Truk Bermuatan Telur Tertimbun Longsor di Jalan Ponorogo-Trenggalek, Sopir dan Keneknya Terluka

| More
09 November 2018
truk-telur-tertimpa-material-longsor_20181109_090804.jpg

Longsor kembali terjadi di tebing di tepi Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Kamis (8/11/2018) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebuah truk dengan nomor polisi AG 8231 UI menjadi korban tertimpa material longsor berupa tanah bercampur batu.

Sopir truk dan keneknya, Satria (27) warga Desa Bendel Putih, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dan Didik (30) warga Desa Karangsono, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar terluka.
 

“Kendaraan korban saat itu tengah melintas dari Trenggalek menuju ke Ponorogo,” terang Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, Jumat (9/11/2018).

Kedua korban kemudian dievakuasi dari dirawat di RSUD dr Soedomo Trenggalek.

Truk ini bermuatan telur dan tengah dalam perjalanan mengirim pesanan.

Di KM 16 lokasi kejadian memang kerap terjadi longsor.

Beberapa kali lokasi ini juga ditutup total karena ancaman longsor.

Belakangan dibangun pengaman dari beton, agar bisa mencegah material longsor meluncur ke jalan.

Namun pembangunan ini belum selesai dan belum efektif berfungsi.

Untuk menghindari kejadian serupa jalur ditutup total, sekaligus untuk mengevakuasi truk dari lokasi.

“Intensitas hujan masih tinggi ikut meningkatkan resiko longsor susulan,” tambah Didit.

Rencananya polisi akan memberlakukan sistem buka tutup, untuk mengurai antrean kendaraan.

Buka tutup dilakukan melihat situasi keamanan di titik longsor.

“Misalnya buka tutup tidak akan kami lakukan pukul 18.00 WIB, karena pada jam itu rawan longsor,” tutur Didit.

Untuk kendaraan pikap ukuran sedang bisa menggunakan jalur alternatif melalui perkampungan.
 

Namun untuk kendaraan besar dan truk serta bus penumpang, tidak ada jalur alternatif.

Pilihan satu-satunya hanya menunggu hingga jalur bisa kembali dilalui.(David Yohanes-Surya.co.id/jko)