Pengamat: Dukung Pemisahan Pilpres Dan Pileg

| More
19 August 2019
152.png
Radio ANDIKA-Pengamat hukum tata negara dari Universitas Nusa Cendana (Undana) JOHANES TUBA HELAN mengatakan, mendukung wacana pemisahan pemilu presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg). JOHANES TUBA mengemukakan hal itu, berkaitan dengan wacana pemisahan antara pemilu presiden dan pemilu legislatif yang mulai mengemuka saat ini.
 
Wacana pemisahan pilpres dan pileg itu, muncul kembali dalam Kongkres PDI Perjuangan di Bali 8-11 Agustus 2019. Salah satu rekomendasi dalam Kongres PDIP adalah pemisahan pelaksanaan pilpres, pileg, dan pilkada. PDIP merekomendasikan agar pemilu dibagi menjadi tiga. Pemilihan capres-cawapres digabung dengan pemilihan anggota DPD.
 
JOHANES TUBA menambahkan, berkaca pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, dimana pilpres dan pileg yang digelar serentak membuat banyak pihak kewalahan. Menurut JOHANES TUBA, seharusnya pemilu legislatif dilaksanakan terlebih dahulu baru pemilu presiden. (antara-dip)