Langgar Protokol Kesehatan, 132 KTP Warga Kota Blitar Ditahan Satpol PP Kota Blitar

| More
03 August 2020
1088.jpg
Radio ANDIKA - Sebanyak 132 buah KTP warga Kota Blitar ditahan Satpol PP Kota Blitar karena melanggar protokol kesehatan. Hal tersebut didasarkan pada Perwali Nomor 47 Tahun 2020 terkait penyelenggaraan perilaku hidup produktif dan aman dalam masa pandemi Covid 19. 
 
Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kota Blitar, HADI MASKUN, ketika On Air di Radio ANDIKA menjelaskan, pada masa awal masa pandemi Covid-19, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih kurang. Masih banyak ditemui warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan, tidak menggunakan masker dan tidak menerapkan physical distancing. Sehingga, Pemerintah Kota Blitar mengeluarkan Perwali Nomor 47 Tahun 2020. Masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan diberi peringatan lisan, tertulis, hingga penahanan KTP. 
 
Dari pengamatan Satpol PP Kota Blitar, selama diberlakukan sanksi pada pelanggar protokol kesehatan, kesadaran masyarakat meningkat. Tetapi masih ditemukan beberapa masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan terutama ditempat umum seperti warung dan cafe. Selain penahanan KTP, dari data Satpol PP Kota Blitar, sudah melakukan teguran lisan kepada 238 orang, teguran tertulis di tempat usaha sebanyak 32 lokasi. 
 
HADI MASKUN menambahkan jika ada payung hukum maka penindakan akan lebih efektif. Pemerintah juga diharapkan mengeluarkan inovasi aturan baru selama masa pandemi Covid-19. Menurut HADI MASKUN, social engineering atau rekayasa sosial bisa menjadi alternatif agar masyarakat semakin patuh terhadap protokol kesehatan. (nis/vin)