Satgas Covid-19 Pondok Pesantren Pastikan Santri Patuhi Protokol Kesehatan

| More
17 October 2020
KH_ABDUL_MUID_SHOHIB.jpg
Radio ANDIKA - Satgas Covid-19 yang terbentuk di pondok pesantren harus memastikan seluruh santri mematuhi protokol kesehatan selama di lingkungan pondok pesantren. Hal itu bertujuan mencegah klaster penularan Covid-19. 
 
Ketua Satgas Covid-19 Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH ABDUL MU'ID SHOHIB saat On Air di Radio ANDIKA menjelaskan karena terdiri dari beberapa unit pondok, Ponpes Lirboyo membentuk Satgas Covid -19, mulai dari pusat hingga setiap unit pondok. Satgas Covid-19 harus memastikan protokol kesehatan diterapkan hingga ke masing-masing kamar santri. 
 
Dari hasil pemantauan Satgas Covid-19 pesantren, sampai saat ini para santri di Ponpes Lirboyo masih kondusif dan konsisten menerapkan protokol kesehatan. Beberapa aturan berlaku di pondok pesantren, termasuk aturan pada saat makan, yang biasanya dilakukan bersama-sama, di masa pandemi harus diatur berjarak dan menggunakan alat perlengkapan masing-masing. Selain itu, kunjungan orang tua kepada santri juga dibatasi. Pondok pesantren menyediakan bilik khusus yang menjaga santri dan orang tua agar tidak terjadi kontak langsung. 

KH ABDUL MU'ID mengakui satgas Covid-19 harus sesering mungkin mengingatkan para santri tentang penerapan protokol kesehatan di lingkungan pesantren tetap terjaga. Edukasi terus dilakukan kepada kurang lebih 28 ribu santri yang diharuskan beradaptasi dengan kebiasaan baru untuk menjaga kesehatan masing-masing.
 
Sebelumnya, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, SONNY B HARMADI menilai pondok pesantren (ponpes) sebenarnya lebih aman dari penularan Covid-19. Meskipun demikian, perlu ada beberapa upaya yang dilakukan untuk menghindari penularan virus ini, termasuk membentuk satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 di lingkungan ponpes. (nis/aut)