Sehari Pasca Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, Guru Asal Jombang Masih Belum Ditemukan

| More
11 February 2019
622.jpg
Radio ANDIKA - Satu hari pasca terseret arus laut di Pantai Payangan, Jember kemarin, Tim SAR gabungan hari ini masih melakukan upaya pencarian terhadap satu korban yang hilang. Korban atas nama MOHAMAD HASAN, 23 tahun, seorang guru asal Jombang, HASAN merupakan anggota rombongan guru dari Kabupaten Jombang yang sedang berwisata di pantai tersebut.

WAHYU SETIA BUDI, Komandan Tim  Operasi SAR Basarnas Jember melalui ON AIR di Radio ANDIKA menjelaskan, hingga jam 16.00 WIB tadi, hasil pencarian terhadap korban sejauh ini masih nihil. Penyisiran dilakukan hingga radius 2-4 KM dari titik awal insiden.

WAHYU mengatakan, kendala utama yang dihadapi petugas dalam proses pencarian yakni angin yang kencang dan arus laut yang besar. Sehingga cukup menyulitkan pencarian. Rencananya, upaya pencarian akan kembali dilanjutkan pada besok pagi mulai jam 07.00 WIB. Petugas akan mengerahkan sejumlah kapal cukung dari Basarnas Jember dan SAR Rimba Laut untuk melakukan penyisiran.

Sebelumnya dikabarkan, rombongan guru asal Kabupaten Jombang berwisata di Pantai Payangan Jember, Minggu kemarin. Saat berada di pantai, tiba-tiba ada ombak besar yang menghantam mereka. Dari empat orang guru yang terseret ombak, dua orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, satu orang selamat dan satu korban masih hilang.

Korban meninggal atas nama YUDA MAHARDIKA, 34 tahun, warga Perum Purwoasri Desa Pulo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang, yang juga Guru BP SMAN Plandaan Jombang. Kemudian  ZAKIYA NURWANINGSIH, 30 tahun, warga Desa Mojo Kecamatan Tembelang Jombang, Guru BP SMAN 1 Jombang. Sedangkan korban selamat atas nama YANIK SUSANTI, 34 tahun, warga Perum Dinaya Desa Dinaya Kabupaten Jombang, Guru BP SMAN 3 Jombang, Korban saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Ambulu Jember. (adr/ikj)