Tempat Hiburan Malam Rutin Terjaring Razia Satpol PP Kota Malang

| More
08 November 2018
hiburan.jpg
Satpol PP Pemerintah Kota Malang rutin menggelar razia tempat hiburan malam di kawasan Kota Malang. Sasaran utama adalah tempat-tempat yang ditengarai menjadi tempat peredaran minuman alkohol.

Operasi rutin dilakukan bersama petugas gabungan dari Polisi, TNI, Bea Cukai Malang dan Bakesbangpol. Beberapa tempat hiburan yang digrebek adalah tempat karaoke dan cafe yang menjual miras.

"Kita razia pelanggaran ketentuan perundang-undangan. Kita cek masa ijin penjualannya sudah habis apa belum," kata Kepala Satpol PP, Priyadi, Kamis, (8/11/2018).

Beberapa tempat hiburan yang dirazia adalah, karaoke "GM" Jl KH Agus Salim, U 101 CLUB di Jl Pajajaran, Karaoke "GP" Jl Panglima Sudirman, Karaoke "VV" di Jl Danau Toba, Karaoke "F" Jl. Danau Toba serta Karaoke n Club' "MP" Jl Jagung Suprapto. Razia digelar pada Rabu, (7/11/2018) hingga Kamis dini hari.

"Di "GM" karaoke, sebanyak 10 botol kita amankan. Kami juga mengamankan seorang warga berinisial G karena di mobilnya ditemukan minol. G pengelola  tempat hiburan di kawasan Pajajaran. Untuk penyelidikan lebih lanjut maka mobil, minol dan pemilik mobil dibawa ke kantor bea cukai," paparnya.

Selain itu Priyadi menyebut di Cafe "R" ditemukan 37 minol di atas 5% yang tidak dilengkapi dengan ijin penjualan. Minol tersebut dibawa oleh Bea Cukai.

Walikota Malang Sutiaji mengatakan, operasi dan razia memang menjadi komitmen Pemkot Malang. Sutiaji telah memerintahkan jajaran untuk tiada henti melakukan razia.

"Kepatuhan terhadap aturan itu penting, karena ketidak patuhan pasti menimbulkan masalah. Tidak saja dari aspek ketertiban dan keamanan, namun juga dampak dampak sosial yang mengikuti," tandasnya.(Lucky Aditya Ramadhan-Beritajatim.com/jko)