Menteri PPN: Tingkat Partisipasi Sekolah Di Indonesia Tinggi

| More
13 August 2019
011.jpg
Radio ANDIKA - Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional BAMBANG P.S. BRODJONEGORO mengatakan tingkat partisipasi sekolah di Indonesia tinggi, namun kualitas pendidikan masih sangat rendah. Akibatnya, keahlian dasar tenaga kerja di Indonesia sangat rendah. Sebagai perbandingan, keahlian tenaga kerja lulusan pendidikan tinggi di Indonesia setara keahlian tenaga kerja lulusan SMA ke bawah di Denmark.

Ia mengatakan, meskipun mengalami perbaikan signifikan seperti peningkatan usia harapan hidup, beberapa capaian indikator kesehatan Indonesia masih rendah dan tertinggal dibandingkan negara sebanding. Hal ini berpengaruh pada produktivitas tenaga kerja dalam jangka panjang. Tiga dari 10 anak di bawah usia 5 tahun menderita stunting, 23 dari 100 remaja laki-laki usia 13-15 tahun merokok dan hanya 75 dari 100 anak Indonesia mendapat imunisasi campak.  Sebanyak 26 dari 100 kematian penduduk usia 30-70 tahun disebabkan oleh empat penyakit tidak menular, yakni kanker, diabetes, kardiovaskular (CVD), atau pernafasan kronis (CRD).

BAMBANG mengatakan, permasalahan bidang tenaga kerja, investasi, dan perdagangan di Indonesia berakar dari lemahnya tata kelola pemerintahan dan institusi. Perencanaan dan penganggaran kurang sinkron, serta implementasi kebijakan kurang kuat, Kualitas jalan di daerah yang buruk karena beda kewenangan pembangunan jalan (pusat, provinsi, kabupaten/kota. (ant-art)