Berdiri Dekat Pasar Tradisional, Satpol PP Tulungagung Kembali Segel Tiga Minimarket

| More
13 January 2021
13_JANUARI_SATPOL_PP_TA.jpg
Radio ANDIKA - Satpol PP Kabupaten Tulungagung kembali menyegel tiga minimarket di wilayah Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung, karena melanggar Perda Kabupaten Tulungagung Nomor 1 tahun 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Dengan tambahan tiga minimarket tersebut, kini total sudah ada 16 minimarket yang disegel Satpol PP tersebar di sembilan kecamatan berbeda di Tulungagung.
 
ARTISTA NINDYA PUTRA, Kabid Penegakan Perda dan Pergub Satpol PP Kabupaten Tulungagung On Air di Radio ANDIKA mengatakan sesuai perda, pasar modern atau minimarket harus berjarak paling tidak satu kilometer dari pasar rakyat atau pasar tradisional. Semua minimarket sudah diberi surat peringatan tiga bulan lalu, kemudian diperpanjang selama satu minggu. Dalam peringatan tersebut, Pemkab Tulungagung meminta agar pelaku usaha memindahkan lokasi minimarketnya agar tidak berdekatan dengan pasar tradisional. Ternyata, ada tiga minimarket yang masih tetap buka. Saat didatangi petugas, mereka beralasan sedang proses pemindahan barang-barang dan tidak melakukan transaksi jual beli. Namun tidak mau kecolongan, Satpol PP Kabupaten Tulungagung tetap bertindak tegas dengan menyegel ketiganya.
 
ARTISTA mengatakan, pihak manajemen minimarket mayoritas sudah setuju untuk melakukan relokasi tempat usaha sejak diterimanya surat peringatan. Namun, perda ini sifatnya normatif, sehingga memberikan waktu tambahan sekitar 3-5 hari seperti permintaan beberapa manajemen minimarket, asalkan tidak buka dan melakukan transaksi jual beli.(mld/adr)