RUU Siber Dinilai Langgar Demokrasi, BSSN: Mungkin Belum Paham

| More
11 September 2019
254.png
Radio ANDIKA-Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) LETJEN TNI (purn) HINSA SIBURIAN menilai adanya anggapan keberadaan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) melanggar demokrasi lebih karena belum paham urgensinya. Masih adanya kalangan masyarakat yang belum paham terhadap urgensi RUU KKS, kata dia, merupakan hal yang wajar.
 
Namun, kata HINSA, RUU KKS merupakan insiatif DPR, sebagai wakil rakyat yang melihat pentingnya keberadaan regulasi terkait keamanan siber, sebagaimana diatur RUU itu. Perjalanan RUU KKS,  juga sudah berproses hampir setahun ini di DPR, sebagai lembaga yang menyampaikan aspirasi masyarakat. (ant-dip)