Walikota : TPID Harus Responsif dan Berkolaborasi untuk Mengendalikan Inflasi Kota Kediri

| More
21 January 2020
560.jpg
Radio ANDIKA - Inflasi menurunkan daya beli masyarakat. Tak heran upaya mengendalikan inflasi terus dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri. Tantangan pengendalian inflasi semakin berat ditahun 2020 ini. 

Kenaikan cukai rokok, pencabutan subsisdi listrik, isu pencabutan subsidi elpiji 3 kg serta kenaikan volatile food bisa mendorong angka inflasi. Sebagai langkah antisipatif untuk mengatasi tantangan-tantangan pengendalian inflasi tersebut, Kota Kediri menggelar high level meeting , yang bertempat di Ruang Kilisuci Balaikota Kediri. Diharapkan, melalui high level meeting ini menghasilkan kebijakan dalam mengendalikan laju inflasi. 

Dalam rapat ini, Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR meminta agar TPID harus terus responsif dan terus berkolaborasi untuk mengendalikan inflasi di Kota Kediri. Walikota juga mengingatkan agar TPID segera mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi beberapa tantangan ditahun 2020 yang mendorong laju inflasi meningkat. 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KpwBI) Kediri MUSNI HARDI KASUMA ATMAJA memaparkan ada beberapa hal yang harus diwaspadai di tahun 2020 ini. Harga administered price beberapa komoditi akan naik. Seperti emas yang mulai naik karena isu global. (atc/vin)