Mantan Kepala PPATK Beberkan Indikator Pencucian Uang

| More
11 July 2019
PPATK_Mantan.jpg
Radio ANDIKA - Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) MUHAMMAD YUSUF memaparkan sejumlah indikator yang dapat menjadi celah aparat penegak hukum dalam membongkar kasus pencucian uang. MUHAMMAD YUSUF mengatakan, Warga Negara Indonesia umumnya bergaji rupiah, kalau ada hasil mata uang dollar atau euro, menjadi tidak wajar.
 
Indikator lainnya, MUHAMMAD YUSUF menerangkan bisa dilihat dari gaji seorang pegawai negeri dalam satu bulan. Bila transaksinya di luar standar gajinya, hal tersebut harus menjadi pertanyaan penyidik, karena tidak wajar.

MUHAMMAD YUSUF  menambahkan, para penyidik juga harus mencurigai kalau ada yang setor ke bank menggunakan rekening orang lain. Kalau ada penelusuran, uang ternyata dicairkan dan disimpan langsung ke brankas, bukan ke rekening. Hal semacam ini juga merupakan modus supaya tidak terlacak.

MUHAMMAD YUSUF mengharapkan, indikator-indikator kasus pencucian uang tersebut bisa menjadi bekal bagi penyidik jaksa, Polri, dan hakim pengadilan sehingga membangun komitmen penegakan hukum.(ant-rom)