Walikota : Kota Kediri, Menjadi Juara Dalam Mengendalikan Inflasi

| More
21 January 2020
1295.jpg
Radio ANDIKA - Inflasi Kota Kediri pada tahun 2019 bertengger diangka 1,83 persen. Ini lebih rendah 0,14 persen dibanding inflasi tahun 2018 yakni 1,97 persen. Inflasi Kota Kediri dibawah capaian Nasional yakni 2,72 persen dan capaian Jawa Timur sebesar 2,12 persen. 

Tentunya keberhasilan Kota Kediri dalam mengendalikan laju inflasi tidak lepas dari kesolidan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri. Kesolidan TPID Kota Kediri tercipta dari pertemuan-pertemuan non formal. Dari diskusi pada forum-forum non formal itulah sering tercipta ide-ide apik dalam pengendalian inflasi Kota Kediri. 

Kesolidan dan Kehangatan TPID Kota Kediri nampak dalam berbagai kegiatan. Seperti dalam acara ramah tamah pelepasan dan perkenalan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri, yang bertempat di Halaman KPwBI Kediri. 

Dimana MUSNI HARDI KUSUMA ATMAJA akan berpindah tugas di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau. Sementara Kepala KPwBI Kediri digantikan oleh SOFWAN KURNIA yang sebelumnya bertugas di Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta. 

Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasinya kepada Bank Indonesia dan TPID Kota Kediri. Dimana Kota Kediri bisa menjadi juara dalam mengendalikan inflasi. Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada MUSNI HARDI atas kerjasama yang terjalin selama ini. Serta mengajak SOFWAN KURNIA untuk berkolaborasi. 

Mas ABU juga menyampaikan tantangan kedepan yang harus diselesaikan bersama. Yakni bagaimana mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi dengan tepat. (atc/eko)