Masyarakat Mulai Abai Protokol Kesehatan, Angka Pasien Positif Corona di Kabupaten Kediri Terus Bertambah

| More
31 July 2020
158_COVID.jpg


Radio ANDIKA - Banyaknya masyarakat yang mulai mengabaikan protokol kesehatan, menyebabkan angka pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kediri terus bertambah. Diduga, banyak masyarakat mulai jenuh dengan pandemi yang terjadi. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr AHMAD KHOTIB saat On Air di Radio ANDIKA, malam ini.
 
KHOTIB mengatakan, meski memahami kondisi psikologis masyarakat yang mulai jenuh dengan Covid-19, tapi bagaimanapun juga protokol kesehatan tidak boleh diabaikan. Hal ini karena virus corona masih ada di sekitar kita. Jumlah pasien yang positif pun terus bertambah hampir tiap hari. Seperti halnya hari ini, kembali ada penambahan 5 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
 
Rinciannya, satu kasus dari klaster Surabaya, laki-laki usia 34  tahun, warga Gampengrejo. Saat ini pasien dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Kemudian klaster Desa Bakalan, balita laki-laki usia 2 tahun saat ini isolasi mandiri di rumah, klaster Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul, seorang perempuan usia 39 tahun isolasi mandiri. Selanjutnya klaster baru, satu orang laki-laki usia 48 tahun warga Canggu, Badas serta satu orang laki-laki usia 31 tahun warga Desa Kepuh Kecamatan Papar. AHMAD KHOTIB mengatakan,  saat ini menjadi kekhawatiran bagi tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, karena tidak ada PSBB, tidak ada pengetatan wilayah serta masyarakat sudah mulai bosan berada di dalam rumah. Meskipun kondisi saat ini memasuki kebiasan baru tetapi masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
 
AHMAD KHOTIB menambahkan Covid-19 ini bisa menyerang siapa saja, tidak peduli usia, jenis kelamin ataupun kekebalan tubuh seseorang. Bahkan orang yang kelihatannya sehat, bisa juga terpapar virus corona. Apalagi di Kabupaten Kediri setiap hari terus terjadi penambahan. Ini menunjukkan masyarakat menyepelekan keberadaan Covid-19 dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Dia mengingatkan agar masyarakat  tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan bepergian ke daerah zona merah serta menjaga pola hidup bersih dan sehat. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyeberan virus corona.(ssi/adr)