03.00 pagi. 
 
Jika tahun 2019, dengan 70 personil dirinya mulai pasang pukul 03.00 pagi dan sudah selesai pukul 06.00. Untuk tahun ini dengan 20 personil, mungkin selesainya akan lebih dari pukul 06.00. Selanjutnya, kegiatan diakhiri pada pukul 10.00 dengan personil melakukan penghormatan pada sang pusaka merah putih raksasa setelah terpasang sempurna.(atc/mld)