Setengah Juta Orang di AS Meninggal Akibat Covid-19

| More
23 February 2021
voa12.jpg
Radio ANDIKA - Presiden Amerika Serikat JOE BIDEN menyampaikan pidato yang menyayat hati, mengenang 500 ribu warga Amerika yang meninggal akibat pandemi virus Corona. Tercatat, hingga Senin, 22 Februari waktu Washington DC, jumlah orang yang meninggal karena Covid-19 di seluruh wilayah Amerika Serikat sudah tembus setengah juta orang. Jumlah ini setara dengan 20% dari total korban meninggal karena Covid-19 di seluruh dunia. 
 
Jurnalis Voice Of America, EVA MAZRIEVA, On Air di Radio ANDIKA menyampaikan, jumlah korban meninggal karena Covid-19 di AS tersebut, disebut BIDEN masih lebih tinggi kalau dibandingkan dengan jumlah total korban pada Perang Dunia I, Perang Dunia II, dan Perang Vietnam. Dalam pidatonya, JOE BIDEN juga meminta masyarakat untuk tidak menjadikan angka tersebut sekedar data statistik saja. Karena menurutnya, setiap korban memiliki perjuangan dan cerita masing-masing yang tidak bisa diremehkan. 
 
Dalam pidatonya, JOE BIDEN juga meminta masyarakat AS tidak putus asa dengan kondisi pandemi ini. Karena BIDEN mengklaim dalam sebulan pertamanya menjabat sebagai Presiden AS, sudah berhasil mengkampanyekan penggunaan masker, sehingga bisa menurunkan angka pasien yang dirawat di rumah sakit. Jika sebelumnya pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 100 ribu orang, saat ini angka tersebut sudah turun hingga 50 ribu orang. Sementara program vaksinasi Covid-19 di AS juga berjalan dengan baik, meskipun sempat terhenti sementara karena badai salju di sejumlah negara bagian AS. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 40 juta orang yang menerima vaksin Covid-19 di AS.

Sementara, Kepala Penasehat Urusan Medis Gedung Putih Dr. ANTHONY FAUCI menilai tingginya angka kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat juga dipicu perselisihan politik yang sebelumnya terjadi. Sehingga Covid-19 bukan menjadi fokus utama penanganan pemerintah saat itu.
 (nis/rom)