Dubes RI: Jangan Ada Potongan Gaji Pada PMI di Malaysia

| More
16 July 2019
20190716_154059.jpg
Radio ANDIKA - Dubes Republik Indonesia (RI) di Kuala Lumpur, RUSDI KIRANA menyatakan jangan ada lagi potongan gaji dan beban biaya 18 ribu ringgit pada majikan jika penempatan ke negara jiran tersebut tetap ingin dibuka.

RUSDI KIRANA sempat mengutarakan pendapat untuk menghentikan sementara (moratorium) penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia karena praktik pemotongan gaji hingga 3 sampai 6 bulan masih terjadi.

Dubes menilai praktik pemotongan gaji, terlebih pada pekerja penatalaksana rumah tangga tidak manusiawi. Dia juga mendapat keluhan dari majikan yang sudah membayar 18 ribu ringgit untuk kontrak dua tahun, tetapi PMI dalam waktu 2 sampai 3 bulan kemudian kabur.

Kondisi penempatan PMI ke Malaysia cukup kompleks, penempatan ke negeri jiran itu juga diwarnai dengan banyaknya PMI yang bekerja di luar prosedur atau ilegal. Karena pintu masuk ke Malaysia sangat banyak dan ada faktor jarak yang begitu dekat antara kedua negara, disamping kebutuhan PMI juga relatif tinggi. (ant-had)