Sempat Berhenti Akibat Pandemi, Posyandu Balita di Tulungagung Kini Kembali Aktif

| More
04 July 2020
NaKes.jpg
Radio ANDIKA - Kegiatan posyandu balita selama pandemi Covid-19, sempat terhenti selama tiga bulan. Akibatnya, sebanyak 57 ribu balita di Tulungagung tidak terpantau secara optimal. Juli ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung kembali membuka kegiatan posyandu, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr. KASIL ROKHMAD, MMRS ketika On Air di Radio ANDIKA mengatakan, karena status Tulungagung sudah masuk zona kuning sehingga Posyandu Balita bisa dilaksanakan kembali dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum hari pelaksanakan posyandu, orang tua balita terlebih dahulu harus mendaftar secara online. Pada saat pelaksanaan, petugas posyandu dan pengantar harus memakai masker. Kemudian cuci tangan dan melakukan physical distancing. Orang tua bayi juga bisa membawa sarung timbang sendiri, untuk menghindari potensi penularan Covid-19.
 
Sebelumnya, ketika posyandu dinonaktifkan sejak Maret lalu akibat pandemi Covid-19, imunisasi untuk balita dilaksanakan hanya di puskesmas. Tetapi tidak semua warga Tulungagung mau datang ke puskesmas. Sehingga imunisasi kepada balita tidak dapat berjalan optimal. (had/adr)