Banyuwangi Ethno Carnaval akan Hadir Kembalikan Kejayaan Kerajaan Blambangan

| More
15 July 2019
OK247.jpg
BANYUWANGI - Banyuwangi akan kembali menggelar karnaval kostum etnik megah Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Sabtu 27 Juli 2019. Even yang menjadi Top 10 Even nasional dan ditunggu banyak wisatawan ini bakal dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi kembali menggelar BEC untuk ke-9 kalinya sebagai rangkaian Banyuwangi Festival 2019. Tahun ini, BEC mengangkat tema The Kingdom of Blambangan.

BEC adalah satu event besar dalam rangkaian Banyuwangi Festival yang selalu ditunggu-tunggu oleh wisatawan. Parade kolosal ini bakal menampilkan 120 kostum megah yang memvisualisasikan kisah kejayaan Kerajaan Blambangan dan kisah kemakmuran warganya. Tema ini diangkat karena sarat akan momen historikal yang mewarnai terbentuknya Kabupaten Banyuwangi.

BEC "The Kingdom of Blambangan" bakal berhias berbagai kostum extraganza. Karena, ratusan talent yang terlibat tersebut akan membawakan beragam kostum yang terbagi dalam 10 sub tema yang mempresentasikan kehidupan kerajaan. Ada yang Raja Blambangan, putri, sapta menggala (dewan penasihat raja), kedhaton (keraton), Loh Pampang, kapal Jung, setinggil, hingga Pura Blambangan.

Kepala Dinas Pariwisata MY. Bramuda menambahkan BEC akan dilaksanakan pada 27 Juli tepat pukul 12.00 WIB. BEC akan mengambil start di Jl. Veteran Taman Blambangan dan finish di depan Stadion Diponegoro di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Konsep BEC tahun ini kembali menghadirkan 11 panggung. Yakni satu panggung utama dan 10 panggung sub tema yang masing-masing berjarak 150 meter. Setiap panggung sub tema akan menjadi panggung atraksi bagi masing-masing talent sub tema BEC. (ardian fanani-detik/art)