Bepergian Keluar Kota Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kediri.

| More
30 June 2020
121_copid.jpg
Radio ANDIKA - Bepergian keluar kota menjadi klaster baru pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri. Hal ini menyebabkan bertambahnya 5 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. Sehingga total mencapai 202 orang.
 
dr. AHMAD KHOTIB, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, dari tambahan lima pasien yang terkonfirmasi positif corona tersebut, tiga di antaranya diduga terpapar Covid-19 karena bepergian ke luar kota. Masing-masing, wanita usia 54 tahun, warga Mejono Plemahan, mempunyai riwayat bepergian ke Pasuruan. Kemudian laki-laki, 38 tahun, warga Maduretno Papar yang mempunyai riwayat perjalanan dari Surabaya dan seorang wanita asal Puncu Kediri yang juga mempunyai riwayat perjalanan dari Surabaya.
 
Selain ketiganya, gugus tugas juga mencatat tambahan dua pasien positif Covid-19, yakni wanita 48 tahun, warga Woromarto Purwoasri dan laki-laki 80 tahun, warga Semen Kediri. Kelima pasien tersebut terkonfirmasi positif corona, setelah hasil tes swab-nya keluar hari ini. Selanjutnya gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri akan melakukan tracing kepada semua orang yang memiliki kontak erat dengan kelima pasien tersebut. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berada di rumah dan tidak bepergian keluar kota untuk menghindari penyebaran Covid-19.
 
Sementara itu, hari ini juga ada 2 tambahan pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Kediri. Kedua pasien ini masing-masing berasal dari Desa Keniten Kecamatan Mojo dan Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. (vin/adr/aut)