Meninggal Akibat Covid-19, Warga Burengan Kediri Dimakamkan Dengan Prokes

| More
30 September 2020
PEMAKAMAN_COVID_BURENGAN.jpg
Radio ANDIKA - Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kediri kembali meninggal dunia, hari ini. Pasien berjenis kelamin laki-laki, usia 66 tahun, warga Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren. Pasien sudah dimakamkan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, siang tadi. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr. FAUZAN ADIMA mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut. 

Melalui On Air di Radio ANDIKA, dr. FAUZAN mengatakan sebelum meninggal pasien sempat menjalani perawatan di RSUD Gambiran Kediri sejak 27 September lalu. Saat dilakukan rapid test, hasilnya non reaktif. Karena kondisi tidak kunjung membaik, petugas medis melakukan swab test kepada pasien karena memiliki gejala Covid-19. Pada 28 September 2020, hasil swab test menyatakan positif Covid-19. Dalam perkembangannya, kondisi pasien makin memburuk dan akhirnya meninggal dunia pada Rabu pagi tadi. Berdasarkan catatan medis, pasien tersebut memiliki sejumlah komorbid atau penyakit penyerta, seperti jantung, paru dan diabetes. Pemakaman jenazah pasien sudah dilakukan siang tadi oleh petugas khusus dengan protokol kesehatan Covid-19 di TPU Burengan. Selanjutnya, tim gugus tugas akan melakukan tracing pada keluarga pasien. 

Sementara terkait masih tingginya angka kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur dibanding provinsi lain di Indonesia, dr. FAUZAN menilai, itu karena masih banyaknya masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Meski sudah dilakukan Operasi Yustisi di berbagai daerah, namun jika masyarakat tidak disiplin terhadap protokol kesehatan atau bahkan meremehkan, maka penularan virus corona sulit dikendalikan. Selain itu, rata-rata pasien Covid-19 yang meninggal memiliki penyakit penyerta dan berusia lanjut. (vin/adr)