Tidak Memakai Masker, Denda Maksimal 25 Ribu di Wilayah Blitar

| More
24 October 2020
DENDA.jpg
Radio ANDIKA - Masyarakat Blitar yang melanggar ketentuan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, akan dikenakan sangsi membayar denda maksimal 25 ribu. Hal ini sesuai dengan perda dan pergub yang mengatur tentang operasi yustisi dan penerapan sanksi pada pelanggar yang terbukti melanggar.

Melalui On Air di Radio ANDIKA, RINTIS CANDRA S.H., M.H., Humas Pengadilan Negeri Blitar mengatakan, bagi masyarakat yang tidak memakai masker akan diberi denda kisaran 10 ribu hingga 25 ribu pada saat sidang di tempat. Pemberian sangsi denda ini berdasarkan pelanggaran yang dilakukan warga.

RINTIS menambahkan, pada awal operasi yustisi yang dilakukan Tim Gabungan yaitu Polri, TNI, Satpol PP dan instansi terkait pada 15 September lalu, sanksi denda yang dikenakan kisaran 10 ribu hingga 20 ribu. Setelah sosialisasi dilakukan kepada masyarakat dan pemahaman terkait sanksi denda dipahami masyarakat, denda dinaikkan menjadi 25 ribu.

Berdasarkan data Pengadilan Negeri Blitar, sidang di tempat saat operasi yustisi berjumlah 334 selama 15 hari mulai 15 - 30 September 2020. Untuk denda yang dibayarkan ke penuntut umum sebagai eksekutor dari kejaksaan kemudian disetorkan ke kas daerah.(stm/eko)