Saat Diperiksa Perawat, Pelajar di Tulungagung Membantah Hamil

| More
11 January 2019
tul.jpg
Seorang pelajar berusia 16 tahun di Tulungagung diduga membuang bayinya yang baru dilahirkan ke dalam kloset. Pelaku sempat membantah hamil saat diperiksa perawat.

Kepala Puskesmas Kauman, Tulungagung, Aris Setiawan, mengatakan pada Kamis (10/1/2019) malam pelajar tersebut datang ke UGD Puskesmas Kauman bersama ibunya, ia mengeluhkan sakit perut dan nyeri hingga punggung.

Saat itu ibu bayi sempat dilakukan pemeriksaan awal oleh petugas jaga, namun yang bersangkutan membantah dalam kondisi hamil.

"Sekilas memang tidak kelihatan kalau sedang hamil, karena posturnya agak gemuk, sedangkan dia juga pakai baju besar dan jaket. Tapi setelah dibuka oleh petugas kelihatan kalau perutnya besar, namun dia tetap membantah kalau hamil," kata Aris saat dikonfirmasi, Jumat (11/1/2019)

Saat itu pasien sempat mengaku tidak menstruasi, namun tetap membantah jika hamil. Dia beralibi tidak datang bulan lantaran mengkonsumsi obat untuk sakit kalenjar getah bening yang diderita.

"Karena pasien tidak mengaku kalau hamil, kami tidak mungkin memeriksa lebih dalam menyangkut kandungan, kemudian pasien kami lakukan observasi," ujarnya.

Saat istirahat tersebut, dia izin buang air besar ke toilet ditemani orangtuanya. Namun setelah ditunggu lama pelajar tersebut tidak kunjung keluar.

Orang tuanya akhirnya mengetuk pintu kamar toilet, saat dibuka ternyata anaknya telah melahirkan seorang bayi perempuan. Miris, bayi tersebut justru ditemukan berada di dalam kloset jongkok dengan separuh badannya terendam air.

Kuat dugaan bayi itu sengaja dibuang oleh ibunya, lantaran tidak ingin diketahui aibnya. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres Tulungagung.(Adhar Muttaqin - detikNews/jko)