Akan Dimakzulkan, TRUMP sebut Ridiculous

| More
13 January 2021
voa9.jpg
Radio ANDIKA - Persiden Donald Trump menyebut upaya partai Demokrat di DPR Amerika Serikat untuk memakzulkannya adalah hal yang benar-benar memalukan dan terkesan "bodoh". Menurut Trump, hal tersebut hanya akan menimbulkan kekecewaan di masyarakat, terutama di kalangan pendukungnya.
 
Jurnalis Voice Of America, EVA MAZRIEVA saat On Air di Radio ANDIKA menjelaskan, sampai saat ini Donald Trump masih meyakini apa yang disampaikannya melalui media sosial maupun di depan media adalah hal yang wajar, meskipun banyak pihak menganggap trump sudah memprovokasi pendukungnya, bahkan secara terang-terangan meminta pendukungnya untuk datang ke gedung Kongres dan melakukan aksi protes pada 6 Januari lalu. 
 
Trump menyampaikan ini semua sebelum berangkat ke Texas untuk melihat langsung tembok perbatasan antara Amerika dan Meksiko yang dibangun pemerintahannya sejak empat tahun lalu. Hingga saat ini, tembok tersebut belum sempurna dan masih dalam tahap pembangunan karena masih ada beberapa hambatan, termasuk terkait perizinan kongres dan habisnya anggaran. Pemerintahan Trump mencanangkan pembangunan tembok tersebut untuk membatasi masuknya imigran gelap dari kawasan Amarika Latin terutama Meksiko ke Amerika.
 
EVA MAZRIEVA menambahkan,  saat ini Presiden Trump juga sedang berdiskusi dengan para ahli hukum untuk rencana memberi pengampunan hukum atau grasi pada dirinya sendiri serta anak-anaknya. Salah satu masalahnya, anak tertua Trump, yaitu Donald Trump Jr. saat ini sedang dikejar aparat karena dinilai terlibat dalam aksi provokasi di gedung Kongres, tanggal 6 Desember lalu. (nis/rom)