Langgar Protokol Kesehatan, Polres Blitar Segel Delapan Cafe dan Warung Kopi

| More
16 September 2020
3916.jpg
Radio ANDIKA - Polres Blitar menyegel dan menutup sementara delapan cafe dan warung kopi di Kabupaten Blitar dalam Operasi Yustisi tadi malam. Cafe dan warung tersebut terbukti melanggar protokol kesehatan. Operasi Yustisi dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Blitar, Kodim 0808, Satpol PP, BPBD, Dinkes dan Dishub Kabupaten Blitar.
 
On Air di Radio ANDIKA, Kasubag Humas Polres Blitar, AKP IMAM SUBECHI mengatakan, petugas gabungan terbagi menjadi dua tim. Tim pertama, dipimpin Kapolres Blitar AKBP AHMAD FANANI EKO PRASETYA, S.I.K, melakukan operasi di Talun timur, Wlingi, Selopuro, dan Kesamben. Sedangkan tim kedua, dipimpin Wakapolres Blitar KOMPOL HIMMAWAN SETYAWAN, menyisir kawasan Talun barat, Garum dan Kademangan.
 
AKP IMAM SUBECHI mengatakan, dalam operasi ini, petugas menjumpai delapan cafe dan warung kopi tidak menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya, tidak menyiapkan tempat cuci tangan, tidak mengatur jarak untuk menerapkan physical distancing, dan banyak pengunjung yang tidak memakai masker. Lokasi tersebar di 4 kecamatan. Kecamatan Garum 1 titik, Talun 3 titik, Wlingi 2 titik, dan Kanigoro 2 titik. Petugas juga membubarkan kegiatan pagelaran wayang kulit di wilayah Talun. 
 
Kasubag Humas Polres Blitar menambahkan, kepada pengunjung dan pengusaha cafe/warung diberikan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring). Petugas mengamankan barang bukti KTP dari pelanggar protokol kesehatan.(eva/aut)