BUDI HARTANTO Sempat Mengumpat Pembunuhnya

| More
15 April 2019
626.jpg
Radio ANDIKA - Pembunuhan dan mutilasi terhadap BUDI HARTANTO guru honorer asal Kediri, berlangsung di warung kopi di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. ARIS SUGIANTO warga Udanawu Blitar dan AJIS PRAKOSO warga Kediri membunuh dan memutilasi BUDI di warung kopi milik TKW Malaysia yang disewa ARIS.

Kabid Humas Polda Jatim KOMBESPOL FRANS BARUNG MANGERA saat On AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA menjelaskan, pembunuhan berawal saat BUDI dan ARIS ngobrol di warung kopi, Selasa 02 April 2019 jam 22.00 WIB. Lalu keduanya masuk ke kamar untuk melakukan seksual sejenis. Sesudah melakukan hubungan, BUDI meminta uang ke ARIS sebesar Seratus Ribu Rupiah. Karena ARIS tidak memiliki uang sebanyak yang diminta BUDI, kemudian terjadi percekcokan. BUDI mengumpat ARIS dengan kata-kata kasar.

AJIS yang menunggu di depan warung kopi, menegur BUDI agar tidak marah-marah dan memelankan suaranya, karena sudah malam. Merasa tidak terima, BUDI memukul AJIS. AJIS membalas memukul BUDI hingga tersungkur jatuh. Lalu ARIS menyumpal mulut BUDI agar tidak berteriak. AJIS kemudian menusuk anggota tubuh korban menggunakan pisau. Setelah dipastikan meninggal dunia, jenazah BUDI dimasukkan ke dalam koper. Karena tidak muat, ARIS dan AJIS memenggal kepala BUDI menggunakan parang.

AJIS dan ARIS menemukan uang tunai sebanyak 600 ribu dalam tas BUDI. Mereka membagi dua uang itu untuk melarikan diri. ARIS pergi ke Jakarta, sedangkan AJIS ke rumah saudaranya di Kediri. Sementara sepeda motor BUDI, 
Honda Scoopy warna abu-abu gelap belum ada pelat nomornya diamankan ARIS di Blitar. Kedua pelaku saat ini sudah mendekam di Polda Jatim.

Untuk diketahui, Jenazah BUDI HARTANTO warga Tamansari, Tamanan Mojoroto Kota Kediri ditemukan di pinggir sungai bawah Jembatan Karanggondang, Udanawu, Blitar, Rabu 3 April 2019. Jenazah ditemukan tanpa kepala. Kepala BUDI baru ditemukan tim gabungan Inafis Polda Jatim dan Polres Kediri di Sungai Kras, Dusun Plosokerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jumat 12 April 2019. (ikj/aut)