Mas DHITO : Pasar Tradisional, Jangan Kalah dengan Pasar Modern

| More
25 October 2020
2013_DITO.jpg
Radio ANDIKA - Calon Bupati Kediri HANINDHITO HIMAWAN PRAMONO atau Mas DHITO, menampung semua keluhan para pedagang di Pasar Wonokerto Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, sebagai upaya untuk mempertahankan keberadaan pasar tradisional, agar tidak kalah dengan Pasar Modern yang semakin menjamur saat ini. Banyak permasalahan yang dihadapi para pedagang di Pasar Wonokerto Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, diantaranya kenyamanan saat berjualan serta kebersihan pasar. Hal itu diungkapkan SUKARTI, salah satu pedagang di Pasar Wonokerto Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. SUKARTI, juga mengeluhkan sepinya pembeli saat pandemi ini. Sehingga, sangat mengurangi pendapatannya saat berjualan. Keluhan SUKARTI tersebut, ditampung Calon Bupati Kediri HANINDHITO HIMAWAN PRAMONO atau Mas DHITO.

Blusukan Mas DHITO hari ini berada di Pasar Wonokerto Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, untuk menyerap aspirasi pedagang dan mengetahui persoalan pedagang. Selain itu, Mas DHITO juga mengecek harga barang-barang di pasar. Setelah berbincang dengan beberapa pedagang pasar, Mas DHITO mengatakan, bahwa persoalan pasar memang selalu dikeluhkan masyarakat, terutama terkait kebersihan dan kenyamanan dalam berjualan.

Jika situasi pasar nyaman, maka akan banyak pembeli yang akan datang ke pasar tradisional. Mas DHITO juga berencana, kedepan pasar -pasar di Kabupaten Kediri akan diperbaiki sehingga pembeli dan pedagang nyaman bertransaksi, dan pembeli saat berbelanja tidak lari ke pasar modern. Pasar tradisional memang harus dipertahankan, dan membutuhkan perhatian khusus, agar keberadaan pasar tradisional tidak kalah dengan pasar modern, yang saat ini semakin menjamur.

Selain itu, Mas DHITO juga bertemu dengan pelaku UMKM dan Pedagang di area Candi Tegowangi, Plemahan. Kemudian, juga bertemu dengan pelaku UMKM brambang. Setelah bertemu dengan para pelaku UMKM, Mas DHITO naik Bendi ke Candi Tegowangi. Setelah dari Candi Tegowangi, Mas DHITO juga blusukan ke Gronjongwariti, Plemahan Kabupaten Kediri.(atc/ssi)