Mahasiswi di Kota Madiun Lahirkan di Kamar Mandi Kos, Nyawa Bayinya Tak Tertolong

| More
19 May 2019
818.jpg
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Seorang mahasiswi berinisial DW (22) warga Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo melahirkan bayi perempuan di kamar mandi kosnya di RT 15 / RW IV Gang Cempaka, Jalan Setia Budi, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jumat (17/5/2019).
 
Bayi berusia sekitar sembilan bulan dengan berat sekitar 25,30 gram dan panjang 46 cm itu akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan saat dibawa ke rumah sakit. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP SUHARYONO membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih mendalami, apakah ada unsur kesengajaan sehingga menyebabkan bayi perempuan tersebut meninggal dunia.
 
"Dia itu melahirkan di kamar mandi, bukan aborsi, kalau aborsi kan belum waktunya lahir dipaksa lahir terus dimatikan," katanya kepada Tribunjatim.com.
 
Ia mengatakan, saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Madiun Kota, sehingga belum diketahui motif atau penyebab bayi tersebut meninggal.
 
"Yang jelas bayi ini dilahirkan di kamar mandi. Tidak ada cekikan, jadi lahir biasa. Ada uang Rp 20 ribu di dompetnya, apa mungkin karena tidak memiliki biaya, atau apa, masih kami dalami terkait dengan kelahirannya itu. Yang jelas dia lahir di kamar mandi, setelah lahir, karena dikeluarkan di kamar mandi, lemas dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut meninggal di perjalanan," imbuhnya.(Rahadian Bagus-jatim.tribunnews.com/ev)